WhatsApp, Facebook dan Instagram Down, Kekayaan Mark Zuckerberg Anjlok Rp99,5 Triliun

Jakarta, Gizmologi – Seluruh layanan Facebook, seperti WhatsApp dan Instagram error sejak semalam. Secara tidak langsung, hal ini juga berdampak pada kekayaan pribadi CEO Facebook, Mark Zuckerberg. Nilai kekayaannya langsung drop sekitar USD7 miliar atau nyaris setara Rp99,5 triliun.

Merosotnya kekayaan salah satu orang kaya di dunia ini terjadi usai Facebook, Instagram, hingga WhatsApp mengalami down. Dilansir Bloomberg, Selasa (5/10/2021). error-nya Facebook membuat saham raksasa perusahaan teknologi ini anjlok 4,9 persen akibat aksi jual investor.

Parahnya kehilangan uang sebesar itu hanya terjadi dalam waktu yang singkat. Kerugian diprediksi bakal terus membesar apabila ketiga aplikasi itu tidak segera menormalkan kembali layanan mereka seperti sedia kala.

Apalagi sejak pertengahan September 2021, tercatat saham Facebook sudah mengalami penurunan sekitar 15 persen. Tercatat Nasdaq Composite Index dari Facebook merupakan salah satu yang mengalami penurunan yang sangat tajam sebesar 2,1 persen di 14,255.48.

Baca Juga: WhatsApp, Facebook dan Instagram Tumbang Serentak

Begitu pula dengan nilai saham yang dimiliki Facebook di Dow Jones Industrial Average juga menunjukkan penurunan sebesar 0,9 persen jadi 34,002.92 sementara S&P 500 Facebook jatuh 1,3 persen ke 4,300.46. Penurunan saham itu membuat harta kekayaan Mark Zuckerberg terkoreksi menjadi USD120,9 miliar atau setara Rp1.719 Triliun.

Hal ini membuat posisi Mark Zuckerbeg di Bloomberg Billionaires Index turun ke posisi 5 di bawah Bill Gates. Semuanya makin menyusahkan buat suami Priscilla Chan karena memang sejak September lalu harta kekayaannya sudah terkoreksi hampir USD19 miliar atau setara Rp270,2 triliun.

Tidak hanya rugi secara finansial, derita Mark Zuckerberg bertambah karena dirundung di dunia maya. Lini masa Twitter dipenuhi dengan tanda pagar Mark Zuckerberg serta tiga aplikasi miliknya Facebook, WhatsApp dan Instagram.

Penjelasan Facebook

Sejak semalam, perusahaan miliki Mark Zuckerberg sudah memberikan pernyataan singkat terkait masalah tersebut. Lewat akun Twitter, Facebook mengakui beberapa penggunanya mengalami kesulitan mengakses aplikasi dan produk-produknya. Saat ini mereka coba melakukan investigasi mencari penyebab masalah.

Tinggalkan komen