Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Peta Jelajah Nusantara Sajikan Navigasi Digital Arus Mudik dan Balik Lebaran

Sebenarnya kita sudah terbiasa dengan Google Map dan Waze. Tetapi sepertinya XL Axiata dan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub) masih merasa perlu adanya aplikasi khusus untuk kebutuhan yang lebih spesifik. Maka diluncurkanlah aplikasi navigasi digital “Peta Jelajah Nusantara”.

Aplikasi ini dibangun sebagai sarana pemandu bagi masyarakat yang melakukan perjalanan darat di wilayah Indonesia. Terdapat sejumlah fitur yang memudahkan pengguna menemukan rute perjalanan dan berbagai informasi yang paling dibutuhkan.

Menurut Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan RI, peta navigasi digital sudah menjadi kebutuhan masyarakat pengguna jalan secara umum. Peta dalam lembaran tercetak sudah mulai ditinggalkan karena peta peta digital lebih fleksibel dan berbagai informasi juga bisa dimasukkan. “Semoga aplikasi Peta Jelajah Nusantara ini bisa bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Sementara itu Budi Setiyadi, Direktur Jenderal Perhubungan Darat, menambahkan, aplikasi Peta Jelajah Nusantara sengaja diluncurkan bertepatan pada masa mudik lebaran. Karena untuk menambah referensi masyarakat yang membutuhkan sarana navigasi saat pulang ke kampung halaman atau sekadar mengisi liburan panjang.

“Yang membedakan aplikasi ini dengan aplikasi navigasi yang sudah ada adalah sejumlah informasi tambahan yang dibutuhkan selama perjalanan, seperti keberadaan dan info mengenai posko mudik, posko kesehatan, terminal hingga informasi mengenai area rawan kecelakaan dan jalur alternatif,” ujarnya.

Baca juga: Waze Jadi Aplikasi Favorit Pengendara Selama Ramadan dan Mudik Lebaran

Related Posts
1 daripada 55

Fitur Aplikasi Peta Jelajah Nusantara

Informasi dan data yang tersaji di dalam aplilkasi Peta Jelajah Nusantara merupakan data resmi yang ter-update dari sejumlah instansi yang terkait dengan pelayanan transportasi (Kemenhub), Kesehatan (Kementerian Kesehatan), sarana dan prasarana jalan (Bina Marga, Kementrian PUPR), serta keamanan dan ketertiban (Korlantas Polri).

Untuk kebutuhan mudik Lebaran 2019, informasi yang tersaji di dalam aplikasi Peta Jelajah Nusantara adalah navigasi jalur mudik di semua wilayah tujuan mudik di seluruh Indonesia. Peta navigasi yang tersaji terhubung dengan aplikasi Google Map. Masyarakat luas bisa secara mudah mendapatkan aplikasi ini dari Google Play Store untuk smartphone Android.

Selanjutnya informasi keberadaan posko-posko di sepanjang jalur utama, termasuk posko informasi jalan, posko mudik, posko kesehatan, juga terminal bus. Selain letak posko, pengguna juga bisa mengetahui nama dan nomor kontak petugas di setiap posko.

Kemudian juga ada informasi pengaturan jalur lalu lintas, misalnya jalur satu arah, ganjil genap, dan jalur alternatif. Demi keamanan dan keselamatan pelanggan, aplikasi Peta Jelajah Nusantara juga dilengkapi dengan informasi mengenai letak titik-titik rawan kecelakaan di jalur mudik. Dengan pengaturan, pengguna akan bisa mendapatkan notifikasi setiap mencapai daerah titik rawan kecelakaan sejak radius 2,5 km.

Rudy Afandi, Chief Human Capital XL Axiata, menyebut bahwa aplikasi Peta Jelajah Nusantara merupakan hasil tindak lanjut dari kerjasama kedua pihak dalam digitalisasi informasi layanan Kemenhub kepada masyarakat. Kendati demikian, aplikasi ini menurutnya masih perlu penyempurnaan agar lebih kaya dengan informasi dan data yang dibutuhkan pengguna jalan.

“Kami melihat banyak hal positif jika suatu aplikasi navigasi ini dibuat oleh pemerintah. Sebagai pengelola dan pembuat kebijakan atas layanan transportasi, maka tentunya banyak informasi yang bisa dituangkan dalam aplikasi Peta Jelajah Nusantara ini. Misalnya mengenai peraturan dan tata tertib berkendara, kondisi jalan, potensi gangguan yang terjadi karena misalnya ada perbaikan jalan, daerah rawan bencana, hingga jalur alternatif,” ujar Rudy, saat meluncurkan aplikasi ini di Jakarta (29/5).

Get real time updates directly on you device, subscribe now.