Jakarta, Gizmologi โย Strava merilis laporan tahunan yang memetakan aktivitas populer di kalangan Gen Z. Dalam laporan โStrava Year in Sport Trendโ disebutkan bahwa olahraga kini menjelma jadi aktivitas pilihan menggantikan doomscrolling bagi generasi muda. Simpulan tersebut didapat dari hasil survei terhadap 30.000 responden, baik penggunan maupun non-pengguna Strava di seluruh dunia.
Gen Z disebut mulai meninggalkan aktivititas pasif menuju kegiatan yang lebih aktif dan positif. Sepanjang 2025, mereka sudah mulai banyak bergerak, berlari, dan berlomba di berbagai tingkat kompetisi. Adanya fitur pertemanan di Strava juga membantu pengguna bisa membangun kebersamaan dan konektivitas.
โSebagai kelompok dengan pertumbuhan tercepat di Strava, kami melihat Gen Z mencari pengalaman nyata, bukan waktu layar yang lebih panjang. Mereka sedang membentuk ulang tatanan hidup, dan kami berkomitmen membangun platform untuk menjaga para pengguna tetap terhubung dan bergerak bersama di masa mendatang,โ ujar Michael Martin, CEO Strava.
Konektivitas di layanan menunjukkan peningkatan dengan adanya 14 miliar kudos dibagikan. Interaksi semacam itu turut membantu setiap orang yang terhubung untuk terus meningkatkan catatan performa dan membagikannya dengan mutual mereka.
Baca juga: Strava Gugat Garmin Terkait Paten, Menuntut Stop Penjualan Hampir Semua Perangkat
Laporan Strava Year in Sport Trendย
ย
Dari sepatu lari hingga perangkatย wearable, setiap kategori perlengkapan olahraga memiliki produk yang menonjol di 2025. Tahun ini, lebih banyak pengguna merekam latihan mereka melaluiย smartphone, sementara sepatu lari yang berbeda merebut posisi nomor satu untuk pertama kalinya.
Teknologi juga membantu atlet berlatih lebih cerdas di seluruh penjuru dunia, denganย Stravaย dan Runna memanfaatkan AI untuk meningkatkan performa. Fiturย Routesberbasis komunitasย Strava, yang menganalisis data rute populer untuk memberikan rekomendasi terpersonalisasi, terbukti sangat diminati, dengan rute baru muncul setiap 19 detik sepanjang tahun.
Meski ada banyak variasi data olahraga, namun lari masih menjadi yang paling populer, terutama di kalangan Gen Z. Data partisipasi race meningkat, dan sekitar 75% Gen Z menjadikan race atau event resmi sebagai motivasi kuat berolahraga.
Laporan ini juga mencatat tren positif dari level pemula yang membagikan data olahraganya hingga 26%, disusul level menengah 34%.ย Di antara para pelari, ada 86% yang mencatatkan rekor personal terbaik.
Kondisi tersebut membuat layanan ini optimis di tahun 2026 akan terjadi peningkatan โLebih dari setengah Gen Z berencana untuk lebih sering menggunakan layanan ini pada 2026, sementara sebagian besar dari mereka menyatakan bahwa penggunaan Instagram dan TikTok akan tetap sama atau justru berkurang,โ tambah Michael.
Aktivitas angkat beban juga mendapatkan peningkatan tren di tahun ini. Khususnya Gen Z yang mendapatkan persentase mencapai 61% dalam kegiatan angkat beban untuk membentuk tubuh. Sementara ragam aktivitas pun turut meningkat hingga mencapai 54% pengguna aktif yang mencatatkan lebih dari satu jenis olahraga.
Fakta Pengguna Strava

- Lari tetap menjadi olahraga paling populer diย Strava, dengan partisipasiย raceย yang meningkat. Dibanding Gen X, Gen Z 75% lebih sering menjadikanย raceย atauย eventย sebagai motivasi utama berolahraga.
- Pemula ikut bergabung dan mencatat rekor pribadi mereka. Data Runna menunjukkan mayoritas pengguna masih berada di level pelari pemula (26%) dan menengah (34%). Tahun ini, 86% dari mereka berhasil mencetak rekor personal terbaik.
-
Latihan beban makin digemari Gen Z dan perempuan. Gen Z tercatat dua kali lebih mungkin daripada Gen X untuk menjadikan latihan beban sebagai olahraga utama. Tercatat, jumlah Gen Z yang berlatih angkat beban untuk membentuk tubuh 61% lebih banyak dibanding Gen X. Perempuan juga menunjukkan tren serupa. Dibanding laki-laki, para perempuan 21% lebih mungkin untuk merekam aktivitas Latihan Beban diย Stravaย pada 2025.
-
Ragam aktivitas semakin meluas. Lebih dari 54% penggunaย Stravaย kini mencatat lebih dari satu jenis olahraga, termasuk berjalan kaki yang menempati posisi kedua sebagai aktivitas yang paling banyak direkam. Namun, memulai olahraga baru tetap menjadi tantangan tersendiri. Gen Z dua kali lebih berpeluang dibandingkan Gen X untuk merasa canggung saat mencoba olahraga baru, seperti, ski danย snowboarding.
- 30% Gen Z berencana meningkatkan pengeluaran untuk menjaga kebugaran pada 2026. Selain itu, 63% lebih tinggi Gen Z dibandingkan Gen X yang mengatakan bahwa perangkatย wearableย adalah investasi kebugaran terbesar di 2025.
-
Prioritas Gen Z soal kencan (dan pengeluaran) sangat jelas. Sebanyak 64% lebih memilih mengalokasikan uang untuk membeli perlengkapan olahraga dibanding untuk berkencan, dan 39% lebih tinggi Gen Z dibandingkan Gen X yang melakukannya untuk bertemu orang dengan minat serupa. Saat ditanya mengenai aktivitas olahraga untukย ย kencan pertama, 46% responden menjawab โboleh bangetโ, sementara 31% memilih โtidak sama sekaliโ.
-
Jumlah Klub baru diย Stravaย hampir naik empat kali lipat pada 2025, sehingga totalnya mencapai 1 juta klub. Klubย hikingย tumbuh paling pesat (5,8x), disusul klub lari (3,5x). Aktivitas yang diorganisir klub juga naik 1,5x dari tahun sebelumnya, memperkuat peralihan komunitas daring ke pertemuan langsung.
- Bagi Gen Z, olahraga saat liburan bukanlah pilihan, melainkan bagian dari perjalanan. Sebanyak 23% lebih tinggi Gen Z dibandingkan Gen X yang menganggap aktivitas fisik saat liburan adalah hal yang wajib. Saat ditanya mengenai filosofi olahraga liburan yang paling populer, 30% responden menjawab โlari, berjemur dan ngemilโ.
-
Mereka yang aktif cenderung memilih destinasi liburan di dekat rumah. Para responden 22% lebih mungkin memilih liburan domestik dibanding internasional pada 2025, kecuali wisatawan Inggris dan Jerman yang tetap mengejar petualangan di luar negeri.
-
Alasan utama bepergian adalah mengejar salju dan puncak gunung. Para responden paling sering melakukan perjalanan untuk olahraga musim dingin (65%), disusulย hiking (58%) dan olahraga air (48%).
ย
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




