Jakarta, Gizmologi – Perusahaan rumput laut BANYU mendapatkan pendanaan awal senilai USD1,25 juta dari investor yang dipimpin oleh Intudo Ventures. Keberhasilan ini menjadi tonggak baru bagi perusahaan untuk dapat mempercepat misi pengembangan rumput laut sebagai sumber daya berkelanjutan.
Perusahaan ini mengembangkan ekosistem budidaya rumput laut yang efisien berbasis teknologi. Dengan keberhasilan mendapat pendanaan ini maka agenda perusahaan selanjutnya mengembangkan fasilitas produksi pembibitan, memperluas wilayah cakupan budidaya dan eskpor, dan mengembangkan metode bibit berkualitas tinggi. Sulawesi akan menjadi fokus ekspansi pertama, dengan rencana untuk menjangkau wilayah lain seperti Nusa Tenggara, Lampung, dan Maluku.
“Pendanaan ini membantu kami mempercepat misi kami untuk menjadikan rumput laut sebagai sumber daya berkelanjutan yang bernilai tinggi,” kata Dodon Yamin, CEO BANYU. Selain itu perusahaan juga dinahkodai oleh Anis Nur Aini (CSO), dan Anthony Kwik (Komisaris Utama) beserta tim yang berkomitmen meningkatkan daya saing industri Indonesia secara global.
Baca juga: Ini Fokus Utama Investasi AI Bagi Perusahaan di 2025
BANYU Merevolusi Industri Rumput Laut

Perusahaan BANYU didirikan pada Desember 2023. Kelahirannya memiliki tujuan merevolusi industri rumput laut Indonesia melalui penyediaan bibit berkualitas tinggi, penerapan teknik budidaya modern, dan upaya meningkatkan pendapatan stabil bagi petani lokal. Perusahaan ini juga berfokus pada pengembangan eksosistem budaya yang efisien dan berkelanjutan.
Metode bibit dari perusahaan dikatakan terbukti meningkatkan hasil panen hingga 20% lebih tinggi dibandingkan metode tradisional serta lebih adaptif terhadap berbagai kondisi perairan di Indonesia. Para petani mereka juga telah dilengkapi dengan protokol budidaya yang dikembangkan berdasarkan varietas rumput laut berdasarkan lokasi dan waktu.
Pada tahun 2025 ini, perusahaan menargetkan penyediaan bibit rumput laut berkualitas dan bekerja sama dengan 500 petani. BANYU juga akan memulai proses pengembangan produk turunan dari rumput laut seperti pakan dan bio-fertilizer khususnya pada bidang perkebunan. Selain itu, perusahaan juga melakukan studi kelayakan untuk kemungkinan penerapan corporate farming di sektor rumput laut.
Perusahaan menyediakan website resmi serta platform terbuka yang dapat digunakan bagi masyarakat yang ingin mengetahui sepak terjagnya lebih jauh. Masyarakat dapat berkunjung ke https://www.banyu.farm/ atau ikuti kami di LinkedIn untuk mengetahui lebih banyak tentang bagaimana BANYU mendukung transformasi industri rumput laut di Indonesia.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




