Jakarta, Gizmologi โ PT Astra Graphia Information Technology (AGIT) menggandeng PT Infor Software Indonesia (Infor) untuk memperkuat adopsi teknologi berbasis cloud di berbagai sektor industri. Mengingat, digitalisasi bisnis di Indonesia terus bergerak ke arah yang lebih cepat dan kompleks. Perusahaan kini dituntut bukan hanya untuk efisien, tetapi juga adaptif terhadap perubahan pasar yang semakin dinamis.
Salah satu tantangan terbesar adalah modernisasi sistem Enterprise Resource Planning (ERP), yang selama bertahun-tahun dianggap rumit, mahal, dan memerlukan keahlian teknis mendalam.
Kemitraan ini punya konteks yang penting. Infor merupakan pemain global dengan pengalaman panjang dalam solusi ERP cloud berbasis industri, sementara AGIT dikenal sebagai system integrator lokal yang memahami kebutuhan bisnis Indonesia di berbagai skala. Kombinasi tersebut seharusnya menciptakan fondasi kuat bagi perusahaan yang ingin melakukan migrasi ERP dari sistem tradisional ke model cloud.
AGIT menekankan bahwa kolaborasi ini bertujuan memberikan akses yang lebih mudah ke teknologi modern, relevan, dan siap untuk masa depan digital. Namun, adopsi ERP cloud masih sering terbentur tantangan klasik seperti kurangnya tenaga ahli, biaya migrasi, serta penyesuaian operasional. Jadi meskipun peluangnya besar, eksekusi tetap menjadi ujian utama.
Baca Juga:Resmi di Indonesia, Harga AirPods Pro 3 Dibanderol Rp4 Jutaan
Infor LN dan Infor WMS

Perlu diketahui, AGIT akan berfokus memasarkan dua solusi kunci dari portofolio seperti Infor LN dan Infor Warehouse Management System (WMS). Infor LN adalah ERP modern untuk perusahaan manufaktur berskala besar, lengkap dengan kecerdasan buatan (AI) terintegrasi untuk mendukung pengambilan keputusan. Di Indonesia, industri manufaktur memang menjadi tulang punggung ekonomi, sehingga solusi seperti LN berpotensi memperkuat efisiensi dan visibilitas operasional secara signifikan.
Sementara itu, Infor WMS hadir sebagai platform logistik modern yang dirancang untuk mengoptimalkan proses pergudangan dan distribusi. Dengan meningkatnya kebutuhan e-commerce dan rantai pasok digital, warehouse management menjadi bidang yang memerlukan peningkatan besar. Teknologi ini menjanjikan proses yang lebih cepat, lebih presisi, dan lebih mudah dipantau secara real-time,ย sesuatu yang kini menjadi kebutuhan dasar bagi perusahaan yang ingin tetap kompetitif.
AGIT menilai bahwa dengan menjadi bagian dari Infor Partner Network (IPN) sebagai Infor Channel Partner, mereka dapat memperkuat dukungan bagi perusahaan yang ingin memperbarui sistem operasionalnya. Namun tentu saja, implementasi ERP skala besar tidak datang tanpa tantangan. Migrasi data, integrasi dengan sistem lama, serta kebutuhan pelatihan internal menjadi aspek yang sering terlewat, padahal dapat mempengaruhi keberhasilan proyek secara keseluruhan.
Transformasi Digital dengan Peluang Besar

Melalui pernyataan Vice President & Managing Director ASEAN & Korea Victor Ng, menegaskan komitmennya membantu perusahaan mengoptimalkan proses bisnis dan membuka peluang pertumbuhan baru. Dengan penyediaan layanan cloud berbasis industri, Infor membawa standar global ke Indonesia. Bagi perusahaan lokal, ini berarti kesempatan untuk mengadopsi teknologi yang sebelumnya hanya dapat diakses oleh korporasi besar di luar negeri.
Namun, adopsi ERP cloud tidak serta-merta menjamin transformasi yang mulus. Salah satu tantangan terbesar dalam modernisasi ERP di Indonesia adalah terbatasnya sumber daya manusia yang memahami proses bisnis dan teknologi secara menyeluruh. Banyak proyek ERP tersendat bukan karena teknologinya buruk, tetapi karena perusahaan tidak cukup siap beradaptasi. Selain itu, biaya implementasi dan pemeliharaan masih dianggap tinggi bagi sebagian besar perusahaan menengah.
Di sisi lain, manfaat ERP modern, dari efisiensi operasional, transparansi data, automasi proses, hingga kemampuan analitik berbasis AI,ย terlalu besar untuk diabaikan. Inilah alasan AGIT dan Infor menekankan pentingnya kemitraan yang memadukan teknologi global dan pemahaman lokal. Ekosistem ini memungkinkan perusahaan untuk memiliki pendamping strategis yang tidak hanya menjual produk, tetapi juga membantu mereka menerjemahkan kebutuhan bisnis ke sistem yang benar-benar siap dipakai.
Transformasi digital Indonesia memang masih panjang, dan kolaborasi seperti AGIT dan Infor hanya satu dari banyak upaya yang sedang berlangsung. Tetapi satu hal jelas perusahaan yang mulai beralih dari sistem lama menuju platform modern akan berada selangkah lebih maju dalam menghadapi pasar yang semakin kompetitif. Pada akhirnya, keberhasilan implementasi ERP bukan sekadar soal memilih vendor yang tepat, tetapi juga komitmen internal untuk berubah.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



