Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Sambut Ramadhan 1438H, Begini Kesiapan Jaringan Operator Seluler

0 1.955

Besok (27/05), memasuki tanggal 1 Ramadhan 1438H, umat Islam di seluruh dunia memulai ibadah puasa. Khususnya di Indonesia, Ramadhan adalah momen istimewa tak hanya bagi kaum muslimin, namun juga pelaku industri, termasuk operator seluler. Di bulan Mei ini, mereka diwajibkan untuk melakukan uji jaringan. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kualitas dan memastikan layanan telekomunikasi tetap lancar di bulan suci tersebut.

Kegiatan tersebut dikoordinasikan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) bersama Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) dan seluruh operator seluler (Telkomsel, Indosat, XL, H3I, SmartFren, SmartTel, Sampoerna Telekom).

Mereka melakukan apel kesiapan Bidang Telekomunikasi dan Penyiaran dalam memastikan performansi jaringan telekomunikasi dan kesiapan penyiaran. Khususnya untuk mengatasi peningkatan dan pergerakan trafik saat mudik lebaran dan arus balik lebaran 2017 termasuk kesiapan Pos dan dukungan kompomen masyarakat terkait seperti ORARI dan RAPI.

Antisipasi Operator Sambut Ramadhan 1438H

1. Telkomsel

Operator seluler anak perusahaan Telkom dan SingTel ini secara total telah menempuh jarak sejauh kurang lebih 11.000 km di uji jaringan tahun ini. Di sisi lain dengan telah beroperasinya layanan 4G LTE Telkomsel di hampir 500 ibukota kabupaten. Gizmologi ikut ambil bagian dalam uji jaringan tersebut dengan rute jalur mudik Surabaya – Malang.

Telkomsel memprediksi akan terjadi lonjakan trafik komunikasi pada layanan data di daerah jalur mudik dan tujuan wisata jika dibandingkan dengan trafik di hari biasa. Lonjakan trafik pada layanan data berkisar antara 20% sampai dengan 25% menembus 5809 Tera Byte. Sementara layanan suara diprediksi mengalami penurunan berkisar antara -3% sampai dengan -6% mencapai 1.37 milliar menit, dan SMS berkisar antara -1% sampai dengan -3% mencapai 720 juta SMS.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Telkomsel melakukan serangkaian kegiatan optimalisasi jaringan, seperti menjaga ketersediaan VLR (Visitor Location Register) atau kecukupan kapasitas daya tampung pelanggan. Di sepanjang jalur utama mudik di Pulau Jawa dan Sumatera telah disediakan kelonggaran sebesar 35% – 60%, seperti Jawa Barat sebesar 38%, Jawa Tengah sebesar 48%, dan Jawa Timur sebesar 57% dan Sumatera Selatan sebesar 58%.

Telkomsel juga telah mengidentifikasi sebanyak 838 hotspot atau POI (Point of Interest) yang meliputi Bandar Udara, Terminal Bus, Stasiun Kereta, Dermaga, Rumah Sakit, Area Padat Populasi, Pasar Tradisional, dan Mal, dimana lokasi-lokasi tersebut diprediksi akan mengalami lonjakan komunikasi yang cukup tinggi di masa Ramadhan dan Lebaran. Sebanyak 65 titik masuk dalam kategori Digital POI yaitu POI dengan lokasi-lokasi dimana pelanggan mendapatkan layanan produk digital lifestyle, TCASH dan device 2G trade-in dan menjadi prioritas utama dari sisi pengamanan jaringan sehingga pelanggan dapat nyaman mengakses layanan data yang digunakan untuk aplikasi video, musik dan games.

Telkomsel menyiapkan titik layanan pada 312 Jalur Mudik dan 526 Lokasi Wisata. Untuk memaksimalkan kapasitas di lokasi-lokasi tersebut, Telkomsel menyiagakan sebanyak 89 unit COMBAT (Compact Mobile Base Station) untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan dalam mengakses layanan data.

