Jakarta, Gizmologi – Tiktok diisukan akan segera diblokir di AS, dan netizen Amerika Serikat pada akhirnya beralih ke RedNote. Masyarakat AS berharap bahwa aplikasi tersebut bisa menggantikan TikTok sepenuhnya, dan menganggap bahwa RedNote bisa menjadi aplikasi untuk menuangkan ide kreatif dalam bersosial media, layaknya TikTok. Xiaohungshu merupakan nama Tiongkok dan sudah menjadi nama resmi sejak pertama kali diperkenalkan, yakni pada 2013.
Dikabarkan juga, pada 19 Januari 2025 mendatang, TikTok di AS akan segera diblokir dan semua penggunanya tidak bisa mengakses aplikasi tersebut, selama mereka berada di kawasan Amerika Serikat. Maka dari itu, masyarakat AS pada akhirnya melihat RedNote sebagai pengganti yang cukup tepat, jika memang TikTok berhasil diblokir oleh pemerintah setempat.
Mengutip dari TechCrunch, sudah terdapat segelintir kreator mulai mempromosikan dan mengajak para followers-nya untuk bergabung menggunakan RedNote. Secara sederhana, Xiaohungshu merupakan sebuah aplikasi yang mirip dengan TikTok, keduanya juga menampilkan video pendek dan para kreator berusaha untuk membuat video yang menghibur, sehingga para pengguna di AS melihat Xiaohungshu atau RedNote menjadi pilihan yang tepat.
Pada era COVID-19, RedNote sudah didominasi oleh para pengguna asal Tiongkok, dan sekarang mereka mendapatkan lonjakan yang sangat signifikan, karena mereka sekarang sudah memiliki 300 juta pengguna aktif. Kemudian, mereka memiliki 79% wanita sebagai pengguna aktif. Tidak daim seperti itu, beredar kabar mengatakan bahwa aplikasi tersebut kini menjadi aplikasi nomor satu di Amerika Serikat.
Baca Juga: Pererat Pasar Gaming di 2025, realme dan RRQ Jalin Kerja Sama
Hambatan Saat Melakukan Migrasi dari TikTok ke RedNote

Walau sebagian besar netizen Amerika Serikat setuju untuk melakukan migrasi atau berpindah ke RedNote, tetapi mereka mengalami sedikit masalah dan tidak berjalan dengan mulus. Mengutip dari berbagai sumber mengatakan bahwa saat mereka mengunggah karya video yang mereka unggah justru hilang dengan sendirinya.
Kemudian, salah satu kreator bernama Bethenny Frankel mengaku bahwa dirinya terkena beberapa pelanggaran dan tidak bisa mengakses aplikasi tersebut untuk sementara waktu. JIka melihat dari laporan-laporan yang dinyatakan oleh para pengguna TikTok, kabarnya hal ini bisa terjadi karena adanya beberapa alasan.
Alasan pertama adanya video yang diunggah dengan menggunakan watermark dari TikTok, dan itulah yang menjadi penyebab utama mereka mendapatkan pelanggaran dan tidak mengakses aplikasi Xiaohungshu. Selain itu, ada juga pengguna yang ingin melakukan verifikasi, tetapi pengguna tersebut menggunakan HP yang berlokasi di AS. Kabarnya, pengguna tersebut tidak mendapatkan kode OTP untuk mengaktifkan aplikasi tersebut.
TechCrunch juga mengatakan bahwa sudah banyak pengguna yang melakukan pendaftaran secara berulang. Hanya saja, masalah tersebut tidak kunjung terselesaikan. Saya pribadi bisa tekankan bahwa Community Guidelines yang diterapkan oleh RedNote sangat ketat. Maka dari itu, para pengguna akan sangat sulit dalam mendaftarkan dirinya dan mendapatkan akun RedNote.
Apakah RedNote Bisa Menjadi Penerus TikTok?
Meski menghadapi banyak tantangan, Xiaohungshu memiliki peluang besar untuk menggantikan TikTok di Amerika Serikat. Dengan basis pengguna yang terus berkembang dan fitur-fitur yang kompetitif, aplikasi ini bisa menjadi pilihan utama bagi kreator konten yang ingin tetap eksis di dunia media sosial.
Namun, keberhasilan Xiaohungshu akan sangat bergantung pada kemampuannya untuk beradaptasi dengan kebutuhan pengguna internasional. Jika mereka mampu mengatasi masalah teknis dan membangun komunitas yang inklusif, bukan tidak mungkin RedNote akan menjadi platform yang lebih besar dari TikTok.
Di sisi lain, para kreator juga harus lebih bijak dalam menggunakan platform baru ini. Dengan mematuhi aturan yang ada dan menyesuaikan konten mereka, para kreator dapat membantu menciptakan ekosistem yang sehat dan mendukung pertumbuhan RedNote sebagai aplikasi media sosial global.
Kesimpulannya, meski perjalanan Xiaohungshudi Amerika Serikat masih penuh dengan tantangan, aplikasi ini tetap menjadi harapan baru bagi para pengguna TikTok yang membutuhkan platform pengganti. Jika semua masalah teknis dan hambatan dapat diatasi, RedNote memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin baru di dunia media sosial. Melihat dari fenomena ini, aplikasi ini bisa saja menjadi pengganti Tiktok jika memang aplikasi tersebut memang terblokir.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




