San Fransisco, Gizmologi โ Seorang perempuan pengguna AirPods menceritakan bagaimana dia berhasil menemukan perangkat kesayangannya ini. Hasil penelurusannya hingga ke rumah pelakunya cukup mencengangkan.
Ya, perempuan bernama Alisabeth Hayden ini bercerita, jika dia baru saja kehilangan AirPods-nya ketika baru mendarat di bandara San Fransisco, Amerika Serikat. Dia mengaku baru balik dari Tokyo, setelah mengunjungi suaminya yang bekerja di sana.
Selama penerbangan, dia menyimpan AirPods-nya di jaket yang dia taruh di belakang kursi pesawat. Setelah mau turun dari pesawat setelah sembilan jam penerbangan dari Tokyo, dia baru sadar jika jaketnya tertinggal.
โSaya kebetulan orang ketiga dari terakhir yang turun dari pesawat, jadi saya bertanya kepada pramugari, apakah saya bisa mengambilnya. Dia bilang tidak dan mengatakan akan membawakannya untuk saya,โ ujarnya seperti dilansir Apple Insider, Jumat (24/3/2023).
Setelah pramugari tersebut membawa jaketnya, dia melanjutkan penerbangan berikutnya ke Seattle. Saat itu dia merasa AirPods-nya masih berada di dalam jaket.
Namun, ketika dia merogoh jaketnya, ternyata perangkat tersebut sudah tidak ada. Kantung jaketnya yang telah dikancingkan juga telah terbuka.
Ini Cara Bagaimana Hayden Menemukan AirPods-nya
Selama penerbangan, Hayden mengaku menggunakan Wi-Fi untuk menelurusi ke mana AirPods dia hilang dengan aplikasi Find My yang bisa melacak perangkat Apple. Bahkan ketika sudah terbang, dia tetap mengetahui bagaimana perangkat itu bergerak.
โSaya orang yang rajin melacak sepanjang jalan dari San Francisco ke Seattle, melakukan screenshot setiap saat. Begitu saya sampai di rumah saya masih tetap melakukannya,โ ungkap perempuan asal Washington ini.
Akhirnya, posisi AirPods dia diketahui berada di tempat yang disebut โUnited Cargoโ di dalam bandara di sisi kargo, bukan tempat yang bisa dikunjungi penumpang. Posisinya sempat pindah-pondah dari Terminal 2 dan Terminal 3 hingga akhirnya melakukan perjalanan di sepanjang Highway 101 menuju ke selatan ke arah San Mateo.

Di sana, posisi perangkat terhenti di sebuah Bay Area yang merupakan lokasi pemukiman hingga tiga hari. Hayden juga telah mengirimi pihak maskapai United Airlines email hingga ke beberapa petingginya mengenai kasus kehilangannya tersebut.
โPihak maskapai sangat buruk responnya. Mereka seperti mengatakan, โSaya minta maaf Anda kehilangan barang-barang Anda dalam penerbangan kamiโ, padahal saya tidak kehilangannya. Saya tidak diperbolehkan mengambil jaket saya oleh salah satu karyawan dan sekarang AirPods saya seharga US$250 hilang,โ jelasnya.
Saking tidak rela AirPod-nya berpindah tangan, Hayden sampai menyewa seorang detektif di San Mateo. Dia menemukan alat yang digunakan earbud tersebut untuk melakukan ping dan mencocokkannya dengan alamat pekerja bandara yang merupakan kontraktor pengantar makanan ke dalam pesawat.
Awalnya karyawan tersebut menyangkal, namun akhirnya ditunjukkan bukti screenshot posisi AirPod tersebut yang berada di lokasi rumahnya. Setelah 12 hari berjibaku dengan perjuangan yang panjang, Hayden akhirnya mendapatkan perangkat kesayangannya itu.
Sayangnya, perangkat tersebut telah ditemukan dalam kondisi rusak. Hingga akhirnya pihak United Airlines memberikan kompensasi sebesar US$271,91 untuk membeli yang baru dan dapat gratis penerbangan hingga 5.000 mil dengan maskapai tersebut.
Baca juga: Apple Dikabarkan Mau Rilis AirPods Lite
Tapi, apakah kasus ini terhenti dengan adanya kompensasi tersebut? Ternyata tidak. Departemen Kepolisian Bandara San Fransisco dikabarkan sedang menangani kasus ini dan berencana menyerahkan ke kantor Kejaksaan Distrik San Mateo.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



