California, Gizmologi โ Menjadi yang pertama di dunia, mobil terbang listrik Model A buatan Alef Aeronatics baru saja mendapatkan izin mengudara dari Federal Aviation Administration (FAA). Tampaknya kita semakin dekat dengan transportasi masa depan.
Hanya saja, meskipun sudah mengantongi Sertifikasi Kelaikan Udara Khusus dari FAA, mobil tersebut mengudara hanya untuk kawasan tertentu saja. Bahkan dalam perkembangannya, pihak otoritas penerbangan di Amerika Serikat tersebut telah membuat regulasi mengenai batasan lokasi dan tujuan untuk mobil terbang.
Menjadi mobil terbang pertama yang mendapatkan izin secara resmi dari FAA, tentu saja membanggakan Jim Dukhovny, CEO Alef Aeronatics. Menurutnya dengan dikeluarkannya izin tersebut memungkinkan pihaknya bergerak lebih dekat untuk menghadirkan perjalanan yang ramah lingkungan kepada banyak orang.
โIni adalah satu langkah kecil untuk pesawat, satu langkah besar untuk mobil,โ demikian ujarnya seperti dikutip Gizmologi dari Hypebeast, Senin (3/7/2023).
Secara teknis, mobil tersebut berjalan seperti halnya mobil konvensional. Namun, ketika terjebak kemacetan lalu lintas, mobil tersebut bisa diajak terbang. Alef Aeronatics mengklaim, mobil terbang buatannya dirancang sesuai dengan infrastruktur perkotaan yang ada untuk mengemudi dan parkir.
Jika dikendarai, mobil ini bisa menampung sebanyak 2 orang penumpang termasuk supir. Sebagai tahap awal, kemampuannya berjalan di aspal bisa sejauh 321 km dan terbang di atas udara hingga 117 km.
Harga Mobil Terbang Alef Aeronatics
Dengan teknologi yang terbilang pelopor, sudah bisa ditebak jika harga mobil buatan Alef Aeronatics ini dibanderol dengan harga yang tidak murah. Ya, untuk satu unitnya seharga US$300 ribu atau sekitar Rp4,5 miliar.

Meskipun harga yang ditetapkan perusahaan yang dibekingi SpaceX-nya Elon Musk ini terbilang mahal, namun sudah banyak peminatnya. Diklaim, saat ini sudah ada 440 orang yang sudah berminat untuk meminangnya.
Jika kamu berminat untuk membelinya, persiapkan dulu kocek sebesar US$150 sebagai deposit untuk antri secara reguler. Jika ingin mendapatkan prioritas, harus bayar 10 kali lipatnya alias U$1.500.
Baca juga: Volkswagen โNgebetโ Ingin Mobil Listriknya Ditenagai HarmonyOS dari Huawei
Lalu, kapan sih kira-kira mobil terbang ini bisa mengudara secara massal? Menurut Dukhovny, setidaknya pada 2025.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



