EA Sports Mau Ganti Nama FIFA 22, Tiru Langkah PES?

Jakarta, Gizmologi – Penggemar game sepak bola tentu tak asing lagi dengan FIFA 22. Namun apa jadinya, jika Electronic Arts (EA) selaku developer, berencana untuk mengubah nama game sepak bola populer ini.

Seperti meniru langkah Konami yang telah mengganti nama game Pro Evolution Soccer atau PES menjadi eFootball. EA pun mencetuskan ide untuk mengubah nama game sepak bola populer tersebut.

“Saat melihat ke depan, kami juga mengeksplorasi ide untuk mengganti nama game sepak bola EA Sports. Ini berarti kami sedang meninjau perjanjian hak penamaan dengan FIFA, yang terpisah dari semua kemitraan dan lisensi resmi kami yang lain di seluruh dunia sepak bola,” tulis Cam Weber, General Manager EA Sports Group, dikutip dari Polygon.

Dari pernyataan ini, bisa diasumsikan EA tengah menjajaki perubahan nama FIFA karena ini bukan lagi game FIFA. FIFA sendiri adalah federasi sepak bola internasional, yang mengadakan World Cup, namun ini bukan satu-satunya kompetisi yang ada di game FIFA.

Weber turut membeberkan 300 pemberi lisensi lain yang harus dibayar EA untuk memberikan pengalaman otentik pada game FIFA. Dikutip dari Polygon, ratusan lisensi dapat memberikan EA akses ke lebih dari 17 ribu atlet di 700+ tim, 100 stadion, dan lebih dari 30 liga di seluruh dunia.

Belum lagi, FIFA 22 mempunyai liga lain, seperti UEFA Champion League, UEFA Europa League, CONMEBOL Libertadores, Premier League, Bundesliga, Serie A, LaLiga, dan lain sebagainya. Mengingat sudah lebih dari 9,1 juta pemain yang bergabung di game FIFA 22.

“ini untuk menciptakan pengalaman terbaik bagi penggemar sepak bola di mana saja. Untuk melakukan itu, kami mulai mendengar para pemain kami.”

Baca Juga: FIFA 22 Rilis Rating Pemain, Kagetkan Pemain Liverpool dan Manchester City!

Ikuti Jejak Konami

FIFA 22

Di sisi lain, Konami telah mengganti nama game Pro Evolution Soccer (PES) menjadi eFootball. Game sepak bola yang telah populer sejak 30 tahun itu, mendapat banyak kritikan karena kualitas game yang memburuk.

Sayangnya, meski Konami Digital Entertainment mencoba menghadirkan eFootball 2022 dalam bentuk free to play, alias gratis. Game tersebut justru dibanjiri ulasan negatif para pemainnya.

Bahkan eFootball 2022 memuncaki daftar ‘Hall of Shame’ di situs Steam250 dengan peringkat Overwhelmingly Negative untuk game dengan ulasan terburuk dari persentase rating yang didapat.

Tinggalkan komen