Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Telkomsel Donasikan 100.000 APD, Ventilator dan Bantuan Sosial Rp 25 Milliar

0 1.868

Menginjak usia ke-25 tahun, Telkomsel bertekad berada di baris terdepan membantu masyarakat dan pemerintah dalam penanganan Covid-19 di Indonesia. Melalui inisiatifcorporate social responsibility (CSR), upaya tersebut diperkuat melalui pemberian donasi berupa alat ventilator serta lebih dari 100.000 Alat Pelindung Diri (APD).

Donasi tersebut secara berkala diserahkan langsung kepada sejumlah Rumah Sakit Darurat dan Rumah Sakit Rujukan penanganan COVID-19 yang ada di seluruh Indonesia. Hal ini ditegaskan oleh Setyanto Hantoro, Direktur Utama Telkomsel, yang mengatakan memasuki usia perusahaan ke-25 tahun, menyadari keberadaan Telkomsel memiliki tanggung jawab yang sangat erat dalam memastikan kebutuhan masyarakat untuk dapat selalu terpenuhi dalam kondisi apapun.

“Selain menghadirkan layanan yang berkualitas, Telkomsel merasa perlu menguatkan perannya untuk hadir bersama Pemerintah RI dan seluruh pemangku kepentingan, termasuk semua pihak yang berada dalam ekosistem digital Telkomsel, dengan menghadirkan aktivitas CSR yang diharapkan dapat meringankan beban tenaga medis dalam menjalankan tugas mulia dengan berjuang di garis pertahanan terakhir,” ujar Setyanto dalam siaran pers yang diterima Gizmologi di Jakarta (11/05).

Sejumlah alat medis yang diberikan Telkomsel dalam bantuan ini meliputi ventilator, alat pelindung diri (APD) seperti baju hazmat, thermogun infrared, masker, serta perlengkapan medis lainnya. Lebih dari 100.000 unit alat medis tersebut akan diserahkan secara berkala kepada pihak yang membutuhkan. Selanjutnya, bantuan tersebut akan disalurkan secara langsung kepada beberapa Rumah Sakit Darurat (RSD) seperti RS Pertamina Jaya, rumah sakit rujukan COVID-19 yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, serta melalui pihak ketiga seperti Yayasan BUMN.

Yayasan BUMN ini akan mendistribusikan donasi tersebut ke 17 Rumah Sakit BUMN yang dikelola Pertamina Bina Medika IHC di seluruh Indonesia. Direktur Utama PT. Pertamina Bina Medika IHC Dr. dr. Fathema Djan Rahmat mengatakan donasi dari Telkomsel ini akan didistribusikan ke beberapa daerah terutama Sorong, Tarakan, Dumai, Padang, Palembang, Jawa Timur yang mencatat kenaikan tinggi jumlah pasien Covid-19. “Bantuan Telkomsel sangat berarti bagi kami terutama ventilator ini sangat dibutuhkan para pejuang kesehatan di daerah untuk menangani pasien dengan tingkat severity of illness yang sangat berat,” kata dr. Fathema.

Sebelumnya, Telkomsel juga telah melakukan pemberian dukungan secara strategis bagi sejumlah lembaga pemerintahan dan organisasi di berbagai daerah di Indonesia. Beberapa upaya yang telah dilakukan meliputi pemberian bantuan alat kesehatan untuk Pemkab Belitung, Pemkab Batam, dan Pemkot Jayapura, serta bantuan alat kesehatan dan alat komunikasi bagi RS Isolasi Semarang.

Di samping itu, dalam momentum Ramadan 1441 H ini, Telkomsel juga tetap melakukan aktivitas berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Hal tersebut dilakukan melalui pemberian bantuan untuk 25.000 anak yatim, kaum duafa, serta pekerja informal yang terdampak COVID-19. Total nilai keseluruhan CSR Telkomsel dalam menghadapi COVID-19 di Indonesia mencapai Rp 25 miliar.
Baca juga: Telkomsel Hadirkan Bebas Kuota Data 30GB untuk Akses Situs E-Learning 130 Kampus

Kolaborasi dengan Startup

Sesuai arahan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengenai peran operator seluler untuk memastikan jaringan telekomunikasi yang prima, Telkomsel telah melakukan penguatan jaringan di seluruh rumah sakit rujukan serta Rumah Sakit Darurat penanganan COVID-19 di seluruh Indonesia.

