alexa

Tambah Investasi, Telkomsel Gelontorkan Dana “THR” ke Gojek Sebesar Rp4,2 Triliun

Saat jelang lebaran para karyawan di Indonesia baru mendapat THR (Tunjangan Hari Raya), Gojek juga ikut mendapat guyuran dana segar. Pelopor platform ride hailing asal Indonesia tersebut mendapatkan THR dalam bentuk tambahan investasi sebesar USD300 juta atau sekitar Rp 4,253 Triliun dengan kurs dolar Rp14.181.

Sebelumnya, pada November tahun lalu Telkomsel mulai mengumumkan aksi korporasinya tersebut dengan investasi perdana di Gojek sebesar USD 150 juta atau sekitar Rp2,1 triliun. Dengan tambahan investasi kali ini, berarti total investasi yang telah digelontorkan Telkomsel ke Gojek sebesar USD 450 atau Rp6,38 Triliun.

Baca juga: Merger dengan SPAC Altimeter, Grab IPO di Bursa Saham Amerika Serikat

Sayangnya, tidak disebutkan berapa persen saham yang bakal diperoleh Telkomsel dari hasil investasi ini. Namun kedua perusahaan menganggap investasi lanjutan ini sebagai momentum untuk memperkuat dan memperdalam kolaborasi dalam menghadirkan layanan digital komprehensif serta melahirkan lebih banyak solusi inovatif. Kedua perusahaan akan terus mendorong pemanfaatan teknologi terdepan secara lebih dalam di setiap aspek kehidupan dari seluruh lapisan masyarakat.

Perkuat Sinergi Telkomsel dan Gojek

Telkomsel x GojekDengan tambahan investasi tersebut, Telkomsel dan Gojek pun akan membuka lebih banyak peluang sinergi serta integrasi layanan digital untuk memberikan nilai tambah yang lebih besar kepada  pelanggan, masyarakat, dan seluruh mitra yang berada di ekosistem bisnis kedua perusahaan.

Hal ini ditegaskan oleh Setyanto Hantoro, Direktur Utama Telkomsel yangmengatakan, investasi lanjutan dari Telkomsel menjadi penegas akan kesamaan visi dari kedua perusahaan yang sama-sama lahir dan berkembang untuk menjawab masalah nyata di tengah masyarakat melalui inovasi digital dan teknologi,  dengan semangat untuk melayani dan memajukan negeri.

“Maka dari itu, Telkomsel menatap optimis upaya penanaman modal terbaru ini akan membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk melihat dan menikmati lebih banyak inovasi berbasis teknologi terdepan karya anak bangsa,” kata Setyanto dalam siaran pers yang diterima Gizmologi di Jakarta (10/5).

Setyanto kemudian menjelaskan bahwa aksi korporasi ini merupakan bagian dari strategi Telkomsel dalam memperkuat trifecta bisnis digital perusahaan, yaitu Digital Connectivity, Digital Platform dan Digital Services. Menurutnya, perusahaan terus melakukan mengembangkan konektivitas dan industri digital di Indonesia melalui kontribusi keunggulan Telkomsel dan Gojek, baik dalam bidang keahlian maupun inovasi. “Kebutuhan masyarakat Indonesia yang terus berkembang membutuhkan ekosistem yang holistis, dan hal tersebut dapat diwujudkan melalui sinergi antara kedua perusahaan,” imbuhnya.

Sementara itu Andre Soelistyo, Co-CEO Gojek Group lebih lanjut menambahkan, pendanaan lanjutan Telkomsel jelas akan mengoptimalkan sumber daya dan keahlian teknologi dari masing-masing perusahaan untuk berinovasi dan memperluas manfaat ekonomi digital bagi lebih banyak konsumen, mitra driver, dan pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

“Kami percaya sekaligus berkomitmen bahwa kemitraan ini akan mendukung percepatan transformasi digital Indonesia yang akan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin pasar ekonomi digital di Asia Tenggara,” kata Andre.

Melalui investasi terbaru ini, Telkomsel dan Gojek berkomitmen dalam memperkuat kontribusi keduanya dalam mendorong transformasi Indonesia sebagai negara digital. Selanjutnya, Telkomsel dan Gojek akan melengkapi sinergi yang telah dijalin dengan menjalankan lebih banyak upaya kolaboratif strategis yang mampu mengakselerasikan adopsi gaya hidup digital di tengah masyarakat, mendorong lebih banyak pelaku bisnis dalam memanfaatkan platform daring, hingga mengembangkan kualitas dan daya saing teknologi serta talenta digital Tanah Air.

Integrasi Ekosistem

Telkomsel x GojekAksi investasi strategis lanjutan ini didukung oleh para pemegang saham Telkomsel yaitu Telkom Indonesia dan Singtel Group. Hal tersebut didasari pada visi Telkomsel dalam melihat investasi ini sebagai salah satu upaya untuk memperkuat perannya sebagai leading digital telco company dalam mengembangkan ekosistem digital perusahaan demi menghadirkan lebih banyak lagi pemanfaatan teknologi digital tepat guna bagi masyarakat.

Sebelumnya, pasca investasi pertama dari Telkomsel ke Gojek pada November  2020 lalu, integrasi ekosistem telah dilakukan melalui berbagai kolaborasi inisiatif layanan customer-centric untuk mendorong penguatan ekosistem digital di sektor UMKM dan meningkatkan kemudahan bagi mitra pengemudi.

Beberapa di antaranya meliputi :

  • Integrasi layanan Telkomsel MyAds  dengan GoBiz yang dapat membuka peluang bagi mitra UMKM  Gojek di seluruh Indonesia untuk memperluas akses usaha kepada ekosistem pelanggan Telkomsel.
  • Kemudahan bagi mitra UMKM Gojek untuk menjadi mitra reseller Telkomsel melalui aplikasi DigiPOS Aja! sehingga membantu menambah penghasilan.
  • Penyediaan paket data khusus bagi mitra pengemudi Gojek bernama Paket Swadaya yang dapat diakses di aplikasi GoPartner dan MyTelkomsel.
  • Hadirnya lebih dari 20.000 mitra outlet/reseller Telkomsel di layanan GoShop yang  membantu menjangkau lebih banyak pelanggan.
  • Kolaborasi co-marketing layanan games melalui Telkomsel Dunia Games dan GoPay untuk memberi nilai tambah bagi pengguna PUBGM melalui kerja sama dengan Tencent.
Tinggalkan komen