Jakarta, Gizmologi – Platform pesan instan WhatsApp dikabarkan sedang mengembangkan fitur baru yang memungkinkan pengguna menjadwalkan pesan untuk dikirim otomatis di waktu tertentu. Informasi ini muncul dari temuan versi beta terbaru aplikasi di iOS, yang mengindikasikan arah pengembangan fitur produktivitas yang lebih serius.
Bocoran tersebut pertama kali ditemukan oleh WABetaInfo dalam build beta 26.7.10.72. Secara konsep, pengguna cukup menulis pesan, lalu memilih tanggal dan waktu pengiriman. Setelah itu pesan akan terkirim otomatis tanpa perlu membuka aplikasi lagi.
Menariknya, fitur ini disebut akan bekerja baik di chat individu maupun grup. Jika benar dirilis secara global, kemampuan ini bisa mengubah cara orang menggunakan aplikasi pesan, bukan hanya untuk komunikasi personal tetapi juga kebutuhan kerja dan koordinasi komunitas.
Baca Juga: Gemini Kini Bisa Bikin Lagu Sendiri dari Prompt, Fitur Seru atau Ancaman Kreator?
Potensi Praktis untuk Pengguna Aktif

Secara fungsi, fitur penjadwalan pesan sebenarnya bukan hal baru di dunia komunikasi digital. Email sudah lama memilikinya, bahkan beberapa aplikasi chat lain juga menawarkan kemampuan serupa. Namun kehadirannya di WhatsApp tetap relevan karena basis pengguna platform ini sangat besar dan digunakan lintas kebutuhan.
Bagi pengguna profesional, fitur ini bisa membantu mengatur pengingat, koordinasi tim lintas zona waktu, hingga kebutuhan bisnis kecil. Pengguna pribadi pun bisa memanfaatkannya untuk hal sederhana seperti ucapan ulang tahun atau pengingat acara keluarga tanpa takut lupa.
Risiko Spam dan Ketidakpastian Rilis

Di sisi lain, fitur otomatisasi selalu punya potensi disalahgunakan. Penjadwalan pesan dalam grup bisa saja meningkatkan spam atau notifikasi berlebihan, terutama jika digunakan untuk promosi atau broadcast berulang. WhatsApp kemungkinan perlu menyiapkan kontrol tambahan agar pengalaman pengguna tetap nyaman.
Perlu diingat juga bahwa fitur ini masih dalam tahap pengembangan dan belum tersedia bahkan untuk penguji beta. Seperti banyak fitur eksperimental lain, tidak ada jaminan akan benar benar dirilis ke publik. Keputusan akhir tetap berada di tangan Meta Platforms sebagai induk perusahaan, yang biasanya mempertimbangkan faktor keamanan, privasi, dan dampak penggunaan sebelum peluncuran global.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



