Jakarta, Gizmologi – Setelah meresmikan Reno15 Series beberapa waktu lalu, OPPO Indonesia juga memutuskan untuk rilis perangkat wearables sebagai pelengkap yang pas. Lewat hadirnya OPPO Watch S, konsumen kini mendapatkan opsi smartwatch baru dengan profil tipis, desain kelas flagship, baterai tahan lama, serta kompabilitas lintas sistem operasi—alias tidak hanya untuk Android saja.
Ya, sejatinya OPPO Watch S pertama kali debut saat Find X9 Pro diluncurkan di negara asalnya tahun lalu. Menariknya, berbeda dengan seri Watch X2 yang notabene lebih mahal, OPPO memutuskan untuk gunakan sistem operasi rancangan sendiri, alih-alih WearOS. Meski secara jumlah aplikasi lebih sedikit, namun tidak dapat dipungkiri juga dapat menambah nilai keunggulan, termasuk pada aspek baterai.
Di Indonesia, OPPO Watch S hadir sebagai alternatif smartwatch dalam desain ultra-ramping, yang pas untuk memonitor kesehatan hingga aktivitas olahraga. Harga OPPO Watch S pun relatif terjangkau, tidak sampai Rp3 juta untuk opsi warna paling sederhana, dengan fitur canggih seperti 60s Wellness Overview.
Baca juga: Harga Mulai Rp5 Jutaan, Ini 4 Keunggulan OPPO Reno15 Series
Bodi Ramping, Fitur Kesehatan Komplit

Seperti yang disebutkan sebelumnya, desain OPPO Watch S tergolong diutamakan, dirancang selayaknya smartwatch flagship menggunakan bodi berbahan stainless steel. Ketebalannya hanya 8,9mm, dengan bobot 35 gram, sehingga tetap nyaman digunakan ketika berolahraga atau saat tidur sepanjang malam. Varian Phantom Black hadir dengan strap fluoroelastomer yang nyaman dan bebas iritasi, sementara opsi Silver Gleam hadir dengan strap berbahan nylon woven berwarna kuning dan hijau.
Di sisi depan, layar OPPO Watch S tergolong cukup luas, mencapai 1,46 inci dan berbentuk lingkaran. Layar tersebut gunakan panel AMOLED dengan tingkat kecerahan maksimum 3000 nits, dan punya bezel tipis 2,8mm sehingga bodi keseluruhan tetap terasa kompak, pas untuk pergelangan tangan perempuan. OPPO juga telah siapkan lebih dari 350 watchface untuk kustomisasi lebih banyak.

OPPO Watch S hadir dengan fitur 60s Wellness Overview—sesuai namanya, dalam waktu satu menit saja, pengguna bisa memperoleh metrik kompleks mulai dari detak jantung dan tingkat saturasi oksigen dalam darah, skor tidur, sampai ECG dan lainnya, total menggabungkan sepuluh indikator penting dalam kesehatan, hanya melalui satu kali tap saja. ECG sendiri umumnya hanya ditawarkan pada smartwatch kelas premium saja.
Analisis kesehatan lengkap tersebut dimungkinkan berkat sensor kelas flagship yang dibenamkan ke bodi OPPO Watch S. Juga memungkinkan jam tangan pintar OPPO terbaru satu ini untuk menganalisa kualitas tidur secara lengkap, termasuk laju pernapasan, durasi deep sleep, hingga perubahan indikator fisik selama tidur singkat dalam durasi 20 menit saja.
Daya Tahan Baterai OPPO Watch S Tergolong Andal

Di dalam bodinya yang ramping dan tipis, OPPO Watch S juga masih bisa dibekali dengan dual-band GPS, memungkinkan pengguna untuk bisa melakukan pelacakan olahraga lebih presisi seperti pemantauan lari outdoor. Metrik lari profesional seperti ground contact time (GCT), vertical oscillation, hingga lactate threshold heart rate (LTHR). Metrik lari termasuk 1 dari 12 dukungan pelacakan tingkat lanjut, di luar dari 100 mode latihan yang bisa dipilih.
Masih ada faktor menarik lain yang ditawarkan, di mana baterai OPPO Watch S dapat digunakan hingga 10 hari penggunaan ringan, diperkuat dukungan fast charging—hanya 10 menit untuk penggunaan seharian penuh. Tidak hanya itu, juga bisa tersambung ke dua smartphone secara simultan, baik dua smartphone Android, maupun satu smartphone Android dan satu smartphone iOS.
Harga OPPO Watch S dibanderol Rp2,999 juta untuk varian Black, sementara varian Silver dijual Rp100 ribu lebih mahal. OPPO Indonesia juga menjual smartwatch terbarunya dengan paket bundling khusus, lengkap dengan tambahan strap, dan konsumen hanya perlu menambahkan Rp99 ribu saja.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



