Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Tokopedia Ungkap Kiprah 11 Tahun Maksimalkan Teknologi untuk Dorong UMKM

2 415

Bertepatan dengan HUT ke-75 RI, Tokopedia telah memasuki usia 11 tahun. Meski tidak bisa menggelar perayaan besar-besaran secara tatap muka, karena masih dalam suasana pandemi, Tokopedia menggantinya dengan mengadakan event virtual.

Perusahaan e-commerce yang berstatus unicorn tersebut mengadakan acara Tokopedia Play Festival yang disiarkan secara langsung mulai pukul 11.00-21.00 WIB melalui aplikasi Tokopedia Play dengan menghadirkan berbagai talkshow inspiratif dan charity concert.

Sebagai informasi, Tokopedia sekarang memiliki terdiri dari lebih dari 8,6 juta penjual yang 94%nya berskala ultra mikro. Platfrom Tokopedia dikunjungi lebih dari 90 juta masyarakat per bulan dan menjangkau 98% kecamatan di Indonesia.

Baca juga: Menguak “Dapur” Teknologi Infrastruktur yang Jadi Andalan Tokopedia

Tokopedia Play Fest Hadirkan Retno Marsudi dan Sri Mulyani

Acara Tokopedia Play dibuka dengan talkshow dengan host Andy F. Noya yang menggali cerita inspiratif dari sosok menteri wanita tangguh yakni Sri Mulyani, Menteri Keuangan Republik Indonesia, dan Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia. Di ajang tersebut, Retno Marsudi, memberikan semangat bagi masyarakat untuk tetap optimis di tengah pandemi.

“Situasi yang kita hadapi saat ini bukan situasi yang mudah, namun kita tidak boleh menyerah dan harus tetap optimis. Jangan pernah kendorkan optimisme dan persatuan kita sebagai bangsa. Mari bersama-sama menyebarkan energi positif dalam semangat gotong royong. Generasi muda pasti bisa,” ujar Retno.

Sementara itu Sri Mulyani, mengatakan, dalam menghadapi kondisi pandemi, langkah-langkah yang dilakukan oleh pemerintah tentu yang pertama di bidang kesehatan, kemudian turut melakukan bantuan sosial sekaligus memberikan banyak sekali dukungan bagi para pelaku usaha lokal di Indonesia agar mereka dapat terus bertahan dan tetap berkarya. “Hal ini merupakan langkah penting yang harus terus kita upayakan demi membangkitkan sisi ekonomi sosial Indonesia dengan tetap semangat,” kata Sri Mulyani.

Tokopedia START Summit Extension

Masih dalam rangkaian Tokopedia Play Fest, salah satu segmen acaranya adalah Start Summit Extention yang mengusung tema ‘Shift in Indonesia’s Technology Landscape’. Sesi talk show ini menghadirkan sejumlah pakar teknologi Tokopedia, termasuk salah satu pendirinya yaitu Leontinus Alpha Edison. Mereka menceritakan proses adaptasi Tokopedia dalam menghadapi perkembangan industri teknologi yang sangat dinamis, termasuk inovasi digital yang dihadirkan sepanjang 11 tahun berdirinya Tokopedia.

Seluruh inisiatif digital yang dipaparkan oleh para pembicara berkaitan dengan komitmen untuk mempermudah masyarakat, khususnya UMKM lokal, dalam mengembangkan bisnis daring.

Leontinus Alpha Edison, Co-Founder & Vice Chairman Tokopedia, menceritakan ihwal dirintisnya Tokopedia. Baik dirinya maupun pendiri lainnya, yakni William Tanuwijaya, adalah sama-sama orang daerah. Leontinus berasal dari Pontianak, sedangkan William kelahiran Pematang Siantar.

Hal ini bermula dari keresahannya belasan tahun silam, yang melihat infrastruktur teknologi di Indonesia belum merata sehingga akses masyaraat yang tinggal jauh dari kota besar menjadi terbatas terhadap internet. Masyarakat yang tinggal di kota kecil dan pedalaman harus pindah ke kotab esar untuk mendapat kesempatan dan peluang yang lebih besar. Demikian juga akses terhadap produk dan layanan atau jual beli barang, di mana tidak jarang masyarakat di daerah harus membayar lebih dibandingkan yang di kota besar.

“Oleh karena itu kami mendirikan Tokopedia dengan visi untuk membangun platform di mana semua orang bisa memulai apa saja, agar bisa terjadi pemerataan, kesempataan yang sama,” ujar Leon.

Dari masa ke masa, seiring dengan Tokopedia yang semakin besar dan kebutuhan pengguna juga terus berkembang, terjadi perubahan dari sisi bisnis. Karena itu, mereka terus memberikan inovasi lewat model dengan menghadirkan layanan lain seperti di bidang pembayaran dan layanan fintech.

