Jakarta, Gizmologi โ Selain smartphone layar lipat dan tablet, Samsung juga memperkenalkan perangkat wearables terbarunya yakni smartwatch. Hadir Galaxy Watch 6 Series yang membawa layar lebih besar, serta opsi baru Galaxy Watch 6 Classic dengan bezel yang bisa diputar seperti smartwatch Samsung terdahulu.
Ya, sejak era smartwatch Samsung Gear, jam tangan pintar rilisan vendor asal Korea Selatan satu ini dikenal dengan gaya navigasi yang khas, di mana kamu tak perlu menyentuh layar untuk akses menu dan lainnya sehingga konten di layar tidak terhalang jari. Sempat hilang, Samsung kemudian hadirkan kembali fitur rotating bezel fisik ke seri terbaru.
Untuk pasar smartwatch dengan sistem operasi rancangan Google, Samsung bisa jadi opsi yang paling menarik. Pasalnya, kolaborasi mendalam antar kedua pihak membuat Samsung bisa hadirkan versi terbaru Wear OS 4 lebih dulu dibandingkan lainnya. Dikombinasikan dengan tampilan One UI yang dikenal mudah digunakan, sekaligus ekosistem perangkat Samsung yang sudah sangat beragam.
Baca juga:ย Samsung Siap Hadirkan Fitur Irregular Heart Rhythm Notification ke Pengguna Galaxy Watch di Indonesia
Galaxy Watch 6 Classic Lebih Kencang, Baterai Lebih Awet

Ya, Samsung Galaxy Watch 6 Classic akhirnya hadir dengan bezel yang bisa diputar untuk navigasi menu dan membaca pesan lebih mudah. Hadir dalam dua ukuran yakni 47mm dan 43mm, layarnya dirancang 20% lebih besar, dengan bezel 15% lebih tipis. Layar tersebut juga sudah berlapis kristal safir untuk proteksi tingkat tinggi.
Samsung mengunggulkan opsi strap yang variatif dengan mekanisme sekali klik yang mudah. Dikombinasikan dengan pilihan watch face yang juga beragam, Galaxy Watch 6 Classic pas untuk kegiatan formal maupun sporty. Membawa sertifikasi IP68 serta ketahanan air hingga kedalaman 5 ATMโmembuatnya aman untuk olahraga seperti berenang.
Samsung Galaxy Watch 6 Classic gunakan prosesor baru dengan performa CPU 18% lebih baik, mengklaim tampilan UI yang lebih halus secara menyeluruh. Kapasitas baterainya dirancang 21% lebih besar, dengan masa penggunaan hingga 40 jam. Mendukung fast charging yang bisa berikan daya 45% dalam pengisian 30 menit secara nirkabel.

Untuk fitur Kesehatan, Samsung melengkapi Galaxy Watch 6 Classic dengan semua sensor yang diperlukan, mulai dari ECG sampai sensor suhu inframerah. Lewat One UI terbaru untuk Wear OS, fitur sleep tracking kini lebih baik karena ada Sleep Coaching yang bisa membantu meningkatkan kualitas tidur. Juga Cycle Tracking yang memanfaatkan data suhu kulit untuk memprediksi tanggal siklus menstruasi.
Sensor PPG pada Galaxy Watch 6 Classic juga bisa mendeteksi ritme jantung yang abnormal secara otomatis. Selain itu, juga ada fall detection yang otomatis dapat mengirimkan pesan ke kontak tertentu ketika terdeteksi pengguna terjatuh dan tidak mengonfirmasi layar jam setelahnya.
Harga Galaxy Watch 6 Series Mulai Rp4 Juta

Selain seri klasik, Galaxy Watch 6 versi standar juga diperbarui dengan layar 20% lebih luas dan bezel hitam yang menipis hingga 30%, sehingga lebih banyak konten yang dapat ditampilkan meski ukuran jam masih sama dengan generasi sebelumnya. Sama-sama terlindung oleh kristal safir pada bagian kaca, serta sertifikasi IP58 & 5ATM.
Fitur kesehatannya pun dibuat sama lengkap, termasuk fitur ekstra lainnya seperti Samsung Wallet serta kendali kamera jarak jauh. Hadir dalam dua opsi ukuran yakni 44mm dan 40mm, dan harga Galaxy Watch 6 untuk masing-masing ukuran tersebut adalah Rp4,499 juta & Rp3,999 juta.
Untuk harga Galaxy Watch 6 Classic, sedikit lebih mahal di Rp5,499 juta (43mm) & Rp5,999 juta (47mm). Samsung juga tidak menghadirkan pilihan baru satu ini sebagai pengganti Galaxy Watch 5 Pro, karena keduanya menyasar jenis pengguna yang berbeda.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



