Jakarta, Gizmologi – Axioo Hype AI 5 resmi dikenalkan sebagai langkah awal mereka masuk ke kategori laptop berbasis AI. Perangkat ini diposisikan sebagai opsi “AI-ready” yang tetap terjangkau, menyasar mahasiswa hingga profesional muda yang mulai membutuhkan fitur komputasi berbasis kecerdasan buatan tanpa harus membeli laptop premium.
Dari sisi spesifikasi, Axioo Hype AI 5 mengandalkan prosesor Intel Core Ultra 5 125H generasi Meteor Lake dengan dukungan NPU (Neural Processing Unit). Kehadiran NPU menjadi poin utama karena memungkinkan pemrosesan AI dilakukan langsung di perangkat, termasuk fitur seperti efek kamera berbasis AI hingga integrasi asisten digital.
Namun, klaim laptop AI murah tentu tetap perlu dilihat secara realistis. Di kelas harga Rp 8 jutaan, Axioo Hype AI 5 diberikan ekspektasi performa AI tingkat lanjut seperti generative AI berat atau workflow profesional kompleks kemungkinan masih terbatas. Posisi perangkat ini lebih tepat sebagai entry point ke ekosistem AI PC, bukan pengganti workstation.
Baca Juga: ASUS ROG Flow Z13KJP Resmi Rilis di Indonesia, Punya RAM 128GB & Segini Harganya
Fokus ke AI Lokal dan Fleksibilitas Upgrade

Prosesor dari Intel yang digunakan memang sudah membawa Intel AI Boost, yang secara teori dapat meningkatkan efisiensi saat menjalankan fitur seperti Windows Studio Effects atau integrasi Microsoft Copilot. Keuntungan lainnya, pemrosesan lokal berarti tidak selalu bergantung pada internet, yang relevan untuk produktivitas harian.
Menariknya, Axioo tidak mengikuti tren RAM onboard permanen. Axioo Hype AI 5 justru menyediakan dua slot SODIMM DDR5 yang bisa di-upgrade. Di segmen harga ini, fleksibilitas tersebut bisa menjadi nilai jual kuat, terutama untuk pengguna yang ingin memperpanjang umur pakai perangkat tanpa harus mengganti laptop.
Desain Ringan dan Value Tambahan, Tapi Ada Catatan
Dengan bobot 1,25 kg dan layar 14 inci FHD+ rasio tinggi, Hype AI 5 jelas dirancang untuk mobilitas. Fitur seperti USB-C full function, engsel 180 derajat, serta privacy shutter juga tergolong lengkap untuk kelas entry. Klaim baterai hingga 10 jam terdengar menarik, meski durasi nyata tentu akan bergantung pada skenario penggunaan.
Harga Rp 8.399.000 sudah termasuk program proteksi Accidental Damage Protection Extra, yang menjadi strategi value tambahan dari PT Tera Data Indonusa Tbk sebagai induk brand. Meski begitu, tantangan terbesar tetap pada persepsi pasar. Label “AI laptop” kini mulai ramai digunakan banyak vendor, sehingga Axioo perlu membuktikan bahwa performa dan pengalaman pengguna benar-benar kompetitif, bukan sekadar mengikuti tren industri.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