Sebagai bagian dari upaya bersama ini, Telkomsel turut berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memproduksi sejumlah perlengkapan yang dibutuhkan oleh para tenaga medis. Beberapa kolaborasi yang Telkomsel jalin meliputi pembuatan APD bersama Jahitin (startup jebolan The NextDev 2019), produksi masker bersama Kostoom (startup lulusan The NextDev 2016) yang difokuskan untuk juga dapat mendukung para pelaku UMKM dalam menghadapi masa sulit ini. Sedangkan dalam penyediaan ventilator, Telkomsel juga menggandeng Yayasan Pembina Masjid (YPM) Salman Institut Teknologi  Bandung (ITB) melalui program Salman ITB Peduli.

Melalui layanan berbasis IoT (Internet of Things), Telkomsel menjalin kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam menjalankan upaya kolektif untuk menanggulangi wabah COVID-19 di Indonesia. Pada program Operasi Penanganan dan Pencegahan COVID-19 yang diinisiasi oleh PMI, Telkomsel dipercaya untuk menyediakan solusi IoT FleetSight dan TOMS (Telkomsel Order Management System), yang akan membantu PMI untuk tetap dapat menerapkan pembatasan fisik (physical distancing) dalam pengelolaan kegiatan, distribusi dan kendaraan operasional PMI. Kolaborasi ini sejalan dengan kepedulian Telkomsel terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat Indonesia.

Telkomsel juga telah mendorong upata gotong royong bersama seluruh elemen yang berada dalam ekosistem layanan digital Telkomel seperti para penyedia platform aplikasi layanan berbasis e-learning, e-health, e-commerce, e-donation, dan e-entertainment. Salah satu upaya yang dihadirkan adalah memberikan akses gratis ke sejumlah layanan aplikasi tersebut, serta program promo khusus guna memberikan nilai lebih bagi pelanggan Telkomsel dalam menjalani masa sulit ini.

Dalam bidang pendidikan, untuk memastikan akivitas belajar di rumah secara mandiri, operator ini telah berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) yang menggelar program e-learning di 137 Perguruan Tinggi serta menghadirkan Paket Bebas Akses Ilmupedia dan Paket Bebas Akses Ruang Guru yang masing-masing bebas kuota data sebesar 30GB.

Upaya kolektif turut Telkomsel jalin bersama mitra penyedia infrastruktur seperti ZTE dan Huawei. Keduanya memberikan bantuan APD berupa pakaian hazmat dan ventilator untuk disalurkan melalui ekosistem stakeholder Telkomsel guna membantu penanganan COVID-19 di seluruh Rumah Sakit Darurat dan rumah sakit rujukan di berbagai wilayah di Indonesia.

Pada internal perusahaan, Telkomsel telah menggalang dana yang dikumpulkan dari donasi karyawan untuk disalurkan kepada para pekerja alih daya yang selama ini mendukung operasional Telkomsel. Selain itu, penggalangan donasi yang terkumpul juga disalurkan kepada para tenaga medis dan pekerja informal yang terdampak COVID-19 yang bantuannya disalurkan melalui platform crowdfunding Kitabisa dan BenihBaik.

“Kami percaya, penanggulangan COVID-19 hanya bisa dilakukan dengan melakukan berbagai upaya kolektif yang tentunya tidak akan terlaksana tanpa adanya kolaborasi di berbagai lini. Kami mengucapkan terima kasih kepada tenaga medis, pemerintah, pelaku bisnis, lembaga swadaya masyarakat, dan masyarakat luas yang telah berperan aktif dan bergotong royong dalam menghadapi wabah COVID-19,” pungkas Setyanto.