Jakarta, Gizmologi โ Hari ini (29/9), menjadi salah satu momen bersejarah bagi Huawei Indonesia. Karena raksasa teknologi asal China tersebut resmi meluncurkan Huawei Cloud Indonesia sekaligus mengumumkan program Huawei Spark.
Baca juga: Huawei Cloud Region Segera Hadir di Indonesia, Fokus Pada Everything as a Service
Peluncuran layanan komputasi awan tersebut ditandai dengan digelarnya Huawei Cloud Indonesia Summit 2022 yang mengundang ratusan peserta dari berbagai sektor industri, termasuk pelaku startup. Di ajang tersebut, Huawei Cloud Indonesia memaparkan berbagai visi dan strateginya untuk pasar Indonesia.
Jacky Chen, CEO Huawei Indonesia menegaskan bahwa selama lebih dari 22 tahun terakhir, perusahaan berkomitmen membantu bisnis dan pemerintah Indonesia untuk menuju digital.
โKami meluncurkan Region baru di Indonesia untuk menghadirkan lebih banyak layanan premium kepada lebih banyak pelanggan, termasuk infrastruktur, AI, media, dan data,โ ujar Jacky dalam sambutannya saat memperkenalkan Huawei Cloud Indonesia di Hotel Raffless, Jakarta.

Dijelaskan lebih lanjut, hingga akhir tahun, Huawei Cloud Region akan mencapai 29, dan zona ketersediaan (AZ) akan mencapai 75. Teknologi komputasi awan Huawei ini menghubungkan pusat data ke pusat data, dan pusat data ke pengguna, dengan jaringan tulang punggung berkecepatan tinggi yang didukung oleh 1700 jaringan operator.
Menjadi perusahaan penyedia infrastruktur jaringan menjadi kelebihan yang tidak dimiliki penyedia cloud lainnya. Layanan Huawei cloud Indonesia diklaim dapat dijangkau dalam 50 milidetik di seluruh dunia, yang berarti pengalaman terbaik di kelasnya bahkan untuk layanan seperti multimedia waktu nyata, game, dan kelas online.
Program Huawei Spark Bidik Startup dan Developer Indonesia

Startup adalah salah satu target pasar utama Huawei Cloud Indonesia. Untuk semakin memperkenalkan layanan ini di kalangan startup, mereka meluncurkan Program Huawei Spark sebagai platform akselerasi bagi usaha rintisan teknologi.
Tujuan Huawei Spark adalah menginkubasi dan mempercepat perkembangan usaha rintisan agar mencapai perluasan skala usaha pada masa depan. Awalnya diluncurkan di Asia Pasifik,ย program ini dirancang membantu semakin banyak perusahaan untuk berkembang dan memperluas skala usaha secara efisien dengan komputasi awan.
Huawei Cloudย akan mendukung setidaknya 10.000 usaha rintisan yang potensial di seluruh dunia selama tiga tahun mendatang. Dukungan ini berbentuk optimasi biaya, bantuan teknis, pelatihan kewirausahaan, serta sarana bisnis lainnya.
Program Huawei Spark akan memberikan investasi senilai USD100 juta di Asia Pasifik dari tahun 2022 hingga 2024. Khusus untuk Indonesia, perusahaan mengungkapkan akan merekrut dan mendukung 100 startup dan 5.000 pengembang di Indonesia dalam dua tahun mendatang.
Leo Jiang, Chief Digital Officer Huawei Cloud APAC mengatakan bahwa melalui program ini, Huawei bekerja sama dengan pemerintah daerah, inkubator terkemuka, perusahaan VC terkenal, dan universitas terkemuka untuk membangun platform yang mampu mendukung startup di berbagai wilayah.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



