Geekbench Tak Lagi Tampilkan Uji Skor Perangkat yang Belum Dirilis

Jakarta, Gizmologi – Primate Labs, pengembang perangkat lunak Geekbench memutuskan untuk tak lagi menampilkan hasil tes benchmark untuk perangkat yang belum dirilis secara resmi. Hal tersebut dilakukan guna menjaga kredibilitas produk sebelum dipublikasikan ke publik.

Melansir Digital Trends, lewat akun resminya @BenchLeaks di Twitter mengunggah pengumuman yang berisikan pesan platformnya tak akan lagi menampilkan hasil uji tes benchmark. Termasuk perangkat yang masih pra-rilis atau sample kualifikasi.

“Primate Labs mencegah hasil benchmark perangkat keras pra-rilis ditampilkan di Browser Geekbench. Perangkat keras pra-rilis termasuk sampel teknik (ES), sampel kualifikasi (QS), dan perangkat keras ritel yang belum tersedia untuk dijual,” tulisnya.

Kendati mengecewakan, kebijakan ini mungkin jadi hal yang terbaik untuk menjaga kualitas dan kinerja perangkat sebelum dirilis resmi oleh vendor. Terlebih meminimalisir ulasan buruk yang menurunkan minat pembeli terhadap suatu produk.

Geekbench sejatinya menggunakan perangkat Alder Lake untuk menghitung skor dan kinerja suatu perangkat keras baru. Biasanya hasil skor uji benchmark dari CPU, kartu grafis hingga smartphone menjadi tolak ukur untuk memberi tahu kualitas serta kinerja perangkat baru sebelum dirilis ke publik.

Mengingat ada kekhawatiran dari produsen jika perangkat keras yang diuji, bukanlah versi final dari produk yang akan dirilis ke publik. Sehingga hasil pengujian dapat berubah sewaktu-waktu dan bisa mempengaruhi premis konsumen untuk membeli produk baru.

Hal itu terjadi pada skor benchmark Intel Alder Lake yang bocor, pada bulan Agustus lalu menunjukkan bahwa chip Core i7-12700 itu mendapat nilai yang kurang dari AMD Ryzen 7 5800X dalam pengujian single-core dan multi-core. Namun, pada prosesnya pada chipset Core i9-12900K terbaru yang dirilis akhir bulan, justru lebih unggul dibanding AMD Ryzen 9 5950X.

Tinggalkan komen