Jakarta, Gizmologi – Inchcape resmi membawa GWM Tank 500 Diesel ke panggung IIMS 2026. Kehadiran varian diesel ini melengkapi Tank 500 Hybrid yang lebih dulu dipasarkan, sekaligus memperlihatkan bahwa GWM masih melihat mesin diesel sebagai opsi relevan di segmen SUV besar dan mewah.
Pendekatan ini cukup menarik, mengingat tren elektrifikasi makin kuat dan mesin diesel kerap dianggap “tidak lagi seksi”. Namun untuk pasar Indonesia, terutama di kelas SUV ladder-frame berukuran besar, diesel masih punya basis penggemar yang kuat karena torsi besar dan efisiensi jarak jauh.
Di sisi lain, GWM Tank 500 Diesel juga datang dengan harga yang tidak bisa dibilang murah. Dengan banderol ratusan juta rupiah, GWM harus membuktikan bahwa nilai teknologi, kenyamanan, dan citra premiumnya benar-benar sepadan dengan para rival yang sudah lebih dulu mapan.
IIMS 2026: Wuling Eksion Resmi Meluncur di Indonesia, e-SUV Keluarga yang Siap Menerjang Pasar
Mesin Diesel Halus dan Fokus Kenyamanan

GWM Tank 500 Diesel dibekali mesin 2.4L turbo diesel yang dipadukan transmisi otomatis 9 percepatan. Output tenaganya mencapai 135 kW dengan torsi 480 Nm yang sudah tersedia sejak 1.500 rpm. Karakter ini jelas cocok untuk SUV besar, terutama saat membawa penumpang penuh atau melaju di jalan luar kota.
GWM juga menekankan soal tingkat kebisingan mesin yang rendah, dengan klaim suara idle di bawah 68 dB. Di atas kertas, ini membuat Tank 500 Diesel terasa lebih dekat ke SUV mewah ketimbang kendaraan off-road keras. Efisiensi bahan bakarnya pun diklaim berada di angka 7,5 liter per 100 km, cukup kompetitif untuk ukuran dan bobotnya.
Namun, pendekatan “diesel mewah” ini tetap punya tantangan. Persepsi publik terhadap diesel di kota besar, isu emisi, serta biaya perawatan jangka panjang masih jadi pertimbangan penting, terutama bagi pembeli yang lebih terbiasa dengan SUV bensin atau hybrid.
Teknologi Lengkap, Harga Jadi Penentu

Dari sisi fitur, GWM Tank 500 Diesel tampil sangat lengkap. Paket ADAS Level 2, kamera 540 derajat, sistem konektivitas MyGWM, hingga interior berlapis Nappa leather dengan ventilated seat dan fungsi pijat, semuanya hadir untuk menegaskan posisi premium.
GWM Tank 500 juga menawarkan dua pilihan penggerak, 4×4 dan 4×2, yang secara teori memberi fleksibilitas bagi konsumen. Varian 4×4 jelas menyasar pengguna yang butuh kemampuan lintas medan, sementara 4×2 lebih rasional untuk penggunaan harian.



Meski begitu, harga Rp799 juta hingga Rp889 juta OTR Jakarta menempatkan Tank 500 Diesel di wilayah yang sensitif. Konsumen di segmen ini akan sangat kritis, membandingkan brand image, resale value, dan layanan purna jual. Tank 500 Diesel terlihat solid secara teknis, tapi keberhasilannya akan sangat bergantung pada seberapa cepat GWM membangun kepercayaan di kelas SUV premium Indonesia.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



