Jakarta, Gizmologi – Teknologi AI Generatif sedang menjadi tren saat ini di Indonesia atau pun negara lain. Apalagi sejak ChatGPT lahir, hal ini cukup membuat banyak orang berbondong-bondong mengadopsi teknologi AI generatif ke platform mereka dan juga ke kegiatan sehari-hari.
Udemy sebagai platform pembelajaran online memberitahu hasil temuan mereka bahwa AI generatif bisa mengotomatisasi kerja hingga 30% di 2030. Dalam data atau informasi ini juga terungkap bagaimana organisasi dan para profesional di seluruh dunia telah menerima dan menerapkan kecerdasan buatan (artificial intelligence) atau AI generatif dalam setahun terakhir.
“Seiring dengan percepatan transformasi digital yang terjadi di pasar Indonesia, adopsi AI generatif menjadi semakin penting. Mulai dari membuat segala sesuatunya berjalan lebih cepat hingga memunculkan ide-ide baru, AI generatif dapat membantu perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk berkembang,” ujar Giri Suhardi, Head of Indonesia di Udemy pada siaran pers yang diterima Gizmologi. (1/12/2023)
Baca Juga: IBM dan SMI Kolaborasi Hadirkan Solusi AI Generatif untuk Mitra Bisnis
Temuan Udemy Terkait ChatGPT dan AI Generatif di Platformnya

Laporan Global Learning & Skills Trends 2024 dari Udemy baru-baru ini mengemukakan bahwa pada tahun 2030, AI generatif diperkirakan dapat mengotomatisasi hingga 30% jam kerja saat ini. Dengan begitu teknologi ini dapat memberikan kontribusi sekitar $15 triliun terhadap ekonomi global.
Udemy telah mengumpulkan data sejak peluncuran ChatGPT oleh OpenAI di tanggal 30 November 2023. Sejak saat itu, hingga 31 Oktober 2023, Udemy berpendapat teknologi tersebut telah digunakan secara luas di seluruh dunia dalam satu tahun terakhir.
Dari platform Udemy sendiri hampir 800 instruktur telah membuat dan mengunggah lebih dari 1.000 kursus terkait ChatGPT. Lalu terdapat lebih dari 2,2 juta pendaftar kursus ChatGPT di Udemy, dengan lebih dari 26.000 pendaftar di Indonesia. Menariknya, Instruktur yang ada di Udemy mengajar kursus ChatGPT dalam 25 bahasa, termasuk bahasa Indonesia.
Jumlah pendaftaran kursus ChatGPT di Indonesia melebihi jumlah pendaftar di beberapa negara berkembang. Tren data yang lebih luas mengenai para profesional yang mempelajari AI generatif mengungkapkan beberapa hal.
Pertama, sepuluh industri teratas di mana perusahaan memberdayakan karyawan mereka dengan keterampilan AI generatif. Industri tersebut yaitu Layanan Profesional, Layanan Konsultasi, Teknologi, Manufaktur, Ritel, Keuangan, Hiburan & Media, Pendidikan, Pemerintahan, dan Ilmu Pengetahuan Hayati.
Lalu yang kedua, kursus AI generatif yang paling diminati adalah topik Midjourney, seni AI, Python, dan prompt ChatGPT. Laporan Global Workplace Learning Index Udemy Q2 juga menyoroti perkembangan pembelajaran AI ke bidang fungsional lainnya seperti pemasaran, SDM, penjualan, dan manajemen proyek.
Selama setahun terakhir, platform Udemy mencatat peningkatan sebesar 60% dalam pelatihan terkait AI, sementara permintaan akan kursus ChatGPT meningkat sebanyak 5.226% di kuartal pertama 2023. Ini menunjukkan bagaimana organisasi mengutamakan peningkatan keterampilan untuk memaksimalkan hasil bisnis.
Udemy juga memberitahukan strategi untuk pemimpin bisnis dan praktisi dari berbagai organisasi global terkemuka dalam menghadapi transisi ke era AI Generatif. Strategi tersebut ialah memastikan semua orang paham tentang AI Generatif, menggunakan AI sebagai katalisator untuk transisi menuju ekonomi berbasis keterampilan, dan mengembangkan pemimpin yang kuat dalam skala besar untuk keunggulan kompetitif.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




