Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Huawei Target Ciptakan 100.000 Digital Leader di Indonesia

Salah satu visi Presiden Joko Widodo dalam melaksanakan pembangunan yang berkelanjutan menuju terwujudnya Indonesia maju adalah mendukung dibangunnya konektivitas yang mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, bahkan hingga ke daerah-daerah yang terpencil. Pemerintah menargetkan Indonesia menjadi negara maju di 2045 dan masuk top 5 ekonomi terbesar di dunia.

Menurut Ken Qijian, VP Public Affairs & Communications Huawei Indonesia, hal ini juga telah menjadi bagian dalam visi sebagai perusahaan TIK terkemuka di Tanah Air. Sekaligus wujud dari konsistensi dalam menghadirkan konektivitas layanan yang berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat, ke rumah-rumah, hingga perusahaan-perusahaan di Indonesia.

Berkaca dari kemajuan teknologi di China, yang merupakan kampung halaman Huawei, ada tiga pilar utama pendukung ekonomi digital. Pertama, AI + Big Data yang merupakan bagian dari cloud computing. Kedua, konektivitas seperti 5G, IoT dan X-Lab untuk mendigitalisasi industri. Ketiga, pengembangan aplikasi digital.

Baca juga: Huawei Ungkap Sejumlah Tantangan Adopsi 5G di Indonesia

Related Posts
1 daripada 294
Ken Qijian, VP Public Affairs & Communications Huawei Indonesia.

Secara konkrit, ia menjelaskan, Huawei secara intensif menggelar berbagai macam program dan inisiatif di bidang riset dan pengembangan yang mendorong terciptanya berbagai  terobosan baru di bidang TIK. Serta pengembangan kapasitas SDM di bawah payung besar program SmartGen yang sudah diinisiasi sejak 2017.

“Ke depannya, Huawei akan terus menciptakan SDM TIK menuju 100.000 Indonesia Digital Leader sebagai bagian program strategis Huawei di bidang pengembangan SDM TIK di Indonesia,” ujar Ken, saat ditemui di Huawei Media Camp 2019 yang berlangsung di Labuan Bajo (11/12).

Dijelaskan lebih lanjut, di bawah payung besar program SmartGen, Huawei menyelenggarakan serangkaian program sertifikasi, pelatihan, dan alih pengetahuan. Mereka menyasar hingga 12.000 insinyur, 3.000 siswa dari berbagai jurusan yang berkenaan dengan TIK, serta menyelenggarakan ICT Competition yang diikuti oleh siswa-siswa dari delapan universitas ternama di Indonesia.

Raksasa teknologi dari China ini juga mengadakan pelatihan yang diikuti oleh lebih dari 1.000 profesional di bidang TIK setiap tahunnya, yang berasal dari berbagai institusi, baik pemerintahan maupun mitra-mitra di industri. Setiap tahunnya, Huawei juga memberangkatkan 10 mahasiswa dari berbagai universitas terkemuka di Indonesia untuk belajar teknologi di China melalui program Seeds for the Future.