Anggapan bahwa wanita cenderung gaptek (gagap teknologi) dan lebih banyak bekerja di sektor administrasi atau pendidikan mulai terkikis. Hal ini terlihat dari survei terbaru yang dilakukan oleh situs Jobplanet.com yang memperlihatkan semakin banyak wanita Indonesia yang berkarir di bidang teknologi informasi (TI).
Dalam survei ini, Jobplanet melibatkan responden karyawan pria dan wanita Indonesia yang bekerja di bidang TI. Mereka tersebar di seluruh Indonesia. Hal yang cukup menarik adalah, karyawan wanita justru mendominasi survei yang dilakukan kali ini. Dari 7.500 orang responden karyawan TI yang ikut serta dalam survei melalui Jobplanet.com, sebanyak 64% di antaranya adalah wanita dan sisanya, yakni 36%, adalah pria.
Kemas Antonius, Chief Product Officer Jobplanet di Indonesia, mengatakan jika menilik lebih dalam lagi informasi yang terkumpul di situsnya, responden karyawan wanita Indonesia mendominasi beberapa bidang profesi TI, yakni bidang Graphic Design, Digital Content, Project Management, Data Analysis, dan IT Quality Assurance.
Sebagai gambaran, perbandingan jumlah karyawan wanita dan pria yang bekerja di bidang Graphic Design dalam survei tersebut adalah sebesar 65:35, Digital Content sebesar 63:37, Project Management sebesar 62:38, Data Analyst sebesar 59:41, dan IT Quality Assurance sebesar 55:45.
“Dulu, bidang teknologi sering dipandang sebagai bidang yang didominasi oleh pria. Namun, survei Jobplanet ini menunjukkan bahwa saat ini sudah banyak pula wanita Indonesia yang berkiprah di bidang TI. Hal ini juga menunjukkan bahwa banyak perusahaan sudah memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada karyawan wanita Indonesia untuk mengisi posisi-posisi penting di bidang TI,” ujar Kemas.

Rata-rata gaji beragam profesi TI
Masih berdasarkan survei, Jobplanet menganalisis rata-rata gaji profesi TI menurut posisi karyawan di perusahaan. Sebagai informasi, dari seluruh karyawan TI yang menjadi responden, sebanyak 79% bekerja pada level staf dan 21% bekerja pada level manajer. Di bawah ini adalah tabel rata-rata gaji karyawan TI di Indonesia, dari level staf dan manajer. Nilai yang tertera merupakan rata-rata gaji bersih yang diterima karyawan setiap bulan, belum termasuk dengan bonus dan tunjangan.
Di bawah ini adalah tabel rata-rata gaji karyawan TI di Indonesia, dari level staf dan manajer. Nilai yang tertera merupakan rata-rata gaji bersih yang diterima karyawan setiap bulan, belum termasuk dengan bonus dan tunjangan.
|
Profesi/Bidang TI |
Rata-rata Gaji (Rp) |
|
|
Staf |
Manajer |
|
| Application Developer |
5.400.000 |
9.410.000 |
| Computer Engineering |
3.745.000 |
8.150.000 |
| Data Analyst |
4.900.000 |
7.360.000 |
| Database Administrator |
3.855.000 |
6.650.000 |
| Enterprise Resource Planning (ERP) |
6.750.000 |
11.900.000 |
| Game Developer |
3.900.000 |
6.950.000 |
| Hardware/Software Engineer |
4.125.000 |
7.110.000 |
| IT Planner |
4.350.000 |
9.055.000 |
| Graphic Designer |
4.150.000 |
9.250.000 |
| Digital Content |
3.725.000 |
7.050.000 |
| Network/Security |
4.200.000 |
8.250.000 |
| Project Management |
6.700.000 |
11.550.000 |
| IT Quality Assurance |
5.050.000 |
11.050.000 |
| Information System |
4.435.000 |
9.100.000 |
| Software Architect |
6.250.000 |
11.200.000 |
| System Engineer |
5.420.000 |
8.300.000 |
| UI/UX Developer |
6.500.000 |
11.625.000 |
| Video Engineer |
3.660.000 |
10.000.000 |
| Web Developer |
4.675.000 |
7.850.000 |
Profesi-profesi di atas memiliki rentang gaji yang cukup lebar. Sebagai contoh, rentang gaji Staf Application Developer dimulai dari Rp1.200.000 – Rp27.000.000, rentang gaji Staf Project Management adalah Rp1.300.000 – Rp30.000.000, dan rentang gaji Staf System Engineer dimulai dari Rp1.000.000 – Rp26.500.000.
Sementara pada level manajer, rentang gaji yang ada lebih besar lagi. Gaji Manajer UI/UX, misalnya, dimulai dari Rp3.000.000 – Rp30.000.000. Rentang gaji Manajer Information System adalah Rp2.500.000 – Rp50.000.000, dan rentang gaji Manajer IT Quality Assurance dimulai dari Rp3.500.000 – Rp50.000.000.
“Tentunya setiap perusahaan memiliki standar pengupahan karyawan yang berbeda-beda, tergantung pada kemampuan perusahaan, lokasi dan jenis perusahaan, serta kualifikasi dan kompetensi karyawan. Jobplanet berharap hasil riset ini dapat menjadi acuan bagi para pencari kerja di bidang TI dalam mengukur potensi mereka, serta membantu mereka dalam menggapai karier terbaik sesuai dengan kompetensi mereka,” pungkas Kemas.
Nah, semakin terbukti wanita mampu berkiprah dan berkompetisi dengan para karyawan pria di dunia teknologi.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




