Bikin KAMUS, Gojek Targetkan Akselerasi Digital 100 Ribu UMKM

Jakarta, Gizmologi – Tahukah Gizmo friends bila Hari UMKM Nasional baru saja dirayakan pada 12 Agustus kemarin? Menjadi bagian dari selebrasi, KemenkopUKM bersama dengan Gojek menggelar pelatihan digital untuk ribuan mitra UMKM binaan Kemenkop UMKM.

Wajar saja bila ada hari khusus untuk sebuah selebrasi. Pasalnya, UMKM memang berdampak besar pada kondisi ekonomi nasional. Kontribusi UMKM sendiri telah mencapai 60% terhadap PDB Nasional, menjadi pilar utama ekonomi nasional. Sehingga penting untuk dapat terus bertahan di masa pandemi, sebagai kunci dalam percepatan pemulihan ekonomi.

Deputi Bidang Usaha Mikro KemenkopUKM, Eddy Satriya mengatakan bila pihaknya telah berkomitmen untuk percepat akselerasi onboarding digital bagi UMKM. Pemerintah targetkan setidaknya 30 juta UMKM bergabung pada platform digital sampai 2024.

Baca juga: Integrasi Layanan, Bayar di Aplikasi Gojek Kini Bisa Pakai Bank Jago

Sementara tantangan yang dihadapi UMKM cukup variatif, mulai dari kesiapan, baik dari sisi produk maupun SDM. “Selain itu, upaya untuk meningkatkan literasi manfaat masuk ke ekosistem digital dan inkubasi untuk mengakselerasi kesiapan UMKM perlu diperlukan secara intensif,” jelas Eddy dalam acara virtual yang digelar Kamis (12/8).

Bantu UMKM Hadapi Tantangan Selama Pandemi

Hari UMKM Nasional Gojek & Kemenkop UKM
(searah jarum jam) Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi & UKM – Eddy Satriya, Senior Vice President of Public Policy & Government Relations Gojek – Anita Sukarman, Moderator – Rosel Lavina, dan Group Head of Merchant Marketing Gojek – Bayu Ramadhan di acara diskusi yang bertepatan dengan Hari UMKM Nasional, Kamis (12/8)

Untuk mewujudkan hal-hal yang disebutkan, Eddy berpendapat bila diperlukan sinergitas dan kolaborasi antar pemangku kepentingan, termasuk dengan platform digital. “Gojek merupakan salah satu mitra KemenkopUKM dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional melalui edukasi dan pelatihan digital bagi UMKM,” tambahnya.

Pelatihan digital tersebut merupakan bagian dari rangkaian spesial inisiatif edukasi Gojek bertajuk “Akademi Mitra Usaha Gojek (KAMUS)” edisi Hari UMKM Nasional. Sampai akhir tahun, Gojek targetkan 100 ribu UMKM yang dapat terlatih dan mendapat pengembangan kapasitas lewat KAMUS.

Pada kesempatan yang sama, Anita Sukarman, Senior VP of Public Policy & Government Relations Gojek menyebutkan bila situasi pandemi jadi tantangan besar bagi UMKM. Sementara mendorong kemajuan mereka adalah misi utama Gojek, terus berupaya merespon berbagai kebutuhan untuk beradaptasi dan bertumbuh.

Gojek memahami bila UMKM memerlukan pendampingan dalam bentuk edukasi & pengembangan kapasitas untuk optimalisasi pertumbuhan usaha. “Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk terus menjadi mitra pertumbuhan terbaik bagi UMKM melalui KAMUS, sebuah wadah edukasi dan jejaring yang berangkat dari semangat bangkit bersama Gojek untuk dukung UMKM semakin tangguh,” jelas Anita.

Satu dari Rangkaian Pelatihan dalam Ekosistem GoTo

Gojek UMKM

Selain memberikan pelatihan kepada ribuan UMKM binaan KemenkopUKM, Gojek juga fasilitasi kesempatan eksklusif agar mereka dapat bergabung di ekosistem Gojek, dengan paket dukungan spesial GoFood. Sampai saat ini, sudah lebih dari 1 juta mitra usaha berkembang dalam ekosistem Gojek, memanfaatkan solusi teknologi komprehensif.

Dimulai pada momen hari UMKM Nasional, seri pelatihan KAMUS bakal hadirkan ragam pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan UMKM Gojek dari beragam sektor. Juga mendukung perkembangan lewat dukungan komunitas dan serangkaian pelatihan keterampilan bisnis yang ditujukan bagi mitra usaha yang tergabung dalam mitra GoBiz, Moka, Midtrans, Selly dan GoSend.

Sepanjang bulan Agustus, KAMUS bakal hadirkan beragam topik pelatihan, termasuk pemanfaatan teknologi Gojek untuk optimalkan bisnis, pemasaran digital untuk bisnis, strategi memaksimalkan kualitas desain visual untuk pemasaran produk sampai sesi khusus berbagi pengalaman dari pelaku bisnis ritel, kuliner dan jasa.

Tinggalkan komen