Jakarta, Gizmologi โ Sebagai aplikasi streaming musik sosial pertama di Indonesia, Resso tidak hanya menjadi platform untuk mendengarkan musik bagi para penggunanya, namun juga ingin memajukan para musisi lokal berbakat Tanah Air. Beberapa penyanyi yang cukup aktif melakukan cover lagu, misalnya, โdiorbitkanโ oleh Resso supaya lebih banyak memiliki pendengar.
Cara lain dari Resso untuk memajukan para musisi lokal adalah dengan mengadakan pelatihan lewat Resso Coaching Clinic, yakni sebuah forum berbagi dengan para ahli di bidang terkait, alias musik. Selain berikan informasi yang relevan, juga diharap dapat memotivasi para peminat musik dan talenta muda berbakat di bidang musik.
Di awal Februari ini, Resso Coaching Clinic telah diadakan untuk keempat kalinya, mengangkat topik membangun karir musik di era digital. Acara tersebut diselenggarakan secara virtual, menghadirkan musisi sekaligus pencipta lagu dan produser, sound engineer sampai mentor dalam musik. Dengan topik yang sesuai di mana kini lebih mudah menjangkau banyak pendengar melalui platform streaming digital.
Baca juga:ย Resso Replay 2021 Berikan Insight Lagu yang Paling Sering Diputar
Adaptasi dan Pemahaman Industri Musik Jadi Kunci

Kemajuan dan kemudahan teknologi untuk berkomunikasi juga mengubah bagaimana sebuah musik diciptakan dan dipopulerkan. Beberapa proses yang diperlukan seperti eksplorasi, inovasi sampai solusi kini bergeser sekaligus membuka peluang baru. Kesempatan berkarir pun juga terbuka luasโtidak hanya untuk musisi dan artis, namun juga karir lain di industri musik seperti produser, manajer, sound engineer, arranger, programmer dan lainnya.
Menurut Matthew Tanaya selaku Artist Promotions Lead Resso Indonesia, perkembangan teknologi di era digital telah mengubah industri musik bekerja. โSetiap pelaku dan pemangku kepentingan di industri musik harus beradaptasi untuk memahami peran teknologi dalam mempengaruhi proses kreasi sebuah lagu, hingga bisa diakses melalui gawai oleh pendengar,โ tambahnya.
Sebagai musisi, pencipta lagu sekaligus produser, Ade Govinda menerangkan kalau peserta coaching clinic harus memahami cara kerja industri musik, untuk memastikan kelangsungan karirnya. Selain harus paham bagaimana industri musik bekerja, juga termasuk musik seperti apa yang sedang diminati, serta target audience dari karya yang akan diciptakan.
Meremix Lagu Lama Juga Bisa Jadi Solusi

Tak harus terus rilis lagu baru, Ade juga memberikan contoh bagaimana sebuah lagu bisa terus didengar dan terjangkau pendengar baru. Salah satunya lewat kolaborasi bersama kreator konten TikTok, sehingga pada akhirnya bisa kembali populer atau viral. Lain dengan Wisnu Ikhsantama, seorang sound engineer yang juga anggota dari band Lomba Sihir.
Tama mengawali karir sebagai seorang mixer & soundman bermodalkan kemampuan otodidak. Menurutnya, kemampuan berkomunikasi dan menjalin koneksi sangat penting untuk mendapatkan exposure. โTerkadang, kompromi juga perlu dimiliki oleh para sound engineer untuk memastikan keinginan musisi atau artis terpenuhi,โ tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, juga disampaikan pandangan dari Otti Jamalus selaku musisi sekaligus mentor. Menurutnya, ada banyak tantangan yang harus dihadapi pengajar musik ketika memasuki era digital. Sebagai pengajar, ia mengutamakan kesiapan mental & totalitas bermusik bagi murid-muridnya.
โBagi user, kami berusaha untuk mengoptimalkan berbagai fitur yang tersedia di aplikasi kami sehingga para pengguna dapat mempersonalisasi kebutuhan musik mereka. Sedangkan bagi musisi dan artis, Resso memberikan dukungan melalui kampanye musik, playlist, dan tentunya fitur komen yang dapat dimanfaatkan untuk berinteraksi langsung dengan penggemar,โ tutup Matthew.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



