Loud resmi menjadi juara Valorant Champions 2026 setelah mengalahkan Team Vitality dengan skor 3-1 dalam laga Grand Final berlangsung di Mercedes-Benz Arena, Shanghai, China, pada Minggu, 18 Oktober 2026.
Kemenangan tersebut membawa Loud mencetak sejara, di mana tim esports asal Brasil itu menjadi tim pertama di dunia yang mampu menjuarai Valorant Champions dua kali, setelah sebelumnya mengangkat trofi dunia pada 2022 di Istanbul.
Baca Juga: Klasemen Akhir MPL ID S18: TLID Puncaki Regular Season, Ini Bracket Playoff
Selain trofi juara dunia Valorant tahun ini, Loud juga membawa pulang hadiah utama USD 1 juta atau sekitar Rp 16,5 miliar. Sementara itu, Team Vitality sebagai runner-up mendapatkan USD 400 ribu dari total prize pool USD 2,25 juta.
Loud Kalahkan Team Vitality 3-1
Diperkuat tkzin, erde, lukxo, Darker, dan DaviH, tim esports asal Brasil ini membuka grand final dengan kemenangan tipis 13-11 di map Summit. Team Vitality kemudian memberikan respons pada Lotus dan menyamakan kedudukan melalui kemenangan 13-8.
Momentum duel berubah pada map ketiga. Loud mendominasi Sunset dengan skor 13-5, membuat Vitality berada dalam tekanan sebelum akhirnya memaku map Haven.
Pertarungan di final Valorant Champions 2026 terjadi pada map keempat, di mana duel kedua tim berlangsung lebih ketat dan sengit. Namun, Loud mampu menjaga keunggulan dan menutup laga di map Haven 13-10 untuk memastikan kemenangan dengan 3-1.

Pertemuan di grand final bukan duel pertama kedua tim sepanjang turnamen. Vitality sebelumnya mengalahkan tkzin dkk dengan skor 2-0 pada fase grup dan melaju sebagai pemuncak Grup B.
Loud membalasnya di Upper Bracket Final melalui kemenangan 2-1. Vitality kemudian menundukkan 100 Thieves 3-1 pada Lower Bracket Final untuk mendapatkan kesempatan menghadapi Loud sekali lagi.
Perjalanan Loud Menuju Gelar Dunia Kedua Valorant Champions 2026
Perjalanan Loud di Valorant Champions 2026 tidak selalu mulus. Setelah mengawali fase grup dengan kemenangan 2-0 atas EDward Gaming, mereka kalah dari Vitality dan harus melewati laga penentuan melawan Global Esports.
Loud menyapu Global Esports 2-0 untuk mengamankan tiket playoff. Performa mereka terus meningkat ketika memasuki fase gugur. Paper Rex menjadi korban pertama dengan skor 2-0 pada Upper Bracket Quarterfinal.
Loud kemudian menyingkirkan juara bertahan NRG 2-1, sebelum membalas kekalahan dari Vitality dengan skor serupa pada Upper Bracket Final.

Rangkaian tersebut membuat lukxo dkk mengakhiri turnamen dengan enam kemenangan dan hanya satu kekalahan. Gelar 2026 terasa semakin penting karena diraih oleh susunan pemain yang sepenuhnya berbeda dari roster juara 2022.
Roster LOUD di Valorant Champions 2026 diperkuat oleh Lucca “lukxo” Travaioli, Juan “Darker” Castro, Roberto “erde” Lobos, David “DaviH” Cruz, dan Enzo “tkzin” Zimiani.
Loud Buka Babak Baru Valorant
Gelar di Shanghai menempatkan Loud sebagai organisasi tersukses dalam sejarah Valorant Champions. Sebelum kemenangan ini, lima edisi turnamen dunia menghasilkan lima juara berbeda.
Loud memutus pola tersebut dengan merebut gelar kedua dalam rentang empat tahun. Lebih menarik lagi, pencapaian itu datang melalui generasi pemain baru yang belum pernah mengangkat trofi Valorant Champions sebelumnya.
Vitality memang gagal membawa pulang gelar pertama untuk organisasinya. Namun, perjalanan hingga grand final tetap menjadi pencapaian terbaik mereka di panggung dunia Valorant.
Bagi LOUD, kemenangan di Valorant Champions 2026 ini bukan sekadar mengulang keberhasilan 2022. Mereka membuktikan sebuah organisasi dapat kembali menjadi juara dunia melalui roster dan era yang sepenuhnya berbeda.
Riot Games Perkenalkan Hush, Agen Baru di Valorant

Riot Games telah memperkenalkan Agent Valorant ke-31, Hush, seorang Duelist terbaru bergabung dalam daftar karakter. Pihak pengembang memberikan tampilan resmi perdana sosok ini melalui sebuah trailer sinematik yang ditayangkan setelah Upacara Pembukaan Grand Final Champions Shanghai.
Membawa “gaya dan kepribadian yang khas” ke dalam permainan, Hush tampil dengan rambut putih panjang yang memiliki sentuhan warna merah muda dan ungu, serta mata berwarna merah muda yang bersinar. Ia mengenakan pakaian serba hitam, dikelilingi oleh pecahan-pecahan geometris berwarna merah muda yang berpendar.
Dengan kehadirannya, jumlah Agent dalam permainan kini bertambah menjadi 30, dengan sembilan di antaranya merupakan role Duelist. Sementara itu, Agent 8 hingga saat ini masih belum diketahui keberadaannya, bahkan dalam narasi (lore) Valorant sekalipun.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