“Pada awalnya Tokopedia adalah C2C (customer to customer) marketplace, tapi sekarang jauh lebih berkembang untuk terus menghadirkan solusi dari berbagai masalah. Selain marketplace sekaran ada solusi finansial (fintech). Mereka juga butuh payment yang lebih cepat dan seamless. Muncul juga bisnis ketiga yakni logistik untuk distribusi barang yang lebih cepat dan murah,” ujar Leon.

Dari ketiga bisnis utama Tokopedia tersebut, menurutnya semua dibarengi inovasi di bidang teknologi. “Inovasinya apa? Misalnya di logistik menggunakan big data. Bagaimana memanfaatkan heatmap, bisa melihat yang paling banyak demand. Targetnya nanti 90-95% bisa pengiriman sameday, maksimal next day,” imbuhnya.

Komitmen Terhadap UMKM

Tokopedia komitmen jaga ekonomi Indonesia, meski pandemi melanda. Sejak awal Pandemi Covid-19 terjadi, semua perusahaan khawatir mereka tak mampu melanjutkan bisnis. Namun Tokopedia mengaku yakin dan mantap untuk terus maju di tengah pandemi. Bahkan mereka tetap berkomitmen untuk menjaga ekonomi Indonesia.

Hal ini diungkap oleh Leon yang mengisahkan di masa di awal pandemi, semua mengalami masa yang cukup berat, termasuk oleh Tokopedia. Namun piaknya tetap komitmen menjalankan visi misi.

“Kita memang dalam situasi yang tak terduga. Seumur-umur, baru menghadapi hal ini (Covid-19). Namun kita jangan kehilangan semangat. Ketika awal-awal pandemi, Tokopedia berkomitmen untuk mau jaga ekonomi Indonesia, Effort kita sudah cukup banyak ke arah situ. Saatnya sekarang tidak cuma jaga, tapi juga memulai lagi dengan semangat baru sehingga kita bisa restart semua ekonomi. Secara ekonomi kita bisa maju, lebih baik dari sebelumnya,” ujar Leon.

Apalagi penetrasi internet di Indonesia masih jauh dari 100 persen. Leon menyebut, saat ini penetrasi internet di Indonesia baru 64 persen. Itu artinya peluang masih banyak. Masih banyak warga Indonesia yang non-internet dan cash basic. Itu sebabnya Tokopedia tetap fokus pada visi misi perusahaan untuk membantu meningkatkan perekonomian Indonesia.

Leon sendiri yakin jika visi misi Tokopedia sudah semakin mendekati hasil, yakni memeratakan ekonomi di Indoensia. Saat ini, dijelaskannya, layanan Tokopedia sudah menjangkau 98 persen kecamatan di seluruh Indonesia. Tokopedia juga tercatat telah memiliki 86,5 persen merchant baru. Bahkan mereka telah menjangkau mitra-mitra usaha ultra-mikro atau di bawah UMKM.

Sementara itu Gilang Kusuma Jati, Engineering Manager Tokopedia, mengatakan bahwa saat ini sudah ada 8,6 juta penjual yang menjadi mitra Tokopedia. Platform e-commerce itu juga telah membuat fitur-fitur di dalam platform tersebut yang cukup reliable.

Fitur yang pertama kali diperkenalkan untuk mitra adalah Grosir, yang memungkinkan toko tak perlu pergi ke agen untuk stok barang. Metode pembayaran juga bisa COD. Warung pun dimungkinkan untuk menjual produk digital seperti pulsa, token listrik, voucher game, sampai berdonasi.

Selain itu, ada juga program-program reward yang melibatkan gerak aktif mitra Tokopedia. “Kir ingin membantu warung-warung mitra Tokopedia itu menjadi ‘Super Warung’ dengan program-program ini,” ujar Gilang. Untuk pengguna warung, ada aplikasi khusus bernama Mitra Tokopedia. Pemilik warung bisa mendownload dari AppStore ataupun PlayStore.

Terkait dengan pemanfaatan teknologi, Leon menambahkan, Tokopedia telah memiliki mimpi. Menurutnya, sejak awal, Tokopedia ingin membuat teknologi sebagai enabler. “Semua yang dilakukan Tokopedia harus didasari teknologi. Namun makin ke sini, makin berkembang lagi kebutuhannya. Akhirnya kami masuk ke tahap kedua, technology as innovator. Sampai akhirnya nanti mencapai tahap technology as revenue generator,” kata Leon.

Tiga poin penting inilah yang kemudian, kata Leon, dikembangkan menjadi 5 pilar di perusahaan ecommerce tersebut. Pertama adalah strengthen the core, yakni membuat Tokopedia menjadi sebaik mungkin sampai bertahun-tahun ke depan. Kedua adalah Focus on Customer. Kemudian Data Driven, lalu AI First, dan terakhir financially optimize. “Itulah yang terjadi saat ini dan mimpi kita lima sampai 10 tahun mendatang,” pungkas Leon.


Disclosure: Gizmologi adalah media partner dari Tokopedia Start Summit Extension