Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Manjakan Kenyamanan Gamer, Corsair Hadirkan Teknologi Nirkabel Slipstream yang Andal

Corsair membuat terobosan dengan teknologi nirkabel Slipstream yang andal tahun ini. Dengan teknologi Slipstream pada gaming nirkbael, maka gamer pun tak perlu khawatir tersangkut kabel lagi saat bermain dengan seru. Sebelumnya tentu saja Corsair sudah memiliki mouse dan keyboard nirkabel. Tetapi layaknya vendor lain, masih ada beberapa tantangan dari sisi kinerja periferal gaming tersebut.

Beberapa tantangan yang umum yang dihadapi perangkat nirkabel adalah waktu throughput yang pelan dan data loss, jarak yang terbatas, interferensi antar perangkat nirkabel. Maka dari itulah Corsair menghadirkan teknologi nirkabel Slipstream yang memiliki kinerja layaknya perangkat kabel. Platform RF pun ditingkatkan untuk memperkuat sinyal lebih baik sampai 2,5 kali dibandingkan sebelumnya. Teknologi Slipstream mampu memberikan kecepatan nirkabel kelas gaming 2,4 GHz yang kencang, sehingga dapat mengantarkan paket data dua kali lebih banyak.

Keandalan Teknologi Nirkabel Slipstream

Teknologi Slipstream lebih cepat dengan kecepatan 0,5 milidetik. Tentunya ini lebih cepat dua kali lipat jika dibandingkan dengan generasi tahun lalu yang memiliki standar 1 milidetik. Interferensi antar perangkat nirkabel pun bisa dihindari dengan menggunakan Intelligent Frequensy Shift (IFS). IFS ini lebih bersih karena bisa meminimalkan interferensi dan memungkinkan sinyal tetap stabil, bahkan dengan banyaknya lalu lintas perangkat nirkabel. Teknologi Slipstream juga lebih kuat dengan jarak koneksi sampai 20 meter.

“Desain protokol tingkat lanjutan proprietary bisa mengantar dua paket setiap milidetik sehingga lebih cepat. Kami pun tak berhenti di situ karena ingin membuat perangkat yang paling kokoh. Maka IFS memindai spektrum pada kecepatan milidetik untuk mencari frekuensi transmisi terbaik sehingga melebihi kecepatan standar. Lapisan protokol pintar proprietary dan kecepatan tinggi dapat melakukan retransmisi yang pintar dan mengatasi redudansi. Jadi ketika terputus bisa otomatis menyambung kebali tanpa ada data yang hilang. Semua ini dirancang ulang secara dramatis,” ucap Michael Grey, Senior Product Line Manager HID Corsair.

Ketika menggunakan Slipstream maka akan yakin dengan kecepatan, jarak dan kekokohannya. Perangkat ini akan selalu memperhitungkan setiap klik dan setiap gerakan yang dilakukan.

Mouse dan Headset dengan Teknologi Slipstream

Harpoon RGB Wireless adalah mouse pertama Corsair yang dilengkapi dengan teknologi Slipstream. Mouse ini dilengkapi dengan bluetooth, energi rendah, latensi rendah, USB kabel, beratnya hanya 99 gram dengan daya tahan baterai 30 sampai 60 jam. Harga yang dibandrol adalah Rp750 ribu dan sudah tersedia pada akhir Maret 2019.

Corsair juga menghadirkan headset nirkabel yang mampu mengatasi keterbatsan jarak dan mikrofon yang buruk pada headset nirkabel yang ada. Kedua masalah tersebut dapat diatasi dengan solusi Slipstream nirkabel. Bandwidth tinggi yang dua arah memungkinkan kinerja mikrofon nirkabel terbaik. Tak hanya mouse dan headset nirkabel, Corsair juga menghadirkan keyboard nirkabel. Nah, tahun ini, ketiga perangkat tersebut bisa disambungkan hanya dengan satu dongle adapter.

Selain Harpoon RGB Wireless tersedia juga dua mouse lain, yaitu M65 RGB Elite dan Ironclaw RGB. Kedua mouse tersebut masih menggunakan koneksi kabel dan memiliki sensor 18 ribu dpi dengan resolusi 1 dpi. Bobot M65 RGB Elite bisa disesuaikan dengan gaya permainan, yaitu antara 97 gram sampai 115 gram. Mouse sudah bisa dibeli dengan harga Rp1,05 juta. Sementara itu Ironclaw RGB dirancang untuk telapak yang besar, bobotnya 105 gram dan sudah tersedia dengan harga Rp950 ribu.

Layaknya periferal Corsair yang lain, mouse ini benar-benar bisa disesuaikan dan dikendalikan sepenuhnya dengan perangkat lunak iCue.

K83 Wireless Entertainment Keyboard

Corsair juga menghadirkan inovasi pada pengendalian hiburan. Saat ini tantangan yang ada pada pengendali hiburan adalah sulitnya menghubungkan remote control TV, game pad dan keyboard secara bersamaan. Keyboard biasanya terbatas hanya untuk mengetik dan tidak bisa digunakan untuk hal lain seperti pengendalian atau dukungan ke perangkat-perangkat lain. Maka Corsair menghadirkan K83 Wireless Entertainment Keyboard.

K83 Wireless Entertainment Keyboard
K83 Wireless Entertainment Keyboard

Keyboard ini merupakan pengendali hibudan dan media di ruang tamu yang terkini. Fitur-fiturnya fleksibel, stylish dan powerful. Fleksibel karena dapat dengan mudah terhubung dan mengendalikan perangkat populer, bisa di-upgrade untuk mendukung lebih banyak perangkat. Desain keyboard terbuat dari bahan aluminium dengan aksen putih yang cocok dengan nuansa ruang tamu. Keyboard dilengkapi dengan joystick, touchpad yang akurat, pengendali volume dan hotkeys, sehingga menyediakan pengendali modern yang kokoh.

Semua perangkat bisa dihubungkan dan dikendalikan dengan keyboard ini, PC, Mac, streaming set top box, smartphone, tablet, dan smart TV. Penelusuran pun bisa lebih mudah dengan hotkeys untuk navigasi pada antarmuka, joystick untuk mengendalikan menu, tombol klik L dan R, serta sentuhan pada touchpad.

Ketika menonton bisa dengan mudah mengeraskan atau mengecilkan suara dengan volume roller dan fitur press-to-mute. Media hotkeys bisa digunakan untuk mengendalikan konten yang akan ditonton, misalnya untuk melihat konten berikutnya, mempercepat, dan lain-lain. Tersedia juga backlighting timeout, sehingga lampu bisa otomatis mati dan tak mengganggu saat menonton. Sementara itu saat bermain game, bisa menggunakan Joystick untuk aim dan lock, tombol R dan L, serta tombol WASD untuk pergerakan.

Keyboard juga bisa digunakan pada Desktop untuk koneksi kabel dengan USB. Sensasi mengetik dengan keyboard ini begitu memuaskan. Sentuhan empat jari bisa digunakan untuk mengendalikan pada Windows dan macOS. Keyboard sudah dialasi dengan karet sehingga tidak mudah bergeser atau menggores meja.

Daya tahan baterai keyboard ini mampu bertahan sampai 40 jam. Keyboard mulai dijual pada April 2019 dengan harga Rp1,6 juta.