Selain itu, sepanjang tahun Telkomsel terus menggelar pembangunan BTS di berbagai daerah di Indonesia yang diharapkan juga akan mendukung primanya jaringan selama masa Ramadhan dan Lebaran. Pada periode Lebaran pelanggan Telkomsel akan dilayani oleh 140.000 BTS di berbagai penjuru negeri, dimana lebih dari 60% diantaranya merupakan BTS broadband (3G dan 4G) yang mampu melayani bandwidth Internet sebesar 1687 Gbps (Giga bit per second).

Di sisi pelayanan, Telkomsel menghadirkan posko mudik dan titik layanan di lokasi-lokasi POI yang telah teridentifikasi agar kebutuhan komunikasi pelanggan tetap terjaga. Selain itu seluruh channel pelayanan existing Telkomsel juga diharapkan dapat berfungsi maksimal selama Ramadhan 1438H dan Lebaran, diantaranya 84 GraPARI Telkomsel Siaga dan 346 GraPARI Mitra Siaga, 487 Mobile GraPARI, 81 unit layanan digital self-service MyGraPARI, dan 359 Branch Office Mitra Distributor (TDC). Pada saat yang bersamaan, mitra distributor Telkomsel juga turut siaga menjaga ketersediaan produk kartu perdana dan voucher isi ulang (mkios) melalui 3779 Outlet Siaga.

Indosat Ooredoo

Operator anak perusahaan Ooredoo (Qatar Telecom) ini menyatakan kesiapan jaringannya dalam melayani kebutuhan komunikasi pelanggan selama masa Ramadhan 1438H dan Lebaran baik untuk data, telpon, maupun SMS. Selain meningkatkan kapasitas jaringan, Indosat Ooredoo juga melakukan pemantauan jaringan telekomunikasi secara nasional melalui Indosat Ooredoo Network Operation Center (i-NOC) yang beroperasi 24 jam dalam 7 hari. Mendekati hari H Lebaran, perusahaan akan mengaktifkan Command Center yang melakukan pemantauan kualitas jaringan secara lebih intensif untuk menjaga kenyamanan pelanggan berkomunikasi dengan sanak keluarga.

Indosat Ooredoo memprediksi kenaikan trafik telekomunikasi selama Ramadhan 1438H dan Lebaran 2017 untuk layanan data akan meningkat 69% dibandingkan trafik reguler harian seiring dengan meningkatnya tren penggunaan media sosial. Layanan telpon diprediksi meningkat 8% dibandingkan puncak trafik saat Lebaran tahun lalu. Sementara itu, trafik SMS diprediksi turun 4% dari penggunaan reguler harian.

Menghadapi masa-masa peningkatan trafik telekomunikasi selama Ramadhan dan Lebaran 2017, kapasitas jaringan Indosat Ooredoo telah ditingkatkan antara lain 7.344 Terabyte/hari untuk kapasitas data, trafik suara menjadi 37,5 juta Erlang/hari, dan untuk SMS kapasitas ditingkatkan menjadi 1,9 Miliar SMS/hari. Peningkatan kapasitas ini disiapkan untuk 85,7 juta pelanggan Indosat Ooredoo yang didukung dengan total 56.483 BTS secara nasional.

Indosat Ooredoo juga melakukan uji kesiapan jaringan baik itu secara mandiri maupun bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika RI di sepanjang jalur dan kota tujuan mudik untuk memastikan kondisi jaringan siap terhadap potensi lonjakan trafik.

Selain kesiapan kapasitas jaringan, Indosat Ooredoo juga memastikan jaringan selama Ramadhan dan Mudik Lebaran dalam performansi prima yang dipantau dan dikendalikan dari Indosat Ooredoo Network Operation Center (i-NOC) sebagai Command Centre.

Command Center akan beroperasi beberapa hari sebelum dan sesudah masa Mudik Lebaran untuk mengidentifikasi secara proaktif melalui tim Performance Monitoring bahkan sebelum sebuah gangguan berimbas bagi pelanggan, dan secara reaktif melalui tim Customer Service sehingga bila ada kendala dapat diselesaikan sesegera mungkin.

