Jakarta, Gizmologi – Menjelang pertengahan tahun, perhatian publik teknologi mulai tertuju ke Worldwide Developers Conference (WWDC) 2026. Namun berbeda dari beberapa tahun sebelumnya, gelaran WWDC kali ini disebut tidak akan penuh kejutan besar. Hal tersebut diungkapkan oleh jurnalis Bloomberg, Mark Gurman, dalam buletin Power On terbarunya.
Menurut Gurman, Apple akan memperkenalkan iOS 27 di WWDC 2026, tetapi dengan pendekatan yang lebih konservatif. Alih-alih membawa perubahan besar di sisi desain atau fitur revolusioner, Apple disebut akan menekankan peningkatan performa, perbaikan bug, dan penyempurnaan pengalaman penggunaan secara menyeluruh.
Bagi sebagian pengguna dan developer, pendekatan ini bisa terasa mengecewakan. Namun di sisi lain, fokus pada stabilitas dan optimalisasi justru bisa menjadi jawaban atas kritik yang selama ini diarahkan ke ekosistem software Apple.
Baca Juga: iPad Entry-Level Terbaru Dirumorkan Rilis Musim Semi, Fokus ke A18 dan Apple Intelligence
iOS 27 dan Arah Baru Siri Berbasis AI

Salah satu sorotan utama di WWDC 2026 diprediksi tetap datang dari Siri. Gurman menyebut Apple akan menghadirkan Siri yang lebih personal, dengan antarmuka chatbot yang mengandalkan pengembangan lanjutan Apple Intelligence. Ini sejalan dengan rumor sebelumnya yang menyebut Apple tengah mengejar ketertinggalan di ranah asisten berbasis AI.
Meski demikian, ekspektasi perlu dijaga. Gurman menekankan bahwa pembaruan ini kemungkinan besar bersifat bertahap, bukan lompatan besar seperti yang dilakukan kompetitor di dunia AI generatif. Artinya, Siri versi terbaru mungkin lebih pintar dan kontekstual, tetapi belum tentu langsung mengubah cara pengguna berinteraksi dengan perangkat Apple secara drastis.
Di sisi positif, pendekatan hati-hati ini mencerminkan karakter Apple yang cenderung mengutamakan privasi, konsistensi, dan integrasi sistem. Namun di tengah kompetisi AI yang makin agresif, strategi ini juga berisiko membuat Apple terlihat tertinggal secara naratif.
Beta Lebih Awal Agar Kejar Konsumen
Menariknya, Apple disebut akan merilis iOS 26.4 beta pertama untuk developer pada pekan 23 Februari. Versi ini dikabarkan sudah membawa sebagian komponen peningkatan Siri yang selama ini dinantikan, meski belum sepenuhnya matang.
Sementara itu, WWDC 2026 sendiri diperkirakan akan diumumkan pada akhir Maret dan digelar pada minggu pertama atau kedua Juni. Seperti biasa, versi beta dari sistem operasi terbaru akan langsung tersedia untuk developer setelah keynote, sebelum dirilis ke publik pada musim gugur.
Bagi developer, WWDC 2026 mungkin terasa kurang “wah”, tetapi bisa jadi lebih relevan secara teknis. Fokus pada stabilitas dan performa berpotensi membuat platform Apple lebih solid dalam jangka panjang. Pertanyaannya, apakah pendekatan aman ini cukup untuk menjaga antusiasme di tengah ekspektasi besar terhadap inovasi AI?
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



