Jakarta, Gizmologi – Setelah umumkan tanggal gelaran acara tahunan WWDC26 yang siap digelar Juni mendatang, Apple juga mengumumkan sesuatu yang cukup besar untuk pasar enterprise. Ya, solusi bisnis yang sebelumnya hadir dalam tiga nama berbeda, bakal dilebur menjadi sebuah layanan all-in-one bernama Apple Business. Bahkan layanan yang sebelumnya memerlukan biaya langganan bulanan, bakal diberikan secara gratis.
Ya, bila Gizmo friends belum familiar, Apple sebelumnya telah memiliki solusi bisnis yang tergolong komplit, namun terpisah dalam tiga nama berbeda; Apple Business Essentials untuk manajemen perangkat yang pas bagi bisnis skala kecil, Apple Business Manager untuk Kelola aplikasi dan alat penting bagi masing-masing anggota tim sebuah organisasi, dan Apple Business Connect untuk konfigurasi bagaimana sebuah brand tampil dalam platform digital seperti Apple Maps dan sejenisnya.
Lewat Apple Business, semua solusi di atas akan dilebur ke dalam satu nama layanan, lewat tampilan yang tentu dibuat lebih ringkas, termasuk opsi layanan yang juga siap ditambah pada musim panas nanti, hingga integrasi dengan AppleCare+. Susan Prescott, VP of Education and Enterprise Marketing, Apple mengatakan bila layanan ini menjadi lompatan besar dalam komitmennya selama puluhan tahun, untuk membantu perusahaan dalam berbagai ukuran memanfaatkan keandalan produk maupun layanan Apple demi menjalankan bisnisnya.
“Kami memadukan tawaran bisnis Apple yang paling andal ke dalam sebuah platform yang aman dan sederhana, menghadirkan fitur utama untuk organisasi di berbagai tahapan dan sektor, termasuk manajemen perangkat bawaan, alat kolaborasi, dan berbagai cara baru untuk menjangkau pelanggan baru. Kami tidak sabar untuk melihat bagaimana Apple Business akan membantu perusahaan menghabiskan lebih banyak waktu untuk fokus pada hal yang mereka sukai, serta menjalin hubungan yang lebih erat dengan komunitas mereka,” jelas Susan lewat rilis yang diterima Gizmologi (24/3).
Baca juga: Apple Developer Academy Kelima Resmi Dibuka, Berlokasi di Jakarta
Solusi Apple Business Dirancang Untuk Beragam Skala Bisnis

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Apple Business siap hadirkan solusi all-in-one dalam sebuah platform baru yang lebih ringkas. Yang terbilang menarik, layanan mobile device management (MDM) alias manajemen perangkat seluler bawaan yang sebelumnya merupakan layanan berlangganan alias berbayar, siap dihadirkan secara gratis. Memberikan kesempatan termasuk bagi usaha kecil yang tidak memiliki bagian khusus IT untuk melakukan pemantauan hingga konfigurasi lebih mudah.
Pada bagian ini, Apple Business siap memperkenalkan kemampuan baru “Blueprints”, memungkinkan penyiapan perangkat dengan pengaturan dan aplikasi yang sudah dikonfigurasi oleh administrator sebelumnya. Dengan begitu, produk Apple yang baru diberikan kepada tim, bisa langsung digunakan sesaat setelah keluar dari kotak kemasan. Apple Business juga siap berikan opsi penyimpanan iCloud per perangkat, serta dukungan AppleCare+ untuk bisnis—tentunya dengan tambahan biaya, termasuk layanan lain di luar hal-hal esensial seperti manajemen perangkat.

Lewat layanan Apple Business yang siap tersedia di lebih dari 200 negara maupun wilayah, Apple siap menjamin keamanan data perusahaan, termasuk privasi data karyawan. Apple juga berikan kemampuan integrasi dengan penyedia layanan identitas seperti Google Workspace dan Microsoft Entra ID, untuk pembuatan Akun Apple Terkelola baru. Aplikasi pendamping khusus juga dihadirkan untuk kemudahan distribusi aplikasi kepada karyawan atau tim, termasuk kemampuan melihat informasi kontak rekan hingga meminta dukungan tertentu.
Untuk aspek brand management, Apple Business juga menyediakan alat yang lengkap demi memungkinkan bisnis untuk menampilkan aset yang konsisten pada semua ekosistem layanan Apple, salah satunya seperti tampilan bisnis saat diakses lewat Apple Maps. Tim IT dan marketing bakal bisa berkolaborasi secara lebih mudah, dan Apple siap memberikan wawasan tambahan tentang bagaimana pelanggan menemukan bisnisnya lewat Apple Maps, hingga bagaimana mereka berinteraksi.
Data Organisasi Sebelumnya Otomatis Dimigrasi Pada 14 April

Selain dari yang sudah disebutkan di atas, Apple Business juga memberikan kemampuan untuk pengelolaan produktivitas seperti layanan email, kalender, hingga direktori terintegrasi, termasuk opsi untuk menggunakan nama domain sendiri atau membeli nama baru lewat Apple Business. Opsi ini dinilai dapat mempermudah pelaku usaha dalam memulai bisnis baru dengan identitas profesional, merampingkan operasi, hingga memudahkan karyawan untuk terhubung dengan kelompok pengguna.
Bila sebuah bisnis telah memanfaatkan layanan Apple Business Essentials sebelumnya, secara otomatis mereka tidak akan dikenakan biaya bulanan untuk pengelolaan perangkat setelah 14 April. Sementara data lainnya akan secara otomatis dimigrasi ke layanan Apple Business saat sudah tersedia atau diluncurkan. Sedikit catatan, aplikasi pendamping Apple Business bersama fitur email, kalender, dan direktori, akan membutuhkan perangkat dengan sistem operasi minimum iOS 26, iPadOS 26, atau macOS 26.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



