Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Smartphone Tahan Air, Sebuah Kebutuhan atau Sekedar Pamer Kecanggihan?

Selama masih banyak orang yang merasa tidak fotogenik ketika selfie dalam kondisi basah, selama itu pula kebutuhan akan fitur tahan air pada smartphone belum jadi kebutuhan utama.

0 1.532

Benarkah tahan air menjadi fitur yang harus dimiliki smartphone kekinian? Lalu kenapa tidak banyak vendor yang menghadirkan smartphone dengan fitur ini?

Sepanjang saya melakukan peliputan peluncuran produk smartphone terbaru selalu ada pertanyaan dari rekan wartawan media lain sekira-sekira, “Kenapa Anda tidak meluncurkan smartphone tahan air?” atau “Kapan Anda akan meluncurkan fitur tahan air di smartphone terbaru?”

Jawaban dari para vendor pun terbilang klasik, “Kami akan melihat demand dari pasar, apakah sudah membutuhkan fitur ini apa belum?” Jika pertanyaan ini diperuntukkan ke saya, pasti jawabannya bisa iya dan bisa tidak.

Iya, karena sebagai orang lapangan saya beresiko kehujanan. Tapi ini pun juga perbandingannya 1:1000. Tidak, karena fitur tahan air hanya akan membuat harga smartphone semakin mahal, sementara peluang smartphone terkena air sangat kecil. Sekalipun rumah saya di pinggir kali, sepertinya saya tidak terlalu bodoh buat membiarkan smartphone saya kecebur di sana.

Kebetulan saat ini saya sedang menggunakan LG G6, tampaknya memang fitur anti air di smartphone itu antara perlu dan tidak perlu. Dalam hitungan minggu sejak penggunaan pertama saja saya hampir tidak pernah menceburkan smartphone ini ke air dengan sengaja. Kalau pun diceburkan ke air itu juga karena untuk kepentingan review produk bukan karena sengaja mencucinya biar bersih dari noda. Sementara saya sendiri juga bukan orang yang suka selfie-selfie di dalam air.

Jadi, sepertinya memang benar dari apa yang diklaim beberapa vendor mengenai perlunya fitur tahan air pada smartphone: semua kembali pada ke permintaan pasar. Pasalnya, ketika PhoneArena menggelar polling bertitel “Have you ever had a smartphone damaged by water?” pada akhir Juni lalu, sebanyak 48,62% dari 940 responden mengatakan “Nope. Never” alias tidak pernah sama sekali.

Sementara itu, sebanyak 9,26% responden mengatakan pernah lebih dari sekali tapi kurang dari 10 kali, 24,68% mengaku pernah sekali dan berusaha menyimpan smartphone di tempat penyimpanan beras tapi tidak berhasil, dan 17,45% pernah mengalaminya sekali dan berhasil menyelamatkannya setelah smartphone dikeringkan.

Dengan adanya hasil polling tersebut, tentunya bisa ditarik kesimpulan sementara bahwa fitur tahan air memang belum benar-benar dibutuhkan. Apalagi saat ini pengguna smartphone lebih menuntut spesifikasi yang tinggi tapi harga murah. Penambahan fitur tahan air tampaknya bakalan sulit bagi vendor buat memenuhi tuntutan itu.

Jadi, sekalipun iPhone 7, Samsung Galaxy S8, dan LG G6 saat ini telah mengusung fitur tahan air hingga dengan sertifikasi IP68, tampaknya tidak lebih dari gimmick dan sekedar pamer kecanggihan sebagai smartphone flagship. Kalopun ada yang membelinya, tentu bukan karena fitur tersebut menjadi pertimbangan utama. Misalnya saja iPhone, dengan ada atau tidaknya fitur tersebut tetap saja iPhone: orang membelinya karena gengsi dan spesifikasinya.

smartphone tahan air
Poling dari PhoneArena

 

Percayalah, tidak semua pengguna membeli smartphone tahan air karena mereka lebih banyak hidup di dalam air dibandingkan di daratan. Tidak sedikit pula yang sudah membelinya tapi ragu buat menengggelamkannya ke dalam air.

Jadi untuk saat ini, jika dibandingkan memproduksi smartphone tahan air, kebanyakan vendor sepertinya lebih mengejar fitur kamera selfie yang kini jadi primadona. Lagipula, selama masih banyak orang yang merasa tidak fotogenik ketika selfie dalam kondisi basah, selama itu pula kebutuhan akan fitur tahan air pada smartphone belum jadi kebutuhan utama.

Nah, menurut kamu sendiri gimana? Perlu nggak sih smartphone tahan air?