Jakarta, Gizmologi – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) secara resmi mengumumkan kolaborasi strategis dengan NVIDIA untuk memperluas akses teknologi kecerdasan artifisial (AI) hingga ke pelosok Nusantara. Inisiatif krusial ini diperkenalkan kepada publik pada tanggal 20 Maret 2026 bersama para pemimpin teknologi global bertempat di ajang prestisius GTC NVIDIA 2026 di San Jose, California, Amerika Serikat.
Secara spesifik, pengembangan ekosistem kecerdasan buatan di Indonesia ini akan menitikberatkan pada pemanfaatan model open-source bernama Nemotron. Kehadiran model bahasa canggih ini diyakini mampu menjadi fondasi yang sangat fleksibel bagi pengembangan berbagai aplikasi AI lokal di masa depan.
“Kami percaya masa depan AI di Indonesia harus bisa dinikmati oleh semua orang, bukan hanya di kota besar atau oleh industri tertentu. Dengan menggabungkan teknologi kelas dunia seperti model Nemotron dari NVIDIA, infrastruktur AI nasional kami, dan platform seperti Sahabat-AI, kami ingin membawa manfaat AI lebih dekat ke kehidupan sehari-hari masyarakat di seluruh Indonesia,” ujar Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison.
Ekspansi teknologi mutakhir ini bukan sekadar pembaruan infrastruktur jaringan biasa, melainkan perwujudan dari visi besar perusahaan terhadap pemerataan akses digital. Pihak manajemen menegaskan komitmen teguh mereka agar teknologi canggih ini tidak hanya eksklusif dinikmati oleh segelintir pihak di kota-kota metropolitan.
Baca juga: Indosat Uji Coba 5G Berbasis AI di MWC 2026, Siap Dibawa ke Indonesia
Indosat Hadirkan Sahabat-AI untuk Kemudahan Akses Masyarakat

Untuk mendukung ambisi besar pemerataan teknologi cerdas tersebut, Indosat tidak hanya mengandalkan perangkat lunak, tetapi juga kesiapan perangkat keras berskala masif. Perusahaan mengonfirmasi bahwa mereka saat ini tengah berfokus membangun arsitektur komputasi canggih yang secara teknis disebut sebagai AI Grid terdistribusi.
Infrastruktur revolusioner ini akan memanfaatkan secara penuh jaringan pusat data (data center) mumpuni yang selama ini telah dioperasikan oleh perusahaan. Optimalisasi fasilitas fisik yang masif ini diharapkan mampu memangkas latensi dan meningkatkan efisiensi pemrosesan data AI secara signifikan.
Pembangunan ekosistem digital nirbatas ini sangat bergantung pada pemerataan jaringan telekomunikasi seluler yang telah dibangun secara konsisten dari waktu ke waktu. Jaringan infrastruktur komunikasi yang kini tersebar luas di seluruh penjuru Indonesia ini akan difungsikan sebagai fondasi utama dari ekosistem AI nasional tersebut.
Di atas infrastruktur tersebut, Indosat juga menghadirkan Sahabat-AI, sebuah platform AI berbasis aplikasi yang dirancang untuk membuat teknologi AI lebih mudah diakses oleh masyarakat. Tersedia di Android dan iOS, Sahabat-AI berfungsi sebagai aplikasi sekaligus platform terbuka yang memungkinkan individu maupun organisasi memanfaatkan berbagai kapabilitas AI—mulai dari membantu menulis, riset, coding, pembuatan gambar, hingga analisis yang lebih mendalam.
Dikembangkan dengan semangat “Si Paling Indonesia,” Sahabat-AI dirancang untuk memahami cara masyarakat Indonesia berkomunikasi dengan lebih baik, termasuk melalui penggunaan bahasa daerah serta konteks budaya lokal, sehingga menghadirkan pengalaman AI yang lebih alami dan relevan.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



