Telkomsel nGage Hadirkan Layanan Komunikasi Digital Bisnis Korporasi

Sekitar dua dekade yang lalu, ada ponsel yang dibuat khusus gaming yaitu Nokia N-Gage. Artikel ini tidak membahas ponsel legendaris tersebut, melainkan layanan baru Telkomsel nGage yang namanya sekilas mirip.

Meski namanya mirip, tetapi ini adalah dua hal yang sama sekali berbeda. Telkomsel nGage yang diluncurkan hari ini bukanlah layanan untuk penggemar game, tetapi justru untuk kalangan enterprise. Telkomsel menyebut ini sebagai inovasi terbaru di bidang Communication Platform as a Service (CPaaS).

Kehadiran Telkomsel nGage menjadi upaya perusahaan untuk memperluas portofolio layanan digital, terutama dalam memperkuat transformasi digital dalam operasional bisnis segmen pelanggan korporasi di Indonesia.
Baca juga: Telkomsel Tampil dengan Identitas Baru, Terinspirasi dari Batik

Empat keunggulan Telkomsel nGage

telkomsel ngage konferensi persTelkomsel nGage merupakan bagian dari layanan Telkomsel Enterprise, unit usaha Telkomsel yang menyediakan solusi bisnis komprehensif untuk segmen perusahaan, pemerintahan, hingga UMKM. Solusi Telkomsel nGage diklaim dapat membantu korporasi dalam meningkatkan pengalaman berinteraksi dengan setiap pemangku kepentingan melalui integrasi terbarukan antara platform komunikasi dengan software atau aplikasi perusahaan.

Dharma Simorangkir, SVP Enterprise Account Management Telkomsel mengatakan, Telkomsel nGage mengusung empat keunggulan utama, yaitu simplicity, agility, engagement, dan flexibility.

Keunggulan yang ditawarkan tersebut diharapkan mampu mendukung perusahaan dalam mendorong produktivitas dan efektivitas operasionalnya. Khususnya dalam memperkuat komunikasi berbasis digital demi memaksimalkan adaptasi dengan kebiasaan baru di tengah masa yang penuh tantangan seperti saat ini. “Telkomsel nGage diharapkan mampu memberikan andil dalam upaya Telkomsel untuk mendorong pengembangan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia,” kata Dharma.

Dalam mengembangkan Telkomsel nGage, Telkomsel berkolaborasi dengan Bridge Alliance. Ini adalah aliansi atau kerjasama antara 36 operator telekomunikasi di Asia, Afrika, Australia dan Timur Tengah yang telah berpengalaman di bidang pengembangan machine-to-machine (M2M), enterprise mobility, dan Internet of Things (IoT). Melalui kolaborasi ini, ditambah dengan optimalisasi keunggulan sumber daya aset digital Telkomsel, Telkomsel nGage dapat menjadi solusi CPaaS yang mampu menjawab kebutuhan korporasi di berbagai industri.

Penerapan Telkomsel nGage untuk Kebutuhan Bisnis

telkomsel ngagePada penerapannya, Telkomsel nGage memberikan kemudahan lebih bagi pengguna untuk menambahkan fungsi komunikasi real-time, mulai dari telepon, SMS, aplikasi pesan instan, jejaring sosial, hingga konten video, ke dalam aplikasi mereka melalui pemrograman aplikasi antarmuka atau API (Application Programming Interface) yang memungkinkan produk atau layanan lain dapat saling terhubung.

Telkomsel nGage memberikan fleksibilitas komunikasi melalui berbagai platform digital seraya tetap mengedepankan keamanan data untuk memberikan rasa aman bagi para pelanggan korporasi dan seluruh pemangku kepentingan di dalamnya.

Pada peluncurannya kali ini, Telkomsel nGage memperkenalkan tiga fitur utama. Pertama, Number Masking adalah fitur yang memungkinkan pengguna untuk melakukan komunikasi interaktif antara pelanggan dengan karyawan atau agen tanpa memperlihatkan nomor telepon pribadi kedua belah pihak.

Kedua, Video API sebagai layanan yang akan membantu pengguna untuk menyematkan aplikasi komunikasi berbasis video ke dalam workflow atau tools yang dimilikinya.

Ketiga, Two-Factor Authentication yaitu fitur yang memungkinkan pengguna untuk menerapkan lapisan keamanan tambahan bagi pelanggan mereka dalam menggunakan situs web atau aplikasi dengan aman, baik itu saat mendaftarkan akun, autentikasi saat log in, maupun melakukan transaksi.

Studi Kasus di Gojek

Telkomsel x Gojek 3Meski masih tergolong baru, namun layanan Telkomsel nGage sudah dipakai oleh sejumlah mitra untuk memperkuat infrastruktur komunikasi yang mendukung interaksi dengan pelanggan. Salah satunya adalah Gojek di mana Telkomsel telah melakukan investasi triliunan rupiah di platform ride hailing ini. Gojek menggunakan solusi Telkomsel nGage melalui  Number Masking atau fitur penyamaran  nomor telepon.

Fitur ini berfungsi untuk menjaga privasi serta keamanan data berupa nomor telepon pribadi para pengguna, baik mitra driver maupun pelanggan. Dengan demikian, dalam proses pemesanan layanan Gojek, para pengguna dapat berkomunikasi tanpa harus memperlihatkan nomor telepon pribadi.

Penggunaan Number Masking atau fitur penyamaran nomor telepon dipercaya dapat meminimalisir risiko penyalahgunaan nomor telepon yang dapat merugikan berbagai pihak. Selain itu, fitur ini juga dianggap menjadi bagian penting untuk menambah keamanan data pribadi pengguna dan melengkapi keberadaan fitur InApp Chat sebagai saluran komunikasi yang aman dan andal, dalam menghubungkan mitra driver dan pelanggan.

Tinggalkan komen