Perjalanan timnas Honor of Kings (HoK) Indonesia di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya harus berakhir lebih cepat dari prediksi. Skuad Garuda tersingkir pada babak perempat final setelah kalah dengan skor 0-2 dari tim asal China.
Hasli tersebut sekaligus mengubur harapan Indonesia untuk meraih medali dari cabang Honor of Kings, karena hanya empat tim terbaik saja yang berhak melanjutkan perjuangan ke semifinal dan perebutan podium.
Timnas HoK Indonesia Tersandung Kekuatan China
Berhadapan dengan tim asal China bukan tugas mudah bagi Indonesia, kerana Negeri Tirai Bambu merupakan pasar terbesar sekaligus rumah untuk ekosistem kompetitif HoK paling berkembang dan kuat selama bertahun-tahun.
Baca Juga: Anggaran PHYSINT Hideo Kojima dan Xbox Dikabarkan Jauh di Bawah USD 400 Juta
Dalam pertandingan perempat final, timnas yang diperkuat oleh Iqbal Khan Drensen, Emanuel Hendo Paska, Agung Budi Prasetyo, Neville Garrick, dan Muh Naufal Aushaf Mahfuzh menghadapi masalah untuk mengimbangi tempo permainan lawan. Alhasil, China mampu mengamankan dua game langsung dan menutup seri dengan skor 2-0.
Kekalahan tersebut membuat langkah Indonesia di nomor Honor of Kings resmi terhenti di babak delapan besar Asian Games 2026. Sementara itu, China melanjutkan perjalanan ke semifinal untuk menjaga peluang meraih medali.
HoK Jadi Salah Satu Cabang Baru Asian Games 2026

Honor of Kings termasuk salah satu nomor esports yang dipertandingkan pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Turnamen esports kali ini menghadirkan sejumlah game populer seperti Pokemon Unite, League of Legends, Mobile Legends: Bang Bang, PUBG Mobile, hingga Honor of Kings.
Meski gagal meraih medali di Honor of Kings, Indonesia masih mampu mencatat hasil positif dari cabang esports lain. Salah satunya datang dari Pokemon Unite yang berhasil menyumbangkan medali perak setelah menembus partai final.
Timnas Pokemon Unite Indonesia Raih Perak di Asian Games 2026

Timnas Pokemon United Indonesia berhasil menorehkan sejarah baru di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang, di mana kontingen Merah Putih berhasil mempersembahkan medali perak setelah kalah dari tuan rumah Jepang.
Perjalanan timnas Indonesia yang diperkuat Marcello Hillers (Cell), Muhammad Haikal (Zoe), Novrizal Diananta Said (Illuna), Denny Ardianyanto (AXQ), dan Judha Pangabean terlihat meyakinkan sejak fase grup.
Keluar sebagai pemuncak Grup B dan mengamankan tiket ke babak gugur, skuad Merah Putih tampil dominan saat melawan Malaysia dan menutup pertandingan dengan kemenangan 2-0 untuk mengamankan tempat di babak berikutnya.
Performa solid juga terus ditampilkan atlet esports asal Indonesia ini. Saat berhadapan dengan Filipina, Marcello dkk berhasil mencatat kemenangan meyakinkan dengan skor 2-0 dan memastikan diri melangkah ke partai perebutan medali emas.
Timnas Pokemon Unite Indonesia Sempat Unggul di Final

Di partai final, timnas Tanah Air berhadapan dengan tim Pokemon Unite dari Tuan Rumah. Pertandingan berlangsung dalam format best of five (Bo5).
Indonesia mengawali laga dengan baik dan berhasil merebut kemenangan pada game pertama. Hasil tersebut sempat membuka peluang bagi skuad Merah Putih untuk membawa pulang medali emas.
Namun Jepang mampu bangkit pada game berikutnya. Tuan rumah mengambil alih momentum pertandingan dan memenangkan tiga game secara beruntun.
Indonesia akhirnya harus mengakui keunggulan Jepang dengan skor akhir 1-3. Meski gagal meraih emas, hasil tersebut tetap memastikan medali perak untuk cabang Pokemon Unite di Asian Games 2026.
Pencapaian ini menjadi salah satu hasil terbaik Indonesia di nomor esports Asian Games 2026, sekaligus menunjukkan daya saing skuad Pokemon Unite Indonesia di level internasional.
Delapan Nomor Pertandingan Resmi Berangkat ke Jepang

Timnas Esports Indonesia sebelumnya berhasil mengamankan tiket Main Event Asian Games 2026 melalui sejumlah nomor yang mengikuti fase kualifikasi regional Asia. Beberapa nomor yang sukses lolos antara lain Honor of Kings, Identity V, Naraka: Bladepoint, Mobile Legends: Bang Bang, dan PUBG Mobile.
Selain itu, Indonesia juga diproyeksikan tampil pada nomor eFootball, Gran Turismo, dan Pokémon Unite. Dengan demikian, total terdapat delapan nomor pertandingan yang akan menjadi wakil Indonesia pada cabang olahraga esports di Asian Games 2026.
Manajer Timnas Esports Indonesia, Glorya Famiela Ralahallo, mengatakan pihaknya menghormati seluruh proses evaluasi yang dilakukan bersama Kemenpora. Menurutnya, fokus saat ini adalah memastikan seluruh atlet dapat menjalani persiapan secara optimal menjelang turnamen.
Ada Perubahan Roster di Tim Mobile Legends

Selain menetapkan jumlah atlet dan nomor pertandingan, PB ESI juga mengumumkan adanya perubahan roster pada tim Mobile Legends: Bang Bang. Albert Neilsen “Alberttt” Iskandar resmi masuk ke dalam susunan pemain Timnas Indonesia untuk Asian Games 2026.
Masuknya Alberttt membuat komposisi roster MLBB mengalami penyesuaian. Berdasarkan dokumen final Entry By Name, Alberttt menggantikan Muhammad Halim Adicondro sebagai bagian dari proses evaluasi kebutuhan teknis yang dilakukan tim pelatih dan Badan Tim Nasional selama masa persiapan hingga kualifikasi regional.
Dengan komposisi 34 atlet yang telah ditetapkan, PB ESI kini memasuki tahap pematangan persiapan menjelang Asian Games 2026. Targetnya tentu tidak hanya sekadar tampil kompetitif, tetapi juga menjaga tren positif perkembangan Esports Indonesia yang dalam beberapa tahun terakhir terus menunjukkan peningkatan di level internasional.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

