Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Raih Pendanaan Rp23,6 Miliar, Delman Berencana Bangun R&D Big Data di Surabaya

0 316

Pada hari Minggu kuturut Ayah ke kota, naik delman istimewa ku duduk di muka.

Lagu anak berjudul “Naik Delman” tersebut sangat populer. Namun kini Delman bukan hanya bermakna sebagai kendaraan tradisional yang menggunakan tenaga kuda. Adalah startup baru yang diberi nama Delman. Tidak ada hubungannya dengan transportasi, melainkan membantu pelaku bisnis membuat keputusan serta kebijakan bisnis melalui manajemen big data.

Solusi manajemen big data dapat membantu perusahaan untuk tentukan strategi bisnis yang tepat. Sebagai salah satu penyedia solusi tersebut, Delman baru saja mengumumkan jika telah menerima pendanaan tahap awal (seed funding) sebesar USD 1,6 juta atau senilai Rp23,6 miliar yang dipimpin oleh Intudo Ventures.

Investor lain yang juga terlibat adalah Prasetia Dwidharma Ventures serta Qlue Performa Indonesia. Kedepannya, Delman akan menggunakan pendanaan tersebut untuk lakukan ekspansi bisnis yang agresif dengan mengembangkan ekosistem manajemen big data. Ekosistem tersebut nantinya dapat digunakan klien untuk membuat prediksi dan keputusan bisnis.

Baca juga: Qlue: Big Data Beri Dampak Positif pada Layanan Publik & Korporasi

Raih Pendanaan, Delman Akan Bangun R&D Center di Surabaya

Surya Halim, Founder & CEO Delman, menjelaskan jika pendanaan tahap awal ini merupakan kerja sama strategis Delman dengan Intudo Ventures, Prasetia Dwidharma Ventures dan Qlue Performa Indonesia. Ekosistem manajemen big data akan dikembangkan secara end-to-end, mulai dari menggabungkan, membersihkan dan mengklasifikasi data hingga memvisualisasikan data dalam bentuk dashboard yang mudah dipahami. Delman juga akan membangun pusat pengembangan dan riset big data (R&D Center) yang berlokasi di Surabaya tahun ini.

Solusi manajemen big data Delman dapat membantu perusahaan untuk mempercepat proses integrasi data yang berasal dari berbagai sumber. Data tersebut akan diolah dan dianalisis untuk hasilkan insight terbaik, yang dapat digunakan oleh manajemen perusahaan dalam pengambilan keputusan.

Founding Partner Intudo Ventures, Eddy Chan mengatakan jika mereka telah bertemu dengan founding team Delman di Silicon Valley sejak 2017, dan melihat pertumbuhan mereka sebagai manajemen yang solid. “Delman mendukung perusahaan di Indonesia melalui solusi big data yang dikembangkan khusus untuk bisnis Indonesia, dengan tujuan akhir membantu end-user memperoleh hasil yang lebih baik. Kami akan terus mendukung mereka ke depannya.”

Delman Ingin Dorong Efisiensi Analisa Big Data Perusahaan

Cara kerja solusi manajemen big data Delman

Didirikan sejak 2018 lalu, Delman bekerja sama dengan Qlue untuk membantu manajemen big data berbagai perusahaan dan instansi pemerintah yang selama ini tidak beraturan dan diolah dengan cara tradisional, supaya lebih efisien dengan proses otomatisasi pengolahan data. Delman juga menggandeng perusahaan riset dan konsultasi ternama di Indonesia dalam merancang desain penyatuan data untuk klien, guna mudahkan perusahaan dalam menyusun strategi bisnis yang tepat.

Delman menemukan bahwa rata-rata perusahaan keluarkan hingga USD200 ribu dan 70% waktunya untuk membersihkan dan klasifikasi data menjadi database, dengan banyak data yang tak seragam hingga salah ketik, menyulitkan data scientist untuk lakukan olah data. Delman mengklaim dapat mempercepat proses olah data hingga 30 kali lebih cepat, mengimplementasikan AI dan machine learning dalam proses data cleansing dan warehousing.

Kehadiran Delman bertujuan untuk dorong perusahaan agar optimalkan sumber daya manusia serta efisiensi dalam analisa big data, dengan menyajikan berbagai fitur yang dapat diimplementasikan secara mudah seperti Data Cleansing Assistant, Identity Matching, dan juga konfigurasi spesifik yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan klien. Untuk mendukung hal tersebut, Delman akan membangun R&D Center di Surabaya dan merekrut data scientist terbaik untuk mengembangkan produk dan layanan analisis big data, termasuk merekrut data scientist Indonesia yang saat ini bekerja di Silicon Valley.

Qlue sebagai salah satu investor dan partner mengatakan jika mereka akan tetap secara aktif melakukan investasi pada startup yang berpotensi besar meski di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Qlue memiliki kesamaan visi dengan Delman, yaitu mengakselerasi perubahan positif melalui solusi teknologi.

Founder & CEO Qlue, Rama Raditya mengatakan jika mereka melihat banyak perusahaan di Indonesia yang ingin lakukan transformasi digital, namun belum optimal dalam mengolah dan menganalisis big data. “Kami berharap investasi ini akan membantu Delman untuk terus melakukan inovasi di bidang AI dan machine learning untuk analisis big data,” tutupnya.