Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Menguak 3 Teknologi Smartphone yang Sedang Dikembangkan Vivo

0 1.638

Inovasi adalah kata kunci bagi perusahaan teknologi agar bisa terus survive. Apalagi jika mereka ingin menjadi pelopor, bukan sekadar pengekor trend. Hal ini juga yang ingin diupayakan Vivo, yang selama ini lebih dikenal dengan fitur smartphone selfie seperti yang dihadirkan Oppo smartphone. Teknologi Vivo yang sedang dikembangkan tersebut diperkenalkan di ajang Mobile World Congress Shanghai (MWC Shanghai) 2017.

Di ajang tersebut, Vivo memperkenalkan beberapa inovasinya untuk smartphone. Namun setidaknya, ada tiga yang paling menarik perhatian termasuk Vivo Under Display Fingerprint Scanning Solution, Digital Signal Processing (DSP) Photography Solution untuk pemotretan yang melibatkan aspek backlighting dan kondisi malam hari (night scene) serta solusi Hi-Fi dengan decoding chip DAC yang dapat disesuaikan.

Yuk, kita simak seperti apa teknologi Vivo yang akan diaplikasikan di smartphone besutannya nanti.

Ilustrasi booth Vivo

1. Teknologi Vivo Under Display Fingerprint Scanning Solution

Vivo Under Display Fingerprint Scanning Solution (Vivo Under Display) mewujudkan pemindaian sidik jari di layar ponsel. Meski teknologi under-display fingerprint akan segera dirilis, namun baru kali ini ada produsen ponsel yang akan memperagakannya.

Dalam rencana riset dan pengembangan (R&D) Vivo, alat pemindaian sidik jari tidak akan dilakukan oleh tombol atau bagian ponsel tertentu secara terpisah. Namun menyatu dengan layar sehingga tidak terlihat. Posisi sensor sidik jari berada di balik pelat logam, atau bahkan di rangka ponsel (frame).

Menurut insinyur yang mengembangkan, teknologi Vivo Under Displaymenjadi solusi pembukaan kunci dengan sidik jari (fingerprint unlocking) berbasis Qualcomm Fingerprint Sensors. Ada ultrasound yang berasal dari sensor dan bisa menembus layar OLED setebal 1,2mm sehingga bisa mengenali sidik jari. Dibanding teknologi pengenalan sidik jari dengan lensa (optical) yang biasa ditemui dalam industri seluler, Vivo Under Display memiliki banyak keuntungan dalam aspek tahan air (waterproofing) dan fitur anti-ambient light.

Teknologi ini tidak memerlukan tombol fisik untuk sensor sidik jari, sehingga bisa menghadirkan full-screen display yang sesungguhnya serta rangka tunggal yang menyatu (integrated unibody) dan desain mekanis yang tahan air. Hal ini akan mempromosikan desain inovatif dalam tampilan ponsel canggih. Berdasarkan teknologi ultrasonic, alat pengenalan sidik jari bisa mewujudkan interaksi pengguna secara lebih lanjut, seperti pengenalan gerak tubuh (gesture recognition), verifikasi keamanan dan fitur-fitur lainnya. 

2. Teknologi Independent DSP Photography Solution untuk fotografi

Dalam keseharian praktik pemotretan dengan ponsel, para pengguna bisa mengalami berbagai kondisi pencahayaan yang rumit. Guna meningkatkan mutu foto dalam berbagai kondisi pencahayaan yang sulit, seperti kondisi yang rendah cahaya dan lingkungan dengan backlight, Vivo memperkenalkan DSP Photography Solution.

Teknologi Vivo DSP Photography Solution dirancang agar para pengguna terbantu dalam memotret dengan aspek exposure yang bermutu tinggi dan akurat. Serta mengatur tingkat kecerahan (brightness) foto agar lebih sesuai dengan penglihatan mata manusia secara nyata. Kecepatan pengolahan foto juga telah meningkat dengan baik.

Secara teori, teknologi tersebut akan memungkinkan ponsel menghasilkan berbagai foto RAW dengan cepat ketika memotret dalam kondisi pencahayaan yang rumit. DSP chip akan mengolah gambar secara otomatis dan menghasilkan foto RAW yang tunggal, lalu dapat diubah ke format JPG oleh ISP.

Selain kecepatan pengolahan gambar yang lebih tinggi, DSP Photography Solution dapat mengurangi aspek shot noise akibat memotret di sewaktu malam hari secara luar biasa dan bahkan meningkatkan efek beautification dari Face Beauty Mode bikinan Vivo.

Ilustrasi smartphone Vivo

3. Teknologi audio Hi-Fi dengan decoder chip DAC

Hi-Fi merujuk pada mutu suara dan produk yang dilengkapi dengan teknologi High-Fidelity, sehingga para pengguna bisa menikmati musik berkualitas tinggi. Setelah mengusung audio Hi-Fi pada ponsel ke babak baru dengan ponsel Xplay6, Vivo merilis solusi Hi-Fi dengan peningkatan kinerja audio dari decoding chip DAC yang istimewa.

Pengembangan teknologi ini fokus pada upaya menyempurnakan berbagai rincian audio melalui decoding chip DAC yang dibuat khusus, bersama dengan headphone amplifier istimewa, yang meningkatkan SNR, aspek dynamic range, distortion dan output power. Secara teori, teknologi ini mampu menghasilkan kualitas audio dengan SNR sebesar 122dB, dynamic range 120dB, distortion -111dB dan output power 2.2VRms.

Output amplitude yang dihasilkan dua kali lipat lebih besar dari ponsel pada umumnya. Dalam penilaian akustik yang bersifat subjektif, solusi ini menunjukkan resolusi dan aspek thrust yang lebih baik, serta kaya akan detail dan memiliki spatial perception yang kuat. Headphone amplifier menggunakan teknologi pengolahan suara terbaru untuk meningkatkan efisiensi daya suara dan keseluruhan pengalaman audio.