AnyPS5, software yang dikembangkan untuk memainkan game PlayStation 5 (PS5) di OS Windows dan Linux tanpa harus pakai emulator konvensional mencatat kemajuan baru.
TechPowerUp melaporkan, proyek ini telah mencakup 1.166 instruksi grafis dalam daftar pelacakan, salah satu bagian penting agar game PS5 bisa berjalan di platform PC.
Bagi pemain, capaian tersebut membuka peluang untuk memainkan lebih banyak game PS5 di komputer. Namun, AnyPS5 belum bisa dianggap sebagai aplikasi tinggal di install di PC untuk menjalankan semua game konsol Sony.
Baca Juga: Hasil MPL ID S18: EVOS Taklukkan ONIC, RRQ Makin Sulit Lolos Playoff
Apa Itu AnyPS5?
AnyPS5 merupakan proyek open source menyesuaikan berkas program PS5 agar dapat berjalan di Windows atau Linux. Software ini juga menyediakan fungsi pengganti untuk layanan sistem konsol yang dibutuhkan game.
Bayangkan game meminta suatu fungsi kepada sistem PS5. AnyPS5 berusaha menyediakan fungsi yang sesuai di PC agar program dapat melanjutkan proses. Dukungan harus mencakup kebutuhan game, bukan hanya membuat berkas program bisa dibuka.
Pendekatan ini dimungkinkan karena PS5 memakai arsitektur CPU x86-64, yang juga digunakan banyak prosesor PC. AnyPS5 berfokus pada konversi program dan penyesuaian fungsi sistem tanpa harus meniru CPU konsol melalui emulasi.

Game Apa yang Sudah Berjalan?
Contoh konkret yang dicantumkan pengembang adalah Dreaming Sarah. Game platformer 2D tersebut dilaporkan berjalan stabil pada 60 fps menggunakan kartu grafis GeForce GTX 1050 Ti dan prosesor Intel Core i5-7500 3,4 GHz.
Catatan ini menunjukkan AnyPS5 sudah memiliki hasil yang melampaui sekadar membuka program. Namun, konfigurasi tersebut merupakan perangkat pengujian untuk Dreaming Sarah, bukan spesifikasi minimum seluruh game PS5.
Apa arti kemajuan grafis AnyPS5?

Capaian terbaru berkaitan dengan shader, program kecil yang membantu kartu grafis mengolah warna, pencahayaan, dan efek visual. Agar tampilan game PS5 dapat diproses di PC, kode shader perlu disesuaikan.
AnyPS5 mengolah ulang kode tersebut menjadi SPIR-V, format yang dapat digunakan melalui Vulkan, teknologi grafis yang tersedia di PC. Ini menjadi salah satu penghubung antara kode grafis konsol dan kartu grafis komputer.
TechPowerUp menyebut cakupan instruksi shader telah mencapai 100%. Akan tetapi, dokumentasi AnyPS5 menjelaskan bahwa instruksi dihitung sebagai terimplementasi ketika decoder, bagian yang membaca instruksi, sudah mengenali instruksi tersebut.
Alasan Semua Game PS5 Belum Bisa Dimainkan
Game juga bergantung pada fungsi sistem untuk kebutuhan seperti penyimpanan data dan audio. Bagian ini masih dikembangkan.
Laporan TechPowerUp mencatat, sekitar 84,81 persen fungsi pustaka sistem dalam daftar proyek telah terimplementasi. Angka tersebut mengukur fungsi yang sudah dicatat pengembang, bukan seluruh fungsi PS5 atau persentase game yang kompatibel.

Daftar itu dapat bertambah saat kebutuhan lain ditemukan. Dokumentasi teknis juga masih mencatat keterbatasan, termasuk audio 3D yang belum menghasilkan suara serta perilaku tertentu yang belum diverifikasi pada konsol.
Karena itu, mencapai 100% pada daftar fungsi belum otomatis menjamin seluruh game berjalan lancar. Dukungan yang lengkap perlu disertai perilaku sistem yang tepat dan hasil pengujian game.
Bagaimana dengan Demo Menu PS5 di PC?
Demo antarmuka PS5 yang beredar merupakan perkembangan berbeda dari AnyPS5. Dokumentasi emulator RPCSX menyatakan proyek tersebut sudah dapat membuka antarmuka menu PS4 dan PS5, yang disebut VSH.
Namun, kemampuan meluncurkan game langsung dari menu tersebut masih dikembangkan. Keberhasilan menampilkan menu PS5 di PC belum membuktikan seluruh sistem konsol atau katalog game sudah berjalan.
Untuk menilai manfaat AnyPS5, pemain perlu melihat dukungan per judul: apakah game dapat dimainkan, apakah gambar dan audio berfungsi, serta seberapa stabil performa selama bermain. Catatan pengujian seperti ini akan lebih berguna daripada angka progres teknis semata.
Forza Horizon 6 Akhirnya Punya Jadwal Rilis di PS5
Di sisi lain, Playground Games akhirnya mengumumkan tanggal rilis Forza Horizon 6 di platform konsol PlayStation 5 (PS5), setelah bulan lalu pengembang menjanjikan game tersebut meluncur pada 2026.
Studio game ini akan merilis game balap Forza Horizon 6 PS5 pada 26 Januari 2027. Kepastian tersebut disampaikan langsung lewat situs resmi Forza pada Kamis, 8 Oktober 2026, kemarin.
Bersamaan dengan pengumuman jadwal rilis, Playground Games juga sudah secara resmi membuka preorder Forza Horizon 6 lewat PlayStation Store.
Jadwal Rilis Forza Horizon 6 PS5 dan Bonus Preorder

Playground Games menyediakan tiga edisi Forza Horizon 6 di PS5, yakni Standard, Deluxe, dan Premium.
Versi Standard dan Deluxe akan tersedia pada 26 Januari 2027. Sementara itu, pemilik Premium Edition bisa mendapatkan akses lebih awal mulai 21 Januari 2027, atau lima hari sebelum jadwal rilis reguler.
Premium Edition juga menawarkan sejumlah konten tambahan, seperti VIP Membership, Welcome Pack, Car Pass, Time Attack Car Pack, Italian Passion Car Pack, serta dua ekspansi.
Ekspansi pertama dijadwalkan hadir pada 21 Januari 2027, bertepatan dengan dimulainya early access versi PS5. Konten tersebut juga akan tersedia untuk pemain Xbox dan PC.
Selain versi digital, Playground Games memastikan Forza Horizon 6 akan hadir dalam edisi fisik PS5 melalui retailer yang mendukung.
Untuk bonus preorder, pemain yang pesan salah satu edisi Forza Horizon 6 akan mendapatkan Ferrari J50 dengan pengaturan tuning khusus. Mobil tersebut bisa digunakan setelah pemain menyelesaikan bagian prolog.
Untuk pemilik PS5 di Indonesia, harga preorder Forza Horizon 6 versi standar dibanderol Rp 998.000. Sedangkan untuk Deluxe Edition dijual seharga Rp 1.442.000 dan Rp 1.775.000 untuk Premium Edition.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

