Jakarta, Gizmologi – Apple Event yang diselenggarakan tahun ini, turut bertepatan dengan 10 tahun hadirnya Apple Watch sejak generasi pertama. Maka dari itu, wajar bila Apple memanfaatkan momen ini dengan menghadirkan Apple Watch Series 10. Membawa cukup banyak perubahan dibandingkan generasi sebelumnya, menjadi Apple Watch paling tipis saat ini.
Jeff Williams, Chief Operating Officer, Apple menyebutkan bila Apple Watch Series 10 dirancang dengan layar yang paling lega dan paling canggih. Bahkan dibandingkan Apple Watch Ultra, layarnya lebih lega (atau 30% lebih lega dari Series 6). Ada banyak benefit yang dihadirkan, mulai dari teks lebih besar, konten lebih banyak dalam sebuah tampilan, serta keyboard yang lebih mudah digunakan.
Apple Watch Series 10 tersedia dalam tiga opsi warna berbeda, yakni Jet Black, Rose Gold, dan Silver aluminium. Ketebalannya hanya 9,7mm, mendekati 10% lebih tipis dari generasi sebelumnya. Juga tersedia varian titanium, menggantikan opsi stainless steel, dengan bobot 20% lebih ringan.
Baca juga: Cara Download Musik Spotify di Apple Watch, Agar Olahraga Lebih Nyaman
Pengisian Daya Lebih Cepat, Layar Lebih Superior

Apple sebutkan penggunaan wide-angle OLED display, pertama di industri, untuk Apple Watch Series 10. Jenis panel baru ini memungkinkan layar untuk bisa melakukan refresh per detik lebih seamless, termasuk pada always-on display, sehingga kini ada jarum detik yang bisa ikut tampil. Serta 40% lebih cerah ketika dilihat dari sudut samping.
Untuk pertama kalinya, pengguna Apple Watch Series 10 bisa memutar musik maupun podcast langsung dari pergelangan tangan, ketika sedang jauh dari AirPods atau iPhone. Dalam dimensinya yang lebih tipis, ukuran fisik speaker dirancang 30% lebih kecil, namun performa akustiknya diklaim masih sama persis.

Dengan teknologi fast charging terbaru, baterai Apple Watch Series 10 bisa terisi hingga 80%, dalam waktu 30 menit saja, membuatnya menjadi Apple Watch dengan waktu pengisian daya paling singkat. Di dalam Apple Watch Series 10, terdapat SiP Apple S10 terbaru, mengusung Neural Engine 4 inti untuk melakukan pemrosesan on-device seperti crash detection sampai pelacakan olahraga otomatis.
Dipasangkan bersama watchOS 11, smartwatch Apple bisa tampilkan widget baru yang paling relevan secara otomatis. Apple memberikan opsi watchface baru, termasuk memanfaatkan kecanggihan layarnya yang bisa lakukan refresh per detik secara lebih efisien daya.
Fitur Kesehatan Apple Watch Series 10 Juga Ditingkatkan

Fitur kesehatan pada Apple Watch Series 10, diperkuat dengan hadirnya pelacakan sleep apnea, yakni gangguan tidur yang menyebabkan pernapasan seseorang terhenti sementara selama beberapa kali saat sedang tidur. Fitur ini dirancang supaya pengguna dapat mengetahui potensi kondisi kesehatan yang lebih jauh, dan ke depannya bakal ikut hadir ke Series 9 maupun Ultra 2.
Dengan semua kecanggihan dan penyempurnaan desain, harga Apple Watch Series 10 dibanderol mulai USD399 atau sekitar Rp6,1 jutaan untuk versi dimensi lebih kecil dan dukungan Wi-Fi only, sudah bisa dipesan di sejumlah negara, sementara penjualan perdananya baru dimulai 20 September mendatang.
Selain Apple Watch Series 10, juga diperkenalkan Apple Watch Ultra 2 terbaru dalam warna bodi Satin Black. Selain warna bodinya, sisi belakang juga dirancang dalam material Zirconium gelap, termasuk warna watch face yang juga dibuat serasi. Plus, strap khusus yang dirancang pas untuk para atlit skuba.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




