Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Jemput Bola untuk Registrasi Prabayar, Telkomsel Gandeng Dukcapil & Perpanjang Layanan GraPARI

0 157

Sesuai dengan ketentuan pemerintah, tanggal 30 April adalah deadline registrasi prabayar. Kartu SIM yang tidak terdaftar hingga masa itu, akan diblokir total pada 1 Mei 2018. Pengguna tidak bisa menerima telepon dan SMS, serta tidak dapat menggunakan layanan data internet. Operator pun semakin giat mendorong pelanggan untuk melakukan registrasi ulang kartu prabayar. Seperti dilakukan Telkomsel yang bekerjasama dengan Dukcapil (Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil ) yang sampai menggelar program “jemput bola”.

Program ini berupa kegiatan kunjungan dan sosialisasi hingga ke wilayah rural dan pedesaan, serta penempatan petugas pelayanan baik di kantor Dukcapil maupun GraPARI untuk mendukung kesuksesan program registrasi prabayar.

Direktur Sales Telkomsel Sukardi Silalahi mengatakan program jemput bola ini merupakan wujud keseriusan perusahaan dalam menyukseskan program registrasi prabayar yang dicanangkan pemerintah. “Kolaborasi Telkomsel dan Dukcapil ini mendorong registrasi yang sesuai peraturan dan ketentuan, menggunakan NIK dan NoKK yang benar, guna menghindari penyalahgunaan data kependudukan,” ujar Sukard di Jakarta.

Dijelaskan lebih lanjut, secara intensif petugas pelayanan mobile GraPARI dan petugas Dukcapil berkeliling dan membuka posko untuk menjangkau pelanggan yang ada di sejumlah titik keramaian. Di antaranya seperti permukiman, pasar tradisional, insitusi pendidikan, perkantoran hingga kawasan industri. Melalui kerjasama dengan Dukcapil, anak perusahaan Telkom Group dan Singtel ini berharap dapat memberikan informasi yang lebih lengkap serta menghadirkan rasa nyaman dan aman bagi pelanggan untuk melakukan proses registrasi ulang kartu prabayar.

Upaya lain yang dilakukan adalah menambah jam pelayanan GraPARI dengan buka Sabtu Minggu dan menambah jam pelayanan lebih panjang. “Telkomsel menyediakan jalur dan petugas khusus registrasi guna menghindari antrian pengunjung serta memberikan kenyamanan seluas-luasnya bagi pelanggan untuk melakukan registrasi,” jelas Sukardi.

Penambahan jam pelayanan dan petugas di GraPARI ini merupakan bentuk respon atas masukan dari sejumlah pelanggan. Mereka berharap bisa memperoleh informasi dan akses lebih mudah dalam melakukan proses registrasi, disela kesibukan keseharian mereka. Telkomsel mengidentifikasi gerai GraPARI yang berada ditempat-tempat strategis dan padat pengunjung. Kemudian ditambah jam pelayanannya agar bisa memberikan informasi dan pendampingan bagi pelanggan untuk melakukan registrasi prabayar pada kartunya.

Sebagai informasi, berdasarkan data yang ditampilkan di situs Kemkominfo, hingga 19 Maret 2018 pukul 10:41 WIB, jumlah kartu SIM prabayar yang telah terdaftar sebanyak 360.310.309.  Dari angka tersebut, sebanyak 163 jutaan di antaranya adalah nomor Telkomsel.

Sukardi menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus berupaya secara maksimal melakukan edukasi dan sosialisasi kebijakan registrasi prabayar. Mereka pun menyadari upaya ini tidak mudah mengingat pelanggan tersebar di seluruh Indonesia, tidak hanya di kota besar, namun juga hingga rural, pedesaan, pelosok dan perbatasan negara.

“Kami juga mengharapkan dukungan semua pihak karena program ini dalam jangka panjang akan menjadikan industri telekomunikasi lebih sehat dan pada akhirnya akan menguntungkan pelanggan, pelaku industri dan masyarakat luas,” pungkas Sukardi.

Tinggalkan komen