Jakarta, Gizmologi – Panggung CES 2026 kembali diramaikan oleh pemain baru di dunia PC enthusiast, TRYX. Brand yang sebelumnya lebih dikenal di komunitas niche ini datang dengan pendekatan yang cukup berani, bukan sekadar adu performa, tetapi juga menggabungkan elemen visual lewat layar terintegrasi di hampir seluruh lini produknya. Pendekatan ini jelas menargetkan segmen builder yang ingin PC tampil sebagai karya visual, bukan cuma mesin kerja.
Tiga produk utama yang mereka bawa adalah TRYX STAGE 360 AIO liquid cooler, TURRIS 620 air cooler, dan FLOVA F50 mid-tower case. Ketiganya diperkenalkan sebagai penerus semangat seri PANORAMA, yang sebelumnya cukup viral berkat layar embedded di perangkat pendingin. Di atas kertas, TRYX tampak ingin mengaburkan batas antara komponen PC dan perangkat display interaktif.
Baca Juga: Membuka CES 2026, Samsung Perkenalkan TV Micro RGB 130 Inci Pertama di Dunia!
STAGE 360 dan TURRIS 620, Pendingin PC dengan Ambisi Visual

STAGE 360 menjadi bintang utama dengan dua layar IPS 4 inci yang menyatu dalam satu panel “STAGE” di atas pompa AIO. Resolusinya 720×720 per layar dengan 16,7 juta warna, dan didukung platform KANALI untuk menampilkan data sistem, animasi, hingga figur virtual. Secara performa, TRYX mengklaim mampu menangani TDP hingga 280W berkat basis Asetek dan kipas ROTA SL ARGB.
Dari sisi konsep, STAGE 360 memang terasa segar, terutama bagi pengguna yang gemar memamerkan build di media sosial. Tapi, layar ganda ini otomatis menambah kompleksitas dan potensi masalah jangka panjang, mulai dari kabel tambahan, software dependency, sampai risiko dead pixel yang tentu tidak murah untuk diperbaiki.
Di sisi air cooler, TURRIS 620 hadir dengan desain dual-tower dan layar IPS 5 inci ultra-wide yang ditempel secara magnetik. Pendingin ini juga diklaim sanggup menahan beban 280W dengan enam heatpipe dan tingkat kebisingan hanya 32,5 dBA. Menariknya, layar tersebut tidak hanya menampilkan statistik, tetapi juga bisa memutar media. Ini terdengar keren, meski kembali menimbulkan pertanyaan soal kebutuhan nyata di balik meja kerja.
FLOVA F50, Casing yang Mengutamakan Keheningan

Berbeda dengan dua produk sebelumnya yang sangat “show-off”, FLOVA F50 justru tampil kalem. Casing mid-tower ini mengusung panel kain berventilasi di bagian depan dan samping, tersedia dalam warna hitam, putih, hingga pink. Fokus utamanya adalah kebisingan rendah, dengan klaim hanya 20 dBA pada 1.100 RPM.
TRYX juga memperkenalkan kipas Cross-Flow yang mengalirkan udara 90 derajat dari sisi casing, pendekatan yang cukup tidak lazim. Secara teori, ini membantu distribusi panas lebih merata tanpa perlu RPM tinggi. FLOVA F50 mendukung GPU hingga 420 mm, radiator 360 mm, hingga motherboard back-connect, jadi secara fungsional sudah memenuhi standar PC modern.
Meski begitu, penggunaan kain pada panel casing bisa menjadi pedang bermata dua. Di satu sisi tampil estetik dan ramah ruang kerja, di sisi lain berpotensi menjadi magnet debu dalam jangka panjang. Tanpa perawatan rutin, performa airflow bisa menurun drastis.
Secara keseluruhan, TRYX tampil percaya diri di CES 2026 dengan produk yang berani beda. Mereka menawarkan pengalaman visual yang belum banyak disentuh merek lain. Namun, di balik kemasan futuristik itu, tantangan terbesarnya adalah memastikan semua layar, software, dan desain unik ini benar-benar memberi nilai tambah, bukan sekadar aksesoris mahal untuk pameran build semata.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



