Jakarta, Gizmologi – Belum lama ini Samsung Electronics telah mengumumkan keberhasilannya membuat chip semikonduktor Exynos 2500 baru berukuran 3 nanometer. Keberhasilan tersebut didukung kerja sama dengan Synopsys, sebuah perusahaan teknologi AI, dan menjadikannya chip semikonduktor terbaik milik Samsung sampai hari ini.
Keberadaan Samsung Exynos 2500 memang belum akan dirilis dalam waktu dekat. Namun sudah diprediksi bahwa chip ini akan jadi perangkat utama yang akan hadir bersama dengan Samsung Galaxy S25 mendatang. Jika mengikuti timeline yang selama ini berjalan sekaligus kode perangkatnya, maka tahun 2025 akan menjadi debut bagi generasi smartphone flagship tersebut.
‘Saingan’ terberat dari Exynos 2500 datang dari produk karya Qualcomm yakni Snapdragon 8 Gen 4. Chip tersebut sama-sama menggunakan arsitektur 3nm dan rencananya akan dirilis pada Oktober 2024 mendatang. Snapdragon 8 Gen 4 memiliki 8 cores Cortex-X5 untuk frekuensi 4000. Sementara itu, Samsung Exynos 2500 memiliki spesifikasi 10 cores ARMv9.2-A – 3200 MHz. Hasil pengujian dari Nanoreview.net menjadi gambaran singkat performa kedua chip tersebut.
Secara historis memang chip Snapdragon dari Qualcomm dikenal memiliki keunggulan dalam perkara efisiensi tenaga yang lebih baik. Sementara itu, Exynos milik Samsung cenderung memiliki efisiensi dalam perkara daya. Untuk itulah produk Galaxy S25 nanti diprediksi akan memiliki daya tahan baterai yang jauh lebih efisien.
Baca juga: Samsung Ungkap Kelebihan Chipset Exynos 2400 di Galaxy S24 dan S24+
Samsung Exynos 2500 Keberhasilan Desain Bertekenologi AI

Samsung Exynos 2500 menjadi salah satu pencapaian penting dalam industri chip semikonduktor global. Kerjsama Samsung dan Synopsys semakin terasa istimewa karena inilah proses pembuatan chip dibantu teknologi AI menggunakan alat EDA (Eletronic Design Automation). Artinya setiap komponen yang tersemat di dalam Exynos 2500 berukuran 3nm tersebut berasal dari kemampuan algoritma AI milik Synopsys.
“Kolaborasi panjang kami menghadirkan desain semikonduktor yang unggul. Ini menjadi keberhasilan kami untuk mencapai kesuksesan yang lebih tinggi dalam hal performa, tenaga, dan area di dalam CPU dan semikonduktor untuk perangkat mobile melalui kolaborasi bersama Synopsys,” ujar Kijoon Hoong, Vice President of SLS Samsung Electronics.
Dalam rilis resmi Synopsys, kemampuan mereka untuk membuat chip dengan struktur serumit 3nm telah memberikan ubahan yang signifikan. Kini produk Samsung diklaim mampu memberikan peningkatan performa hingga 300Mhz, dengan penggunaan daya lebih irit hingga 10%.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




