Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Kinerja Indosat Q1 2020: Raih Pendapatan Rp6,5 triliun dan Rugi Rp605,6 miliar

1 2.304

Indosat mengawali tahun 2020 dengan momentum yang positif. Inilah yang dikatakan oleh President Director & CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama, saat menyampaikan laporan kinerja Indosat Ooredoo. Menurutnya, Indosat kembali menghasilkan kinerja yang kuat di triwulan I 2020 ini.

Al-Neama menganggap sejauh ini perusahaan yang memiliki operator seluler IM3 ini berada di posisi yang sesuai dengan rencana turnaround 3 tahun, dan berharap momentum positif ini akan terus berlanjut di triwulan yang akan datang.

Kendati demikian, ia tak menampik sedang menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya, terutama karena pandemi Covid-19. Di mana Indosat telah mengambil langkah proaktif dan progresif untuk mendukung karyawan, pelanggan, dan komunitas di situasi menantang ini.

“Kami salah satu perusahaan pertama yang menerapkan cara kerja virtual untuk karyawan guna memastikan kesehatan dan keselamatan mereka. Juga mempercepat rencana penggelaran jaringan untuk memastikan semua orang dapat tetap terhubung. Kami tetap berkomitmen untuk mempercepat ekonomi digital Indonesia dengan memberikan dukungan untuk membantu negara kita mengatasi pandemi ini,” ujar Ahmad Al-Neama di Jakarta (29/4).

kinerja Indosat
CEO Indosat Ahmat Al Neama

Kinerja Indosat Ooredo

Indosat Ooredoo melaporkan kinerja triwulan pertama tahun 2020 pada hari ini. Total pendapatan tumbuh sebesar 7,9% dibandingkan tahun lalu menjadi Rp6,5 triliun. Pendapatan seluler sendiri tumbuh sebesar 10,6% dibandingkan tahun lalu menjadi Rp5,4 triliun, dan EBITDA mencapai Rp2,4 triliun atau meningkat sebesar 10,4% dibandingkan tahun lalu.

Jumlah pelanggan seluler tercatat sebanyak 56,2 juta pada akhir Maret 2020. Rata-rata pendapatan per pelanggan (ARPU) meningkat menjadi Rp29,6 ribu, dari sebelumnya Rp 26,5 ribu periode yang sama tahun lalu, yang terutama diakibatkan oleh peningkatan traffic Data sebesar 63%.

Pendapatan tercatat sebesar Rp6.523,1 miliar pada triwulan I tahun 2020, meningkat sebesar Rp476,9 miliar atau naik 7,9% dibandingkan triwulan I tahun 2019. Layanan Seluler, MIDI, dan Telekomunikasi Tetap milik Indosat Ooredoo masing-masing memberikan kontribusi sebesar 82%, 15%, dan 3% terhadap pendapatan usaha konsolidasian yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2020.

Kendati telah membukukan pendapatan sampai Rp6,5 triliun, namun sejatinya Indosat masih merugi. Kinerja Indosat membukukan rugi bersih sebesar Rp605,6 miliar atau naik sebesar Rp313,1 milliar dibandingkan rugi bersih di kuartal 1 2019. Penyebab utamanya adalah dampak penyesuaian organisasi dan rugi selisih kurs.

Indosat Ooredoo mengakhiri triwulan I tahun 2020 dengan total basis pelanggan seluler sebesar 56,2 juta, naik sebesar 5,4% dibandingkan triwulan I tahun 2019 sebagai hasil dari penawaran produk yang baik serta kualitas jaringan yang baik. Perusahaan mengoperasikan total 133,186 BTS pada 31 Maret 2020 yang meningkat sebesar 51.680 BTS dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sampai dengan saat ini, Indosat Ooredoo mengoperasikan sebanyak total 52.174 BTS 4G.