Satu lagi fasilitas yang akan dioptimalkan yaitu Indosat Ooredoo Service Operation Center (ISOC) untuk memantau kualitas layanan aplikasi yang biasa digunakan pelanggan seperti Youtube, Instagram, Whatsapp, Facebook, Spotify, Iflix, dan lain sebagainya. Melalui fasilitas ini, Indosat Ooredoo akan memastikan bahwa tidak hanya kestablian jaringan namun juga kualitas dari masing-masing aplikasi berada dalam kondisi yang baik untuk mendukung aktivitas mudik dan liburan pelanggan.

XL Axiata

Senada dengan operator Telkomsel dan Indosat Ooredoo, XL Axiata juga telah menyiapkan jaringan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan selama Ramadhan 1438H dan Lebaran 2017. Serangkaian uji jaringan telah dilakukan di berbagai daerah, terutama di area-area yang selama ini mengalami kenaikan trafik saat Ramadhan 1438H dan libur panjang Lebaran. Uji jaringan ini sebagai antisipasi dini guna memastikan kemampuan jaringan milik XL Axiata dalam menghadapi kemungkinan kenaikan trafik semua jenis layanan. Untuk menjamin kualitas jaringan dan layanan, XL Axiata akan meningkatkan kapasitas jaringan sebesar 2-3 kali lipat di beberapa lokasi mudik.

Uji jaringan ini sebagai antisipasi dini guna memastikan kemampuan jaringan milik XL Axiata dalam menghadapi kemungkinan kenaikan trafik semua jenis layanan. Untuk menjamin kualitas jaringan dan layanan, XL Axiata akan meningkatkan kapasitas jaringan sebesar 2-3 kali lipat di beberapa lokasi mudik.

XL Axiata akan meningkatkan kapasitas jaringan hingga 2-3 kali lipat di beberapa lokasi mudik dibanding hari-hari biasa. Secara khusus, mereka juga akan memanfaatkan teknologi MME dan MSS in Pool di jaringan core yang akan memudahkan untuk mengalihkan kapasitas dari area yang kelebihan kapasitas ke area yang memerlukan tambahan kapasitas.

Uji jaringan yang telah dilakukan oleh tim XL Axiata secara mandiri antara lain telah dilakukan pada jalur kereta utara dan selatan Jakarta – Surabaya, jalan tol pantai utara Jawa, jalan lintas selatan Jawa, lintas utara dan selatan Maduara, lintas barat, tengah dan selatan Sumatera, Lintas Balikpapan – Samarinda, Lintas Banjarmasin – Palangkaraya, Banjarmasin – Barabai, Lintas Pontianak – Singkawang, dan Gilimanuk – Denpasar – Padang Bai. Saat ini tim jaringan XL Axiata juga masih terus melakukan persiapan yang diperlukan di berbagai wilayah.

Uji jaringan sesuai standar yang disarankan oleh pemerintah dilakukan dengan cara melakukan drive test dan customer experience test. Perangkat yang dipakai antara lain adalah TEMS (test mobile system) untuk drive test, dan smartphone untuk customer experience test. Dalam uji jaringan ini, kendaraan yang dipergunakan berjalan dalam kecepatan normal.

Penyediaan jaringan yang berkualitas untuk layanan XL Axiata juga menyesuaikan dengan kondisi jalur transportasi utama, baik di Jawa maupun di pulau lain. XL Axiata akan melakukan penguatan jaringan terutama di lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi titik-titik kepadatan masyarakat, baik dalam rangka mudik/pulang kampung atau berlibur di berbagai daerah di Indonesia. Lokasi-lokasi tersebut antara lain destinasi wisata populer, pusat keramaian seperti pusat perbelanjaan, fasilitas transportasi seperti bandar udara, terminal bus, stasiun kereta, juga pelabuhan laut. Tidak lupa, tim XL Axiata juga akan siaga di jalur utama pulang kampung di berbagai daerah, terutama di sepanjang jalur Pantai Utara Jawa dan jalur Selatan yang rawan dengan kemacetan.

Catatan:

Untuk operator lainnya seperti Smartfren, Tri, dan lainnya, kami belum memperoleh data kesiapan jaringan masing-masing. Kami akan mengupdate begitu mendapatkannya.