Seoul, Gizmologi – Tidak bisa dipungkiri jika smartphone flagship dari Samsung selalu ditunggu-tunggu, begitu juga pastinya Galaxy S24 series yang kabarnya akan diluncurkan awal tahun depan dengan dukungan berbagai teknologi artificial intelligence (AI) yang membuatnya semakin pintar.
Sebenarnya perangkat dengan fitur AI bukanlah hal yang baru. Namun apa yang dibawa Galaxy S24 series tampaknya akan menjadi pembeda dibandingkan smartphone Android lainnya.
Berdasarkan informasi yang dilansir Sammobile, Selasa (24/10/2023), Galaxy S24 series, seperti S24, S24+, dan S24 Ultra akan didukung dengan berbagai teknologi AI. Diklaim, teknologi ini lebih unggul dari apa yang ditawarkan Google Pixel 8 series.
Smartphone Galaxy S terbaru itu nantinya akan didukung teknologi ChatGPT dan Bard yang dimiliki Google. Dengan begitu, smartphone mampu membuat konten dan cerita berdasarkan keyword yang diinginkan pengguna.
Selain itu, Samsung juga menambahkan teknologi Generative AI untuk memperkuat fitur text-to-image, termasuk speech-to-text. Teknologi ini sendiri merupakan bawaan dari chipset Exynos 2400 yang akan digunakan seluruh model Galaxy S24.
Sumber lainnya juga menegaskan bahwa Bixby akan semakin mirip dengan manusia, di mana percakapannya semakin pintar dan natural. Hal ini tampaknya membuktikan bahwa fitur personal assistant tersebut memang dipersiapkan dipersiapkan Samsung untuk semakin besar dan pintar di kemudian hari.
Namun, semua kabar ini belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak Samsung. Begitu juga rumor yang menyebutkan bahwa vendor Korea Selatan ini akan menggelar peluncuran Galaxy S24 series pada Januari 2024 di San Fransisco, Amerika Serikat.
Spesifikasi Samsung Galaxy S4 Series
Tampaknya bocoran demi bocoran mengenai perangkat ini akan terus berdatangan. Setelah sebelumnya terungkap di benchmark Geekbench bahwa Galaxy S24 Ultra berjalan dengan chipset Snapdragon 8 Gen3 dan dukungan RAM 12GB.

Dengan nama SM-S928B, smartphone yang diklaim sebagai Galaxy S24 Ultra memiliki skor 2059 untuk single-core dan 4506 untuk multi-core yang diklaim lebih tinggi daripada perangkat yang sama dengan chipset Exynos 2400.
Dari benchmark tersebut, tampak jelas jika Samsung kembali menjalankan dualisme untuk penggunaan chipset pada perangkat Galaxy S terbaru, setelah sebelumnya hanya menggunakan chipset Snapdragon secara global.
Baca juga: Samsung Galaxy SmartTag 2 Punya Desain Baru
Kira-kira untuk pasar Indonesia nantinya kebagian model dengan chipset apa ya?
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




