Timnas Pokemon Unite Indonesia berhasil menorehkan sejarah baru di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang, di mana kontingen Merah Putih berhasil mempersembahkan medali perak setelah kalah dari tuan rumah Jepang.
Perjalanan timnas Indonesia yang diperkuat Marcello Hillers (Cell), Muhammad Haikal (Zoe), Novrizal Diananta Said (Illuna), Denny Ardianyanto (AXQ), dan Judha Pangabean terlihat meyakinkan sejak fase grup.
Baca Juga: Cath Bowie Raih Rekor Guinness, Jadi Streamer Fortnite Perempuan Tertua di Usia 78 Tahun
Keluar sebagai pemuncak Grup B dan mengamankan tiket ke babak gugur, skuad Merah Putih tampil dominan saat melawan Malaysia dan menutup pertandingan dengan kemenangan 2-0 untuk mengamankan tempat di babak berikutnya.
Performa solid juga terus ditampilkan atlet esports asal Indonesia ini. Saat berhadapan dengan Filipina, Marcello dkk berhasil mencatat kemenangan meyakinkan dengan skor 2-0 dan memastikan diri melangkah ke partai perebutan medali emas di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang.
Timnas Pokemon Unite Indonesia Sempat Unggul di Final
Di partai final, timnas Tanah Air berhadapan dengan tim Pokemon Unite dari Tuan Rumah. Pertandingan berlangsung dalam format best of five (Bo5).
Indonesia mengawali laga dengan baik dan berhasil merebut kemenangan pada game pertama. Hasil tersebut sempat membuka peluang bagi skuad Merah Putih untuk membawa pulang medali emas.

Namun Jepang mampu bangkit pada game berikutnya. Tuan rumah mengambil alih momentum pertandingan dan memenangkan tiga game secara beruntun.
Indonesia akhirnya harus mengakui keunggulan Jepang dengan skor akhir 1-3. Meski gagal meraih emas, hasil tersebut tetap memastikan medali perak untuk cabang Pokemon Unite di Asian Games 2026.
Pencapaian ini menjadi salah satu hasil terbaik Indonesia di nomor esports Asian Games 2026, sekaligus menunjukkan daya saing skuad Pokemon Unite Indonesia di level internasional.
Timnas Esports Indonesia Resmi Finalisasi 34 Atlet untuk Asian Games 2026

Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi merampungkan fase Entry By Name untuk kontingen esports Indonesia yang akan berlaga di Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Sebanyak 34 atlet telah ditetapkan untuk mewakili Indonesia pada delapan nomor pertandingan yang lolos ke tahap final.
Fase Entry By Name menjadi tahapan akhir dalam proses administrasi dan verifikasi atlet sebelum keberangkatan menuju Asian Games 2026. Pada tahap ini, seluruh nomor pertandingan serta susunan atlet yang diajukan PB ESI menjalani evaluasi akhir oleh Tim Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional (PPON) Kemenpora.
Sebelumnya, Indonesia mengajukan sembilan nomor pertandingan esports untuk Asian Games 2026. Namun setelah proses evaluasi dan verifikasi selesai dilakukan, hanya delapan nomor yang masuk ke dalam finalisasi kontingen Indonesia. Satu nomor yang tidak lolos pada tahap ini adalah Competitive Martial Arts (CMA).
Delapan Nomor Pertandingan Resmi Berangkat ke Jepang
Timnas Esports Indonesia sebelumnya berhasil mengamankan tiket Main Event Asian Games 2026 melalui sejumlah nomor yang mengikuti fase kualifikasi regional Asia. Beberapa nomor yang sukses lolos antara lain Honor of Kings, Identity V, Naraka: Bladepoint, Mobile Legends: Bang Bang, dan PUBG Mobile.
Selain itu, Indonesia juga diproyeksikan tampil pada nomor eFootball, Gran Turismo, dan Pokémon Unite. Dengan demikian, total terdapat delapan nomor pertandingan yang akan menjadi wakil Indonesia pada cabang olahraga esports di Asian Games 2026.
Manajer Timnas Esports Indonesia, Glorya Famiela Ralahallo, mengatakan pihaknya menghormati seluruh proses evaluasi yang dilakukan bersama Kemenpora. Menurutnya, fokus saat ini adalah memastikan seluruh atlet dapat menjalani persiapan secara optimal menjelang turnamen.
Ada Perubahan Roster di Tim Mobile Legends

Selain menetapkan jumlah atlet dan nomor pertandingan, PB ESI juga mengumumkan adanya perubahan roster pada tim Mobile Legends: Bang Bang. Albert Neilsen “Alberttt” Iskandar resmi masuk ke dalam susunan pemain Timnas Indonesia untuk Asian Games 2026.
Masuknya Alberttt membuat komposisi roster MLBB mengalami penyesuaian. Berdasarkan dokumen final Entry By Name, Alberttt menggantikan Muhammad Halim Adicondro sebagai bagian dari proses evaluasi kebutuhan teknis yang dilakukan tim pelatih dan Badan Tim Nasional selama masa persiapan hingga kualifikasi regional.
Dengan komposisi 34 atlet yang telah ditetapkan, PB ESI kini memasuki tahap pematangan persiapan menjelang Asian Games 2026. Targetnya tentu tidak hanya sekadar tampil kompetitif, tetapi juga menjaga tren positif perkembangan Esports Indonesia yang dalam beberapa tahun terakhir terus menunjukkan peningkatan di level internasional.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

