Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Platform Video 15 Detik “Hypstar” Masuk Indonesia, Apa yang Menarik?

Aplikasi video pendek Hypstar diperkenalkan pada pertengahan 2017, dan diklaim telah mendapatkan popularitas yang besar dengan mengantongi lebih dari 1 juta pengguna.

Merekam video telah menjadi tren baru di kalangan pengguna smartphone. Mereka mengunggahnya ke berbagai layanan media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan YouTube. Tren inipun turut melahirkan berbagai startup dengan aplikasi seputar video, salah satunya adalah Hypstar.

Aplikasi Hypstar ini mulai diperkenalkan pada pertengahan tahun 2017, dan diklaim telah mendapatkan popularitas yang lumayan besar sebelum diperkenalkan secara resmi. Hal ini terlihat dengan pencapaian jumlah download lebih dari 1 juta di Play Store.  Menjelang akhir bulan ini, aplikasi Hypster memasuki pasar Indonesia dengan menggandeng sejumlah selebgram seperti Gen Halilintar dan Steffie Zamora.

Platform video ini fokus pada pembuatan video pendek yang menawarkan cara kreatif  dengan durasi hanya 10-15 detik. Aplikasi Hypster dilengkapi dengan berbagai efek khusus dan stiker yang lucu, menghasilkan video pendek paling kreatif yang terhubung dengan minat para penggunanya. Hypstar tersedia secara gratis untuk sistem operasi Android dan iOS.

hypstar
Screenshot aplikasi Hypstar

Dengan Hypstar, penggunanya kesempatan untuk menjadi terkenal. Mereka bisa memperlihatkan gaya, kreativitas, kemampuan bernyanyi, menari, memasak, tutorial makeup, olahraga, keseruan perjalanan wisata, komedi atau bahkan kelucuan hewan peliharaan.

Selain itu, aplikasi ini juga menyediakan saluran sosial untuk penggunanya dapat bertemu dengan orang lain di seluruh dunia yang memiliki kesamaan hobi, sehingga setiap orang dapat bersenang-senang dan memperbanyak teman dengan menggunakan Hypstar. Semua video yang dibuat dengan menggunakan aplikasi ini juga dapat di bagi/share ke situs jaringan sosial lainnya, untuk tergabung dalam komunitas yang lebih besar.

Aplikasi ini seperti mengingatkan pada tren video pendek 6 detik yang dimotori oleh Vine, startup video yang diakuisisi Twitter. Sempat booming pada tahun 2013 silam, namun pada awal Januari 2017 aplikasi tersebut justru ditutup oleh Twitter. Tidak diungkapkan alasan resminya, namun banyak yang menduga Vine miskin inovasi. Sehingga tak mampu bersaing dengan Snapchat, Musical.ly, hingga Instagram.

Aplikasi Instagram yang pada awalnya hanya memberikan durasi 10 detik, telah memperpanjang durasi video menjadi 1 menit. Sehingga pengguna bisa memberikan lebih banyak pesan melalui videonya. Apakah Hypstar akan bernasib sama seperti Vine atau akan semakin populer? Tentu masih terlalu dini untuk menjawabnya. Yang pasti startup ini harus terus melakukan inovasi dan budget marketing yang mencukupi untuk terus mempromosikan aplikasi ini sehingga banyak yang menggunakan dan menyukainya.

Tinggalkan komen