Jakarta, Gizmologi – Ketika pertama kali debut di sejumlah PC dan laptop AI beberapa waktu lalu, prosesor Intel bisa dibilang masih tertinggal, terutama bila dibandingkan dengan rilisan Apple dan Qualcomm dalam hal efisiensi daya. Memasuki kuartal akhir tahun 2024, hadir Intel Core Ultra 200V Series alias Intel Lunar Lake. Siap menenagai generasi AI PC terbaru dengan daya tahan baterai fenomenal.
Ya, Intel memutuskan untuk tetap menamainya Core Ultra, hanya saja menggunakan embel-embel 200V di mana dua angka paling belakang bakal berubah sesuai dengan tier yang digunakan. Ini merupakan prosesor Intel pertama yang dimanufaktur oleh TSMC, di mana pemrosesannya termasuk menggunakan N3B 3nm, menjadi salah satu faktor efisiensi daya yang jauh meningkat.
Michelle Johnston Holthaus, Intel Executive VP & GM of Client Computing Group mengatakan bila generasi Intel Core Ultra terbaru ini siap menjadi standar baru industri untuk performa grafis dan AI perangkat mobile, sekaligus melawan miskonsepsi dari arsitektur x86 yang selalu dianggap tidak efisien daya. Laptop dengan Intel Core Ultra 200V siap debut mulai September ini.
Baca juga: Lebih Mengenal Intel AI PC & Pentingnya NPU Untuk Percepat Tugas
Performa Lebih Kencang Secara Menyeluruh

Secara total, ada sembilan seri prosesor berbeda untuk Intel Core Ultra 200V, mulai dari Core Ultra 5 226V sebagai opsi terendah, hingga Core Ultra 9 288V dengan 8 inti maupun 8 thread dan frekuensi tertinggi hingga 5,1GHz. Arsitektur CPU-nya pun masih tetap sama, terdiri dari 4 inti performa (P-Core) 14% lebih kencang, dan 4 inti yang lebih efisien daya (E-Core) dengan performa dua kali lipat lebih kencang dari sebelumnya.
Dibandingkan dengan generasi sebelumnya alias Meteor Lake, Intel Lunar Lake mampu memberikan penghematan konsumsi daya sampai 50%. Hal tersebut membuat pihak Intel berani mengklaim kalau laptop dengan cip Intel Core Ultra 200V nantinya bisa digunakan hingga lebih dari 20 jam untuk skenario produktivitas—angka lebih tinggi dari laptop rilisan Apple maupun yang pakai cip Qualcomm.

Semua varian Intel Core Ultra 200V mendukung daya maksimum 37W. Pada bagian RAM, cip terbaru ini mendukung kapasitas 16/32GB dual channel LPDDR5x dan tidak dapat di-upgrade. Pihak Intel mengatakan, alasan ini diperlukan agar konsumsi dan efisiensi daya bisa dimaksimalkan. Sementara untuk kemampuan grafis dari Intel Core Ultra 200V, disebut 1,5 kali lebih kencang dari seri Xe pada cip Meteor Lake sebelumnya.
Dalam rilis resmi Intel, juga disebut bila nantinya bakal banyak laptop dengan prosesor Intel Core Ultra 200V yang sekaligus memenuhi standar Intel Evo. Selain baterai yang tahan lama, konsumen bakal banyak mendapatkan opsi laptop Windows dengan performa responsif dalam desain sangat tipis, fitur instant wake dan fast charging, sampai fitur keamanan terintegrasi untuk mencegah serangan malware.
Jajaran Laptop dengan Intel Core Ultra 200V Mulai Diperkenalkan

Karena hadir untuk generasi AI PC, tentu saja neural processing unit (NPU) milik Intel Core Ultra 200V Series ikut ditingkatkan. Di mana rata-rata memiliki kinerja hingga 48 era operations per second atau TOPS. Nilai tersebut lebih tinggi dari Snapdragon X Elite (45 TOPS), namun masih di bawah AMD Ryzen AI 300 (50 TOPS). Setidaknya bisa memenuhi standar Copilot+ PC.
Performa AI yang tinggi memungkinkan konsumen untuk menjalankan berbagai aplikasi lebih lancar. Sebagai contoh, NPU milik Intel Core Ultra 200V bisa membantu para kreator untuk bekerja lebih efisien dengan fitur edit video canggih, maupun fitur AI generatif lainnya.
Pihak Intel sebutkan bila setidaknya laptop dengan prosesor Intel Core Ultra 200V bakal debut akhir bulan September ini. Sejumlah brand mulai dari Acer, ASUS, Dell, HP, Lenovo, LG, MSI, sampai Samsung bakal mengumumkan seri laptop terbaru mereka dengan cip Intel yang lebih efisien daya satu ini dalam waktu dekat.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




