Jakarta, Gizmologi – Kalau beberapa tahun lalu gadget seperti drone dibanderol dengan harga mahal, punya dimensi bongsor dan harus memiliki skill khusus bagi pemiliknya untuk menerbangkan perangkat, kini sudah banyak drone yang pas bagi mereka para first-buyer, bahkan bisa terbang secara otomatis. Yang terbaru dari DJI, adalah hadirnya DJI Neo. Punya bobot kurang dari 150 gram, tak memerlukan kontroler khusus, bisa terbang langsung dari telapak tangan.
DJI Neo sendiri pertama kali debut 5 September, dan hanya memerlukan satu hari bagi Erajaya sebagai distributor resmi perangkat DJI di Indonesia untuk menghadirkan perangkat ini secara resmi. Menurut Djohan Sutanto, CEO Erajaya Active Lifestyle, DJI Neo bisa menjadi solusi drone paling praktis dengan desain ringkas untuk memudahkan pengguna menerbangkan sekaligus merekam momen paling berharga. Mampu menjawab kebutuhan dari pelanggan setianya yang mendambakan drone paling mudah dioperasikan.
Sebelumnya di 2017, DJI juga telah merilis seri drone yang memiliki keunggulan serupa (bisa dioperasikan secara mudah dengan gestur tangan atau sepenuhnya dari smartphone). Namun berkat perkembangan teknologi, tentu DJI Neo bisa hasilkan foto maupun video jauh lebih berkualitas. Sekaligus hadir dalam dimensi yang sangat mungil.
Baca juga: DJI RS 4 Series Rilis, Gimbal Kamera Canggih untuk Videografer
Bisa Rekam Video 4K 30fps dengan HorizonBalancing

Bodi DJI Neo berukuran sangat kecil, dengan empat kipas berdiameter masing-masing 2 inci yang sudah dilengkapi dengan pelindung menyeluruh, membuatnya aman dari beragam obyek eksternal saat sedang terbang. Bobotnya pun hanya 135 gram, lebih ringan dari smartphone kebanyakan. Dan untuk menerbangkan DJI Neo, ada beragam cara fleksibel termasuk cara paling mudah, yakni menerbangkan dari telapak tangan.
Yakni dengan menekan tombol mode khusus di bodi perangkat, DJI Neo bakal secara otomatis terbang dari telapak tangan, lalu juga otomatis mengambil foto maupun video mengikuti pengguna, sudah didukung dengan stabilisasi khusus. Sensor 1/2 inci yang dimiliki kamera DJI Neo, mampu ambil gambar 12MP maupun video 4K 30fps dengan EIS aktif dalam format mp4.

Fitur stabilisasi canggih lainnya khas kamera DJI, juga dibawa ke drone DJI Neo. Yakni termasuk RockSteady, serta HorizonBalancing yang membuat footage tetap lurus sesuai horizon. Hasil video akan memiliki bitrate rata-rata 75mbps, dan tersimpan ke dalam penyimpanan internal DJI Neo yang berkapasitas 22GB, tanpa adanya slot kartu SD. Dapat dipindahkan lewat WiFi (up to 30mbps) atau menggunakan kabel USB-C.
Selain bisa terbang secara mandiri mengikuti sistem internal, ada empat mode pengendalian lainnya yang didukung oleh DJI Neo. Salah satunya tentu dengan menggunakan smartphone, memanfaatkan sambungan Wi-Fi yang diklaim tetap lancar bahkan hingga jarak 30 meter. Tiga lainnya adalah menggunakan kontroler standar, RC Motion dan kacamata (goggles), maupun FPV Remote Controller.
Baterai DJI Neo Mendukung Charging Hub Spesial

Dalam bobotnya yang ringan, DJI Neo mampu terbang hingga tingkat angin level 4, alias sampai 8m/s. Selain otomatis mengikuti subyek utama, drone satu ini juga mendukung mode QuickShots lainnya ketika tersambung dengan aplikasi DJI Fly. Termasuk mode Easy ACRO yang sebelumnya ada di Avata 2, untuk manuver akrobatik seperti flip dan roll.
Stabilisasi pada Neo diperkuat dengan gimbal single-axis. Dan bila pengguna ingin sekaligus merekam audio, perangkat ini bisa disambungkan bersama mic nirkabel DJI Mic 2. Saat tersambung ke aplikasi, secara otomatis mampu meredam suara kipas baling-baling sampai 79dB. Pas untuk video vlog ketika drone otomatis mengikuti subyek.
Drone mungil ini memiliki masa terbang hingga 18 menit, karena kapasitas baterai DJI Neo hanya 1435 mAh saja. Namun DJI memberikan sebuah solusi charging hub khusus, di mana perangkat ini dapat mengisi daya hingga 3 baterai dalam satu waktu, dari nol hingga penuh dalam waktu 60 menit dengan charger 65W.
Di Indonesia, harga DJI Neo 3 dibanderol mulai Rp3,14 juta untuk opsi drone saja. Sementara untuk paket lebih lengkap, tersedia opsi Fly More Combo di Rp5,56 juta, sudah termasuk dengan tambahan baterai, charging hub, sampai remote controller. Bisa didapatkan di gerai DJI Experience Store, Erafone, iBox, Urban Republic maupun secara daring di Eraspace.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




