Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Persiapan Gelar 5G, XL Gencar Perkuat Jaringan Fiber

0 109

Teknologi 5G kian digadang-gadang oleh operator seluler. Setelah Senin kemarin Smartfren melakukan uji coba 5G untuk industri pabrik, hari ini giliran XL Axiata yang  juga mengumumkan tengah mematangkan persiapan untuk menggelar layanan 5G.

Operator anak perusahaan Axiata Group Malaysia tersebut menyebut telah mulai melaksanakan persiapan sejak sejak dua tahun terakhir, terutama dalam menyiapkan ekosistem pendukung. Salah satunya adalah menyiapkan jaringan data berkapasitas besar dengan melakukan fiberisasi di seluruh jaringan.

Fiberisasi dianggap mampu meningkatkan kapasitas transport jaringan hingga 5x lipat lebih baik dibandingkan transport bukan fiber. Selain itu,XL Axiata juga menguji berbagai aspek teknis dan teknologi terkait 5G. Seperti dikemukakan Yessie D Yosetya, Direktur Teknologi XL Axiata, yang mengatakan pihaknya tengah bersiap diri mengadopsi teknologi 5G.

“Persiapan kami sangat serius di semua aspek. Saat ini kami terus membangun ekosistemnya, terutama jaringan data yang memadai. Uji coba juga kembali dilaksanakan untuk lebih mengenal lagi berbagai aspek teknologinya dan implementasinya. Kami berharap banyak hal yang bisa dipelajari dari uji coba ini,” ujar Yessie, yang melakukan jumpa pers dengan gimmic menggunakan teknologi hologram virtual memanfaatkan jaringan 5G.

Yessie menambahkan, XL Axiata harus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi digital yang sangat pesat kemajuannya. Menurutnya, pelanggan XL Axiata dan masyarakat Indonesia pada umumnya semakin menuntut layanan data yang terbaik agar bisa lebih produktif. Tuntutan tersebut  sangat beralasan karena sudah terbukti teknologi digital mampu mendorong produktifitas penggunanya.

Uji Coba 5G XL Axiata

Rudiantara di uji coba 5G XL Axiata
Menkominfo Rudiantara

Uji coba 5G XL Axiata yang ketiga ini berlangsung di Gedung XL Axiata, Jakarta(21/8). Berlangsung selama satu hari penuh, uji coba dilaksanakan dengan mendemonstrasikan kemampuan layanan 5G. Di antaranya untuk berkomunikasi secara virtual melalui tampilan hologram seperti dilakukan oleh Yessie serta mengakses cloud gaming dari SkyeGrid. Uji coba 5G ini mendapatkan dukungan penuh dari Ericsson Indonesia yang menyediakan teknologi 5G.

Baca juga: Cloud Gaming Skyegrid Tambah Koleksi Game MultiPlayer Lintas Platform

XL Axiata telah mengantongi izin khusus dari Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk melakukan uji coba ini. Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Rudiantara, juga hadir memberi sambutan dan dukungan terhadap teknologi 5G di Indonesia. Di mana saat ini pemerintah tengah mengkaji frekuensi yang tepat untuk 5G.

Secara teknis, uji coba 5G XL Axiata ini melibatkan perangkat dari sisi radio, antena hingga core, Kemudian diimplementasikan melalui holographic call yang digunakan untuk pertemuan serta kolaborasi tanpa terbatas ruang dan waktu.

Pada implementasinya, holographic call di jaringan 5G bisa untuk pertemuan jarak jauh. Bisa digunakan untuk berbagai sektor baik dari sisi industrial dan bisnis, maupun perorangan misalnya di sektor pendidikan, kesehatan dan lainnya. Uji coba 5G XL Axiata diharapkan memberikan banyak masukan dan informasi yang bisa semakin mematangkan persiapan menuju implementasi 5G yang akan datang.

Sebagai informasi, uji coba 5G XL AXiata pertama kali dilakukan pada April 2017 yang lalu. Waktu itu, uji coba 5G dilakukan luar ruangan (outdoor) dengan menampilkan demo pemanfaatan virtual reality (VR) dan uji kecepatan (speed test). Kemudian disusul uji coba 5G yang kedua pada Agustus 2018, berlangsung di Kawasan Kota Tua, Jakarta. Saat itu, uji coba dilakukan dengan menyajikan sejumlah demo yang berkait penerapan 5G untuk mendukung smart city dan aktivitas layanan publik. Antara lain pemeliharaan sungai, pengelolaan taman kota, serta monitoring kota dan pengangkutan sampah.

Program Fiberisasi Jaringan

Sebagai teknologi jaringan tercanggih, 5G mampu menghadirkan kecepatan data yang tinggi, jumlah pemakai yang lebih banyak, dan delay atau latency yang rendah. Keunggulan teknologi ini, menurut Yessie, hanya bisa didapatkan jika site atau BTS terkoneksi dengan fiber.

Oleh karena itu, XL Axiata telah melaksanakan program ini secara masif di seluruh wilayah Indonesia dalam 3 tahun terakhir. Secara teknis, fiberisasi adalah upaya modernisasi jaringan dengan cara menghubungkan Base Transceiver Station (BTS) melalui jalur fiber. Termasuk sekaligus melakukan regenerasi perangkat-perangkat BTS, seperti antara lain mengganti perangkat yang selama ini memakai microwave menjadi perangkat fiber.

Hingga saat ini, fiberisasi jaringan XL Axiata sudah terlaksana di semua ibu kota provinsi dan kota-kota besar di Jawa, Madura, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Lombok, terutama di kota atau area yang memang secara pertumbuhan data sudah memerlukan jaringan fiber.

Target perusahaan, hingga akhir tahun 2019 sebanyak 50% BTS akan terhubung dengan jaringan fiber. Kemudian akan terus ditingkatkan menjadi sekitar 60-70% pada akhir 2020. Saat ini, fiberisasi sudah menjangkau sekitar 30% BTS dengan sebagian besar mencakup wilayah Jawa.

Percepatan fiberisasi kini sedang dilakukan di wilayah luar Jawa mengingat pertumbuhan trafik data yang sangat pesat dalam setahun terakhir. Bahkan, fiberisasi juga kami lakukan hingga ke Kepulauan Anambas dan Natuna dengan memanfaatkan backbone Palapa Ring Barat.