Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Indosat Gandeng Qlue dan Alibaba, Hadirkan Layanan Smart City & Hybrid Cloud

0 248

Hingga saat ini, Pemerintah masih melakukan sejumlah pembatasan terhadap kegiatan masyarakat sebagai salah satu upaya untuk menekan penyebaran Covid-19. Pada situasi ini, pemerintah perlu menangani isu pada sektor kesehatan dan ekonomi secara seimbang, efektif, serta efisien. Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dipercaya memainkan peran yang sangat penting.

Di tengah kondisi pandemi ini, seluruh pemerintah daerah diimbau untuk melakukan re-focusing anggaran, karena sebagian besar anggaran digunakan untuk penanganan Covid-19. Sehingga pemerintah daerah didorong untuk penggunaan anggaran, terutama infrastruktur ICT secara bersama-sama (sharing) antara dinas atau instansi dalam suatu pemerintah kota.

Peluang itu yang ingin digarap oleh Indosat Ooredoo. Operator seluler milik perusahaan Qatar tersebut menawarkan solusi Smart City, Hybrid Cloud, dan Big Data untuk kalangan pemerintah. Untuk menghadirkan layanan tersebut, divisi Indosat Ooredoo Business tidak sendirian. Mereka menggandeng startup lokal Qlue dan perusahaan cloud asal China, Alibaba.

Berkomentar mengenai hal ini, Bayu Hanantasena, Chief Business Officer Indosat Ooredoo, mengatakan pihaknya berusaha untuk saling bahu-membahu bersama dengan masyarakat dan pelaku usaha di Indonesia dalam menghadapi situasi menantang di tengah pandemi Covid-19.

“Untuk itu kami sangat senang dapat bekerja sama dengan Qlue dan Alibaba Cloud dalam menghadirkan solusi Smart City dan Hybrid Cloud. Kami berkomitmen penuh untuk menghadirkan solusi yang tepat sasaran dan mampu memberikan kemudahan serta mendukung pemerintah dalam menyeimbangkan masalah kesehatan dan masalah ekonomi. Kami berharap solusi ini akan membantu pelanggan pemerintahan untuk menjalankan roda pemerintahan dengan lebih efektif dan efisien,” ujar Bayu.

Smart City dan Hybrid Cloud Berbasis Big Data

Solusi Smart City memungkinkan pemerintah kota dan perusahaan melakukan penghematan pengeluaran biaya operasional dengan koordinasi dan kolaborasi yang dilakukan secara digital dengan menggunakan apikasi. Qlue telah dikenal sebagai startup yang bergerak dalam pengembangan smart city. Perusahaan lokal ini menghadirkan solusi Smart City yang memungkinkan pemerintah kota memantau pergerakan dan aktivitas masyarakat.

Platform mereka bahkan bisa dimanfaatkan untuk memonitor protokol kesehatan Covid-19 seperti kewajiban memakai masker, pemeriksaan suhu tubuh, pemantauan kapasitas gedung, dan penggunaan transportasi untuk menghindari terjadinya penularan virus Covid-19. Selain untuk memantau implementasi protokol kesehatan Covid-19, solusi Smart City ini juga dapat digunakan sebagai sarana koordinasi dan kolaborasi antara dinas atau instansi di pemerintah kota.
Baca juga: Tekan Penyebaran Covid-19, Ini yang Dilakukan Qlue dan Startup MDI Ventures

Sementara Hybrid Cloud dapat menjadi solusi pemerintah kota untuk implementasi pusat data yang terintegrasi pada semua dinas atau instansi terkait infrastuktur IT yang fleksibel, efisien, dan cepat melalui Hybrid Cloud. Alibaba Clous mengembangkan solusi Hybrid Cloud untuk berbagai sektor termasuk layanan publik untuk meningkatkan efisiensi operasional.

Hybrid Cloud merupakan solusi infrastruktur ICT yang bisa digunakan untuk mencapai suatu efisiensi dalam proses dan pengelolaan data. Sebagai contoh, adanya pemrosesan data secara terpusat pada pemerintah kota akan mempermudah dalam melakukan Analisa data. Serta bisa implementasi artificial intelligence (AI) untuk mempercepat pengambilan keputusan. Solusi Hybrid Cloud ini juga dapat diintegrasikan dengan data center yang sudah dimiliki suatu pemerintah kota.

Lebih dari itu, teknologi Big Data dapat digunakan pemerintah kota dalam pengambilan keputusan secara cepat dan akurat. Penggunaan teknologi ini akan lebih memudahkan proses analisa data seperti arus lalu lintas dan kegiatan ekonomi sebuah kota.

Hadirkan Platform “Connex”Indosat Connex

Dalam rangka bersiap memasuki adaptasi kebiasaan baru, baik pemerintah maupun seluruh industri harus dapat beradaptasi dengan cepat dan kreatif serta berkolaborasi agar dapat bertahan serta mampu melalui tantangan-tantangan baru ke depan.

Untuk itu Indosat Ooredoo Business menghadirkan sebuah platform bernama “Connex” sebagai ruang untuk saling berbagi pengetahuan serta perkembangan terkini seputar industri dan teknologi. Melalui platform “Connex” ini, Indosat Ooredoo Business dapat semakin dekat dengan seluruh mitra dan pelanggan. Serta terlibat secara aktif untuk saling mendukung dan menciptakan inovasi-inovasi baru agar mencapai kemajuan bersama melalui berbagai kegiatan baik offline maupun online.

Sebagai inisiasi pertama dari “Connex”, pekan lalu (16/7), Indosat bekerja sama dengan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) mengadakan Webinar yang bertemakan “Siap Hadapi Adaptasi Kebiasaan Baru dengan Smart City Berinfrastruktur Teknologi Cerdas dan Aman”. Webinar ini menghadirkan Bayu Hanantasena (Chief Business Officer Indosat Ooredoo), Semuel Abrijani Pangerapan (Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemkominfo), Hj. Airin Rachmi Diany (Ketua Dewan Pengurus APEKSI), H. Arief Rachadiono Wismansyah (Walikota Tangerang), Rama Raditya (Founder & CEO Qlue), serta M. Ivan Nugroho (Country Lead of Channel Business Development of Alibaba Cloud Indonesia).