Jakarta, Gizmologi – Tak hanya meluncurkan prosesor Intel Xeon Scalable Generasi ke-4, Intel juga memperkenalkan vRAN Boost untuk dukungannya mengakselerasi 5G di dunia. Perangkat ini merupakan integrasi sepenuhnya akselerasi vRAN ke dalam sistem-on-chip (SoC) dan tidak memerlukan lagi kartu akselerator eksternal, menghasilkan peningkatan kapasitas sebesar dua kali lipat dari generasi ke generasi.
Sachin Katti, Senior VP & GM Network and Edge Group Intel, mengungkapkan dukungan untuk akselerasi 5G di dunia dengan cara menyediakan inovasi teknologi bagi operator telekomunikasi. Terlebih produk dan solusi di MWC 2023 mendorong transisi dan dukungan industri yang luas, mulai dari operator terkemuka, original equipment manufacturer (OEM), dan independent software vendor (ISV).
“Intel memberdayakan cloud, jaringan, dan perusahaan di dunia, memberi kami insight yang unik tentang di mana harus menempatkan komputasi dan akselerasi di sepanjang rangkaian cloud-to-edge, dan membantu pelanggan melakukan pengembangan untuk memenuhi permintaan pengguna,” kata Sachin dalam media meeting beberapa waktu lalu, Senin (6/3/2023).
Intel vRAN Boost menyajikan performa per-watt pada prosesor Intel Xeon Scalable Generasi ke-4. Kombinasi ini diklaim bisa menyamai atau lebih baik dari kartu accelerator Layer 1 SoC di pasar saat ini. Di sisi lain penghematan daya tambahan juga terjadi hingga sebesar 20 persen yang berada di atas dan di luar peningkatan kinerja per watt dari platform Intel Xeon Scalable Generasi ke-4.
“Kemajuan yang telah kami buat dalam platform 4th Gen Intel Xeon untuk menggandakan kinerja vRAN 1 dengan tetap berada dalam jangkauan daya yang sama, hingga menggandakan throughput UPF 5 pada 5G Core, dan mempercepat penerapan pada berbagai jaringan, keamanan, dan layanan edge enterprise,” jelasnya.
Di sektor jaringan, Intel membawa evolusi ke arsitektur cloud-native berbasis layanan dengan solusi terbuka untuk mengatasi tantangan seperti kinerja, TCO, efisiensi daya, keamanan, dan kurangnya visibilitas di seluruh stack jaringan. Solusi hardware dan software Intel akan memungkinkan jaringan 5G Core untuk bekerja lebih keras dan lebih cerdas dalam mencapai keseimbangan antara critical business dan kebutuhan pelanggan untuk efisiensi daya, kinerja, dan latensi.
Baca Juga: Intel Rilis Prosesor Xeon W Series Buat Workstation Profesional
Intel vRAN Boost di SoC Xeon Scalable

Intel mendemonstrasikan kemampuan Intel Xeon Scalable Generasi ke-4 yang menghasilkan kinerja 1 Tbps pertama di industri untuk beban kerja 5G UPF dalam sebuah dual-socket server dengan validasi Samsung. Kemampuan tersebut diklaim Intel bisa membantu operator jaringan dalam memodernisasi jaringan mereka, mengurangi total biaya kepemilikan (TCO) pada 5G Core. Selain itu, software referensi Intel Infrastructure Power Manager untuk 5G Core yang baru secara dinamis.
Intel memungkinkan penyesuaian konsumsi daya pada run-time server dengan lalu lintas data tanpa mengorbankan indikator kinerja utama seperti throughput, latensi, dan packet drop. Di lingkup jaringan edge, Intel bersama mitranya yaitu China Mobile, Cloudsky, Thundersoft, dan ZTE, Intel memamerkan Intel Converged Edge Media Platform, menghadirkan beberapa layanan video dari arsitektur multitenant bersama dan memanfaatkan skalabilitas cloud-native untuk merespons kebutuhan yang terus berubah secara cerdas.
Layanan video seperti CDN (content delivery network), cloud gaming, mixed realty, dan rendering 3D dapat dihadirkan dalam satu lingkungan cloud-native yang didukung oleh aplikasi yang diakselerasi oleh CPU dan GPU. Operator tidak perlu lagi berinvestasi dalam sumber daya khusus untuk layanan yang mungkin tidak berjalan. Sebagai gantinya, mereka dapat membangun arsitektur dengan general purpose dan memanfaatkan skalabilitas cloud-native.
Intel juga mengumumkan Agilex 7 FPGA dan perangkat ASIC dengan struktur eASIC N5X untuk cloud, komunikasi, dan aplikasi embedded. Intel Agilex 7 FPGA AGI 041 akan memungkinkan solusi percepatan infrastruktur 400G generasi mendatang. Perangkat AGI 041 menghadirkan keseimbangan yang tepat antara kapasitas, efisiensi daya, dan kinerja untuk Infrastructure Processing Unit (IPU) 400G dan solusi jaringan.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




