Jakarta, Gizmologi – Apple disebut tengah menyiapkan iPad entry-level generasi terbaru yang akan meluncur pada musim semi tahun ini. Informasi ini datang dari sumber di Jepang yang dikenal cukup konsisten soal bocoran produk Apple. Jika rumor ini akurat, iPad termurah Apple akan mendapatkan peningkatan penting di sektor performa, meski secara desain nyaris tidak berubah.
Model iPad entry-level saat ini sendiri terakhir diperkenalkan pada Maret tahun lalu. Perangkat tersebut mengandalkan chip A16 Bionic dengan RAM 6GB, yang pada masanya sudah cukup untuk kebutuhan harian. Namun, perkembangan ekosistem Apple, terutama kehadiran Apple Intelligence, membuat spesifikasi itu mulai terasa sebagai batas bawah.
Menariknya, Apple tampaknya memilih pendekatan aman. Alih-alih merombak desain atau menambah fitur baru yang mencolok, fokus pembaruan kali ini disebut hanya pada dapur pacu dan kapasitas memori. Strategi ini punya kelebihan, tapi juga menyisakan sejumlah catatan.
Baca Juga: Bocoran iPhone 18 Pro Max Ungkap Peningkatan Baterai, Bisa Sebesar 5.000mAh atau Lebih
Upgrade Performa Demi Apple Intelligence

Menurut bocoran, iPad entry-level terbaru akan ditenagai chip A18, prosesor yang pertama kali diperkenalkan di iPhone 16. Chip ini dipadukan dengan RAM 8GB, meningkat cukup signifikan dibanding generasi sebelumnya. Angka tersebut juga diyakini menjadi syarat minimum agar perangkat bisa menjalankan Apple Intelligence.
Dari sisi pengguna, peningkatan ini jelas menarik. A18 dan RAM 8GB membuka ruang untuk multitasking yang lebih stabil, performa grafis lebih baik, serta dukungan fitur AI on-device yang jadi fokus Apple ke depan. Untuk iPad murah, ini bisa menjadi lonjakan nilai yang cukup besar.
Namun, jika rumor ini benar, Apple terlihat sangat konservatif. Tidak ada indikasi peningkatan layar, kamera, baterai, atau fitur pendukung lain. Artinya, pengalaman penggunaan sehari-hari di luar performa kemungkinan akan terasa identik dengan model lama.
Aman untuk Apple Sebagai Peningkatan Lini Entry

Pendekatan “chip upgrade only” ini bisa dipahami dari sudut pandang Apple. iPad entry-level berfungsi sebagai pintu masuk ekosistem, dan Apple tampaknya ingin memastikan perangkat ini tetap relevan secara software untuk beberapa tahun ke depan, terutama di era AI.
Di sisi lain, pasar tablet kini semakin kompetitif. Banyak produsen Android menawarkan layar lebih baik, refresh rate tinggi, bahkan aksesori dalam paket penjualan di rentang harga serupa. Jika Apple tidak menyesuaikan harga atau menambah nilai lain, iPad baru ini berisiko terasa kurang agresif.
Pada akhirnya, iPad entry-level dengan A18 dan RAM 8GB berpotensi menjadi perangkat paling “future-proof” di kelasnya dari sisi software. Namun, tanpa inovasi lain, daya tariknya sangat bergantung pada harga dan seberapa besar pengguna benar-benar membutuhkan Apple Intelligence di tablet termurah Apple.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



